BALIKPAPAN | G T N — Polda Kalimantan Timur terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2026. Memasuki hari ke-7, operasi yang melibatkan 330 personel gabungan ini digelar secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Kaltim, meliputi Polres dan Polsek jajaran.
Dalam evaluasi terbaru, dari total 71 Target Operasi (TO) yang telah ditetapkan, aparat berhasil menindak 28 TO, sementara di luar target operasi ditemukan 59 kasus tambahan. Dengan demikian, total pengungkapan mencapai 87 kasus, termasuk tindak pidana ringan (Tipiring). Dari hasil tersebut, polisi mengamankan 92 tersangka serta menyita 1.332 barang bukti berupa minuman keras ilegal, narkotika, alat perjudian, dan berbagai pelanggaran ketertiban umum.
Operasi ini menyasar berbagai titik rawan, mulai dari tempat hiburan malam, warung remang-remang, hingga pemukiman yang diduga menjadi lokasi peredaran miras dan narkoba. Dengan pola razia gabungan, patroli malam, serta penyelidikan intelijen, personel bergerak secara terkoordinasi untuk menindak tegas penyakit masyarakat yang meresahkan warga.
Kabid Humas Polda Kaltim menegaskan, kegiatan ini merupakan upaya serius untuk menekan angka kriminalitas sekaligus menciptakan situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadan. “Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat merasa aman dan nyaman. Operasi ini akan terus dilanjutkan hingga seluruh target operasi dapat dituntaskan,” ujarnya.
Dengan hasil signifikan di hari ke-7, Polda Kaltim menegaskan bahwa Operasi Pekat Mahakam bukan hanya sekadar penindakan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, membangun kepercayaan, dan menjaga ketertiban di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
(asj/hpk)


















“Patroli kami laksanakan usai sahur hingga pagi karena itu waktu yang paling rawan. Kami tidak akan mentolerir balap liar maupun aksi kriminal yang membahayakan masyarakat. Jika ditemukan, akan kami tindak tegas sesuai hukum,” tegasnya.
“Unit Jatanras Satreskrim Polres Gowa berhasil mengamankan tujuh terduga pelaku terkait pencurian kendaraan bermotor lintas kabupaten,” ujar Kapolres.

“Semoga kita diberikan kesehatan, kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Semoga setiap amal ibadah yang kita tunaikan dicatat sebagai pahala dan menjadi jalan menuju ridha Allah SWT,” tuturnya.
“Audit kinerja merupakan sarana evaluasi dan perbaikan berkelanjutan guna memberikan keyakinan yang memadai serta konsultasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi satker di Polda Kaltim,” tambahnya.














