GMNI Dan OMPI/Bupati Jeneponto Tidak Tegas Menyikapi Masalah Tambang Ilegal Yang Menelan Korban Jiwa.

Berita, Daerah899 Dilihat

Gerbangtimurnews – JENEPONTO I GMNI Dan OMPI, seruduk Kantor Daerah Kabupaten Jeneponto, terkait tambang ilegal yang menelan korban jiwa di Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu 06 Desember 2023.

Foto: GMNI dan OMPI Demo depan Kantor Bupati Jeneponto
Foto: GMNI dan OMPI Demo depan Kantor Bupati Jeneponto

Korban Jiwa atas Nama : SYAMSUL, yang di tinggal dua orang anak satu istri, tenggelam di sungai kelara Akibat Tambang pasir Ilegal yang beroperasi di Desa Sapanang, Kecamatan Binamu,

Aksi berlangsung di Depan Kantor Daerah Kabupaten Jeneponto, namun massa aksi, tidak di temui oleh Bapak Bupati Jeneponto Drs. H. Iksan Iskandar, M.Si karna tidak ada di kantor bahkan seluruh jajaran pejabat di kantor bupati kosong tidak ada yang masuk Kantor.

Foto: GMNI Dan OMPI Demo di depan kantor Bupati Jeneponto

“Betul kami tidak di temui oleh bapak bupati maupun pejabat daerah karna kantor daerah lagi kosong kecuali pengamanan Satpol PP yang jaga di kantor daerah di luar pagar”  Terang massa aksi

Aspirasi yang ingin di sampaikan oleh GMNI dan OMPI, tidak tersampaikan dengan baik sehingga menilai Bapak Bupati Jeneponto Drs. H. Iksan Iskandar, M.Si Tidak tegas menyikapi polemik yang ada di Daerah khususnya Kabupaten Jeneponto. Rabu 06 Desember 2023.

“Bupati Jeneponto tidak tegas menyikapi polemik yang ada di Kabupaten Jeneponto ini karna kerap kali kita demo sering juga kita tidak pernah ketemu dengan bapak Bupati dan selalu alasan keluar daerah dan tidak ada di jeneponto dan itu yang terjadi di dua periode ini apalagi sekarang maumi habis masa periodenya”  Terang Massa Aksi.

Laporan yang di himpun oleh Gerbang Timur, Bapak Bupati Jeneponto selalu berada di luar kota ketika mahasiswa mau demo di Kantor Daerah Kabupaten Jeneponto. Rabu 06 Desember 2023.

LP : RAJA.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan