Admin

Gelombang OTT Daerah Menguat, Dzoel SB: KPK Jangan Tebang Pilih, Sulsel Menunggu

π‰π€πŠπ€π‘π“π€ | 𝐆 𝐓 𝐍 β€” Gelombang penindakan kasus korupsi di tingkat pemerintahan daerah kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Kabupaten Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, pada Jumat (13/3/2026).

Dalam operasi tersebut, penyidik KPK mengamankan puluhan orang serta barang bukti berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebutkan bahwa uang yang diamankan masih dalam proses penghitungan oleh tim penyidik.

KPK menduga uang tersebut berkaitan dengan praktik suap proyek pemerintah daerah.

Dalam operasi itu, sebanyak 27 orang turut diamankan yang terdiri dari unsur penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN), serta pihak swasta. Saat ini seluruh pihak yang diamankan masih berstatus sebagai terperiksa dan menjalani pemeriksaan intensif.

Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terseret perkara korupsi dalam waktu relatif singkat setelah pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang mulai menjabat pada 2025.

Sebelumnya, Muhammad Fikri Thobari juga terjaring operasi tangkap tangan KPK di Kabupaten Rejang Lebong terkait dugaan praktik fee proyek atau ijon proyek di lingkungan pemerintah daerah.

Daftar Kepala Daerah Terseret Korupsi Pasca Pelantikan 2025

1. Syamsul Auliya Rachman – Bupati Kabupaten Cilacap (OTT 13 Maret 2026, dugaan suap proyek daerah).

2. Muhammad Fikri Thobari – Bupati Kabupaten Rejang Lebong (OTT Maret 2026, dugaan fee proyek).

3. Abdul Wahid – Gubernur Provinsi Riau (dugaan pemerasan terhadap pejabat dinas).

4. Fadia Arafiq – Bupati Kabupaten Pekalongan (dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa).

5. Ade Kuswara Kunang – Bupati Kabupaten Bekasi (dugaan suap dan ijon proyek).

6. Sudewo – Bupati Kabupaten Pati (dugaan suap dan jual beli jabatan).

7. Sugiri Sancoko – Bupati Kabupaten Ponorogo (dugaan suap proyek RSUD).

8. Ardito Wijaya – Bupati Kabupaten Lampung Tengah (dugaan gratifikasi proyek pembangunan).

9. Maidi – Wali Kota Kota Madiun (dugaan suap proyek dan dana CSR).

10. Abdul Azis – Bupati Kabupaten Kolaka Timur (dugaan suap proyek RSUD).

Dzoel SB: KPK Kapan Gilirannya Sulsel?

Menanggapi fenomena tersebut, jurnalis dan aktivis lingkungan asal Sinjai, Dzoel SB, menilai rangkaian OTT kepala daerah ini menjadi alarm keras bagi tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia.

Menurutnya, praktik suap proyek, pengaturan tender, hingga pembagian fee proyek telah lama menjadi penyakit kronis dalam sistem pembangunan daerah.

(Dok. aduan / laporan.)

β€œFenomena OTT kepala daerah yang terus berulang ini seharusnya menjadi alarm bagi semua daerah. Pertanyaannya, kapan giliran Sulawesi Selatan diperiksa secara serius? Banyak laporan masyarakat yang sudah disampaikan, tetapi publik masih menunggu langkah tegas aparat penegak hukum,” ujar Dzoel.

Ia juga menyinggung bahwa di Provinsi Sulawesi Selatan terdapat setidaknya dua laporan dugaan korupsi yang telah masuk ke KPK, yakni laporan dari Laskar Merah Putih Sulawesi Selatan (LMP Sulsel) serta laporan dari Komunitas Anti Korupsi Indonesia (KATIK).

Menurut Dzoel, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan anggaran dan proyek pemerintah yang hingga kini masih dinantikan tindak lanjutnya oleh publik.

Di akhir pernyataannya, Dzoel menyampaikan pesan tegas kepada lembaga penegak hukum.

Ia berharap pemberantasan korupsi tidak berhenti pada perkara-perkara kecil, tetapi juga menyentuh dugaan korupsi besar yang menyangkut dana publik.

β€œKami berharap KPK tidak hanya mengawasi hal-hal kecil seperti warung makan seperti di Sinjai, tetapi juga menindak dugaan korupsi besar yang terjadi di daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kasus-kasus besar yang menyangkut anggaran publik harus ditangani secara serius agar tidak merusak kepercayaan masyarakat terhadap negara.

β€œKeadilan tidak boleh berhenti di atas kertas. Ia harus hadir dalam tindakan nyata,” tegas Dzoel.

Ia menutup pernyataannya dengan kalimat yang sarat makna:

β€œKeadilan tak boleh berhenti di pintu air. Ia harus mengalir sampai menara terakhir.”

(asj/tss)

Kabid Humas dan Dirbinmas Polda Kaltim Tinjau Posko Siaga Idul Fitri di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

πŠπ€π‹π“πˆπŒ | 𝐆 𝐓 𝐍 β€”Β Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., selaku Kasatgas Humas dalam Operasi Ketupat Mahakam 2026 melakukan peninjauan Posko Siaga Idul Fitri di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Jumat (13/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kombes Pol Yuliyanto didampingi oleh Direktur Binmas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Eri Dwi Hariyanto, S.I.K. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang digunakan dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026, khususnya dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui bandara.

Kabid Humas Polda Kaltim menyampaikan bahwa keberadaan posko siaga ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang memanfaatkan transportasi udara menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dok. Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., selaku Kasatgas Humas dalam Operasi Ketupat Mahakam 2026 melakukan peninjauan Posko Siaga Idul Fitri di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.

Selain itu, posko tersebut juga menjadi pusat koordinasi bagi petugas gabungan yang terdiri dari personel kepolisian, petugas bandara, serta instansi terkait lainnya dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran.

Melalui kegiatan peninjauan ini, diharapkan seluruh personel yang bertugas dapat melaksanakan tugas secara optimal, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama arus mudik hingga perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

(asj/hpk)

Humanis, Kasat Narkoba Polres Gowa Buka Puasa Bersama Tahanan di Ruang Tahti

π†πŽπ–π€ | 𝐆 𝐓 𝐍 β€” Buka Puasa Bersama Tahanan, IPTU Firman S.H., M.H Hadirkan Sentuhan Humanis di Ruang Tahti Polres Gowa

Suasana berbeda terasa di ruang Tahti (Tahanan dan Barang Bukti) Polres Gowa pada bulan suci Ramadhan. Ruangan yang biasanya menjadi tempat para tahanan menjalani masa penahanan, kali ini berubah menjadi ruang kebersamaan saat digelar kegiatan buka puasa bersama.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Firman, Kasat Narkoba Polres Gowa, yang hadir bersama para tahanan titipan dalam suasana sederhana namun penuh makna.

Di hadapan para tahanan, IPTU Firman membuka kegiatan dengan sapaan hangat.

β€œAssalamu’alaikum, saudara-saudaraku. Hari ini kita berbuka bersama di bulan penuh pengampunan. Semoga momen ini mengingatkan kita bahwa kita semua tetap manusia yang berhak diperlakukan dengan kemanusiaan,” ujarnya.

Sapaan tersebut disambut dengan keheningan yang penuh rasa hormat. Beberapa tahanan terlihat menunduk, sementara yang lain tampak tersentuh oleh suasana kebersamaan yang jarang mereka rasakan di balik jeruji.

Ketika azan Magrib berkumandang, para tahanan bersama petugas mulai berbuka dengan hidangan sederhana, diawali dengan kurma dan air putih. Ucapan β€œAlhamdulillah” terdengar serempak, menciptakan suasana yang hangat di dalam ruang Tahti.

Dalam kesempatan itu, IPTU Firman juga menyampaikan pesan moral kepada para tahanan agar menjadikan Ramadhan sebagai momentum introspeksi dan perubahan diri.

“Bulan Ramadhan mengajarkan kita tentang pengampunan dan perbaikan diri. Masa lalu tidak harus menentukan masa depan. Jadikan bulan suci ini sebagai titik awal untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Pesan tersebut menyentuh hati sebagian tahanan. Salah seorang tahanan yang tengah berjuang lepas dari jerat narkoba mengaku tersentuh dengan kegiatan tersebut.

β€œSaya ingin berubah, Pak. Saya ingin kembali ke jalan yang benar,” ucapnya lirih.

Kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan bentuk pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Selain penegakan hukum, kegiatan ini juga menjadi upaya memberikan motivasi serta harapan bagi para tahanan agar dapat memperbaiki diri.

Menutup kegiatan, IPTU Firman berharap Ramadhan dapat menjadi titik balik bagi para tahanan untuk menata kembali kehidupan mereka.

β€œPenegakan hukum tidak harus menghilangkan sisi kemanusiaan. Semoga Ramadhan ini menjadi cahaya bagi kita semua untuk berubah menjadi lebih baik,” tutupnya.

Buka puasa bersama di ruang Tahti Polres Gowa menjadi bukti bahwa bahkan di balik tembok penjara, nilai kebersamaan, harapan, dan kemanusiaan tetap dapat tumbuh dan memberi makna.

(mhs/tss)

Tertib Administrasi, Polres Gowa Gelar Pemeriksaan Senpi dan Kartu Izin Personel

π†πŽπ–π€ | 𝐆 𝐓 𝐍 β€” Usai pelaksanaan apel pagi, Kasi Propam Polres Gowa AKP Abdul Wahab, S.H. bersama Kabag Logistik KOMPOL Syahyuddin, S.Sos., M.H. melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) milik personel Polres Gowa dan jajaran Polsek, yang berlangsung di Lapangan Apel Griya Bhayangkara Polres Gowa, Senin (9/3/2026).

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan senjata api dinas oleh anggota Polri agar tetap sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.

Dalam kegiatan itu, personel Propam melakukan pengecekan fisik senjata api sekaligus memeriksa masa berlaku kartu izin pemegang senpi yang dimiliki oleh masing-masing personel.

Kasi Propam AKP Abdul Wahab mengatakan bahwa pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin untuk memastikan seluruh personel yang memegang senjata api dinas telah memenuhi persyaratan administrasi serta memahami tanggung jawab dalam penggunaannya.

β€œPemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa senjata api dinas digunakan secara tertib dan sesuai prosedur. Selain itu, kami juga mengecek kelengkapan administrasi berupa kartu izin pemegang senpi agar masih berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan yang ketat terhadap penggunaan senjata api merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalitas dan kedisiplinan personel Polri dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Gowa dapat semakin disiplin dan bertanggung jawab dalam penggunaan senjata api dinas, sehingga dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan serta tetap menjaga keamanan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

(mhs/hpg)

Remaja 15 Tahun di Gowa Terluka Akibat Tembakan Mainan, Dua Pelaku Diamankan Polisi

π†πŽπ–π€ | 𝐆 𝐓 𝐍 β€” Polisi menangkap dua pemuda berinisial SA (19) dan MS (18) terkait kasus penembakan menggunakan senjata mainan yang melukai seorang remaja berusia 15 tahun di Kabupaten Gowa.

Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K, M.Si mengatakan, kedua pelaku diamankan oleh Unit Jatanras Satreskrim Polres Gowa setelah korban bernama Ramadhan mengalami luka pada bagian mata akibat tembakan tersebut.

β€œDua orang terduga pelaku terkait kasus penganiayaan berhasil diamankan,” ujar Aldy, Sabtu (7/3/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3) sekitar pukul 21.30 Wita di Kecamatan Bajeng. Saat itu korban baru pulang melaksanakan salat tarawih dan sedang berdiri di pinggir jalan bersama temannya.

Tiba-tiba kedua pelaku melintas menggunakan sepeda motor dan menembak secara acak menggunakan senjata mainan. Salah satu peluru mengenai bola mata korban hingga membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya.

Polisi juga menyita dua unit senjata mainan, tempat peluru, serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku. Dari hasil pemeriksaan sementara, korban dan pelaku diketahui tidak saling mengenal dan penembakan dilakukan secara acak di jalan.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan penjara.

Kapolres Gowa mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi penggunaan mainan yang berpotensi membahayakan, terutama selama bulan Ramadan.

(mhs/hpg)

Berkah Ramadhan Polda Kaltim Gelar Bagi Takjil di Depan Mako Polda Kaltim kepada Masyarakat

πŠπ€π‹π“πˆπŒ | 𝐆 𝐓 𝐍 β€” Β Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat di bulan suci Ramadan, Bidhumas Polda Kalimantan Timur bersama Ditintelkam Polda Kaltim melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di depan Mako Polda Kaltim, Sabtu (7/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wita tersebut dihadiri oleh Dirintelkam Polda Kaltim Kombes Pol Hadi Wiyono, S.I.K., bersama personel Ditintelkam Polda Kaltim serta personel Bidhumas Polda Kaltim. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 kotak takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polda Kaltim.

Pembagian takjil ini menyasar para pengendara, pekerja harian, serta warga yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat disambut antusias oleh warga yang menerima takjil untuk berbuka puasa.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan berbagi takjil ini, diharapkan dapat semakin memperkuat citra positif Polri sebagai institusi yang humanis, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di wilayah Kalimantan Timur.

(asj/hpk)

Indahnya Berbagi di Bulan Suci, Polres Gowa dan Polsek Jajaran Bagikan Takjil Setiap Hari

π†πŽπ–π€ | 𝐆 𝐓 𝐍 β€” Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan dengan masyarakat, Polres Gowa melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari menjelang waktu berbuka puasa di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Gowa, Jum’at (06/3/2026).

Pembagian takjil tersebut dilakukan oleh personel Polres Gowa bersama Polsek jajaran dengan menyasar para pengendara, pejalan kaki, serta masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa semakin dekat.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polres Gowa kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang belum sempat menyiapkan hidangan berbuka puasa saat masih berada di luar rumah.

Kapolres Gowa, Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K, M.Si mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

β€œMelalui kegiatan berbagi takjil ini kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian, kebersamaan, serta saling berbagi kepada sesama, terutama bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa,” ujar Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin selama bulan Ramadan oleh Polres Gowa bersama seluruh Polsek jajaran.

β€œKami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi ladang amal bagi seluruh personel yang terlibat. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Gowa berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi dan saling membantu, terutama di bulan yang penuh berkah ini, serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan di wilayah Kabupaten Gowa.

(mhs/hpg)

Kabidpropam Polda Sulsel Sampaikan Fakta Persidangan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Personel dalam Kasus Narkoba

πŒπ€πŠπ€π’π’π€π‘ | 𝐆 𝐓 𝐍 β€” Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulawesi Selatan menggelar sidang perdana dugaan pelanggaran kode etik dalam kasus Narkoba terhadap dua personel Polri berinisial AKP AE dan Iptu N. Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Kabidpropam Polda Sulsel Kombes Pol. Zulham Effendy, S.I.K., M.H., dan dilaksanakan di Mapolda Sulsel, Kamis (05/03/2026).

Usai pelaksanaan sidang, Kabidpropam Polda Sulsel menyampaikan keterangan kepada awak media melalui doorstop mengenai perkembangan proses persidangan tersebut.

Dalam keterangannya, Kombes Pol. Zulham Effendy menjelaskan bahwa pada sidang perdana ini pihaknya telah menghadirkan sejumlah saksi guna mengungkap fakta-fakta dalam persidangan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan kedua terduga pelanggar.

β€œPada sidang perdana hari ini kami menghadirkan sejumlah saksi, termasuk saksi yang meringankan bagi terduga pelanggar. Salah satunya adalah istri dari salah satu terduga pelanggar yang memohon agar suaminya diberikan keringanan serta menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kesalahan yang dilakukan,” ujar Kombes Pol. Zulham.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa total terdapat sekitar delapan saksi yang diperiksa dalam persidangan tersebut. Para saksi tersebut berasal dari wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara, sehingga pemeriksaan dilakukan secara daring melalui fasilitas zoom.

Kabidpropam menambahkan bahwa dari proses persidangan yang berlangsung, terdapat sejumlah fakta baru yang muncul dan sebelumnya belum terungkap pada saat proses penyelidikan.

β€œDari fakta persidangan terdapat beberapa hal yang sebelumnya belum terungkap pada saat proses penyelidikan. Namun demikian, dalam proses ini kami tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah. Setiap keputusan nantinya harus didukung oleh alat bukti yang kuat serta keyakinan majelis,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian saksi memberikan keterangan secara kooperatif dan menjelaskan secara rinci mengenai apa yang mereka lihat, alami, maupun lakukan. Namun terdapat pula beberapa saksi yang dinilai belum memberikan keterangan secara terbuka.

β€œInsyaallah minggu depan kami akan menghadirkan seluruh anggota yang ikut melakukan penangkapan baik di Toraja Utara maupun di Tana Toraja agar pemeriksaan dapat dilakukan secara langsung dalam persidangan,” tambahnya.

Melalui proses persidangan ini, Polda Sulsel menegaskan komitmennya dalam menegakkan disiplin dan kode etik Polri secara profesional, transparan, serta akuntabel demi menjaga integritas institusi.

(mhs/hpg)

Tebar Berkah Ramadhan, Satresnarkoba Polres Gowa dan Bhayangkari Bagikan Takjil untuk Pengguna Jalan

π†πŽπ–π€ | 𝐆 𝐓 𝐍 β€” Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Reserse Narkoba Polres Gowa bersama Bhayangkari Cabang Gowa menggelar aksi sosial pembagian takjil kepada masyarakat di Kabupaten Gowa, Senin (2/3/2026) sore.

Kegiatan penuh kepedulian tersebut berlangsung di Jalan Hos Cokroaminoto, tepatnya di depan Mako Polres Gowa. Menjelang waktu berbuka puasa, personel Satresnarkoba bersama pengurus Bhayangkari turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, serta warga sekitar yang melintas.

Kehadiran personel Satresnarkoba bersama Bhayangkari menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mempererat hubungan silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya di bulan yang penuh berkah ini.

Kasat Resnarkoba Iptu Firman, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian serta kehadiran Polri di tengah masyarakat.

β€œMelalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, terutama bagi saudara-saudara kita yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan semakin mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujar Iptu Firman.

Selain membagikan takjil, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis agar masyarakat tetap tertib berlalu lintas serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan.

Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Aksi sederhana namun penuh makna ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir, mengayomi, dan melayani masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam suasana Ramadhan yang sarat rahmat dan keberkahan.

(mhs/tss)

Jumat Bersih, Polres Gowa Kompak Laksanakan Kerja Bakti di Lingkungan Mako

π†πŽπ–π€ | 𝐆 𝐓 𝐍 β€” Personel Polres Gowa melaksanakan kegiatan kerja bakti di sekitar lingkungan kantor, Jumat (27/2/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kerapian lingkungan kerja sekaligus menciptakan suasana yang nyaman bagi masyarakat yang datang berurusan.

Sejak pukul 08.30 Wita, personel dari berbagai satuan fungsi tampak kompak membersihkan halaman, merapikan taman, menyapu area parkir, hingga mengangkat sampah dan memangkas rumput liar di sekitar Mapolres.

Kegiatan kerja bakti ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan solidaritas antarpersonel. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih optimal.

Kapolres Gowa melalui Kabag SDM, AKP Ida Ayu Made Ari, S.H, M.M menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan kantor merupakan tanggung jawab bersama.

β€œLingkungan yang bersih mencerminkan kedisiplinan dan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Polres Gowa terus berkomitmen menghadirkan pelayanan prima dengan didukung lingkungan kerja yang sehat, asri, dan representatif.

(mhs/hpg)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.