Korupsi 1,5 Milyar 2 orang Pejabat Tersangka Terduga Pelaku di Kabupaten Jeneponto

GERBANG TIMUR NEWS, JENEPONTO- Oknum Pejabat pemerintahan di sekretariat kabupaten Jeneponto dua orang di tetapkan tersangkah oleh penyidik Tindak pidana korupsi (Tipidkor), Satreskrim Polres Jeneponto.

Dua orang pejabat tersebut masing-masing pejabat dengan memiliki jabatan strategis di Pemerintahan Kabupaten jeneponto yakni Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda Jeneponto, Abd Rasyid dan Bendahara Pengeluaran Setda Jeneponto, Mohammad Irfan Syarif.

Penyidik sudah menetapkan terduga pelalu statusnya menjadi “tersangka” ucap Kasi Humas Polres Jeneponto, AKP Bakri kepada wartawan di teras Mapolres Jeneponto, Rabu 10 Januari 2024 siang.

Abd Rasyid dan Mohammad Irfan Syarif ditetapkan tersangka karena diduga kuat menjadi dalang kerugian negara dana rutin di Sekretariat Daerah Jeneponto tahun anggaran 2022, dimana penetapan tersangka keduanya dilakukan setelah usai gelar perkara oleh pihak kepolisian.

“Kita Sudah Gelar Perkara pada tanggal 4 Januari lalu di Polda Sulsel dan setelah digelar langsung ditetapkan tersangka pada tanggal 9 Januari 2024,” jelas AKP Bakri.

Meski telah ditetapkan tersangka, Tim Tipikor Polres Jeneponto belum melakukan penahanan terhadap dua pelaku. Para pelaku akan kembali diperiksa oleh tim penyidik dalam waktu dekat ini.

“Jadi setelah dinaikkan statusnya, rencana penyidik akan memanggil tersangka dan memeriksa kembali,” tutup AKP Bakri.

Dua Oknum pejabat Pemerintahan Kabupaten Jeneponto akan di panggil kembali dengan status tersangkah. Rabu 10 Januari 2024.

Lp : Raja

Putra Daerah Jadi Pj Bupati Jeneponto Gantikan Iksan Iskandar

Gerbang Timur News I JENEPONTO Pengambilan sumpah Jabatan dan Pelantikan Pj Bupati Jeneponto berlangsung di Baruga Tudang Sipulung ( Rujab Gubernur SulSel ) Jl. Sungai Tangka No.31, Makassar Pukul 09.30 Wita, Minggu 31 Desember 2023.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi pejabat Plh ini turut diserahkan Pj Gubernur Bahtiar di Aula Tudang Sipulung.

Dokumentasi : Teras Baruga Tudang Sipulung Rujab Gubernur Sulsel

“Bagi teman-teman Pj Bupati, salah satu program prioritas adalah pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak. Ini juga salah satu program prioritas saya,” ujar Bahtiar dalam pidatonya.

JUNAEDI B.,S.Sos.,MH Menggantikan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, yang selaku Pj Bupati Jeneponto.

“Siapapun Pj Bupati Jeneponto maka kita harus hargai keputusan kemendagri sebab orang yang di pilih oleh kemendagri itu orang pilihan, apalagi sekarang era politik kita sama- sama menjaga pemilu damai,” ucap Bung Siraj

Ketua Dpc GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), Jeneponto mengapresiasi bahwa Pj Bupati Jeneponto adalah Putra Daerah Asli.

“Apalagi yang di lantik hari ini itu asli putra Daerah yang pastinya Kemendagri sudah tau bahwa Pak Pj jeneponto sangat pas jadi Pj Bupati jeneponto, dan mari kita support sama-sama,” Tutup Bung Siraj

Bung Siraj selaku Ketua Dpc GMNI Kabupaten Jeneponto
Saat Bincang di Kios Hj Anty Jagung Rebus Takalar, bersama Rekan Awak media Gerbang Timur News, Minggu 31 Desember 2023.

(*)

Kades Tombo-Tombolo Di Tetapkan Tersangka Oleh Penyidik Kejari Kabupaten Jeneponto.

Gerbang TimurNews I JENEPONTO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jeneponto, Jamaluddin Dg Ledeng, selaku Kades Tombo-Tombolo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Akhirnya di tahan dengan kasus dugaan penganiayaan oleh Warganya sendiri. Kamis 21 Desember 2023.

Oknum Kades tersebut diduga melakukan penganiayaan terhadap warganya sendiri bernama Bakkasa Daeng Raja (58) Tahun, warga Dusun Balipolea, Desa Tombo-tombolo, Kecamatan Bangkala beberapa waktu yang lalu.

Dokumentasi : Bakkasa Dg Raja
Muka lebam di duga dianiaya oleh Kades Tombo-Tomblo, Kec. Bangkala, Kab. Jeneponto.

Kasus ini di laporkan ke pihak Kepolisan oleh korban dengan LP No STTLP/119/VIII/2023/SPKT/Polsek Bangkala/Polda Sulsel. Dan setelah dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan serta pemeriksaan beberapa saksi lainnya akhirnya kasus tersebut di limpahkan oleh Satreskrim Polres Jeneponto dan dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak Kejari Kabupaten Jeneponto.

Kajari Jeneponto Susanto Gani, melalui Kasi Pidum Kasmawati Saleh mengatakan, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan, maka hari ini kita telah terima pelimpahan barang bukti dan tersangka (tahap II).

Penyidik kepolisian sudah menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan dan tersangka langsung kita tahan untuk selanjutnya dilakukan penahanan di Rutan Jeneponto” ucap Kasmawati, Kamis 21 Desember 2023.

Di Kantor Kejari Jeneponto saat tersangka dibawa ke mobil tahanan, istri dan anak-anak tersangka serta ratusan warga Tombo-Tombolo menangis histeris.

Dokumentasi : Pantauan Langsung di Kantor Kejari Kabupaten Jeneponto, Keluarga Oknum Kades Jamaluddin Dg ledeng, menangis histeris.

Aparat kepolisian Polres Jeneponto berhasil mengamankan situasi yang di anggap kurang kondusif kerumunan warga Desa Tombo-Tombolo di Kantor Kejari Jeneponto.

Dokumentasi : Situasi kerumunan warga desa Tombo-Tombolo, Kec. Bangkala, Kab. Jeneponto.

Setelah melalui proses tahap II di ruang Pidum Kejari Jeneponto, oknum Kades Tombo-Tombolo Jamaluddin Dg Ledeng akhirnya dibawa ke Rutan Kelas IIB Jeneponto untuk ditahan dengan pengawalan Aparat Kepolisian Polres Jeneponto. Kamis 21 Desember 2023.

Lp : Raja.

Pengacara Kades Di Jeneponto Nilai Polsek Bangkala Tak Bernyali Tersangkakan Perusak Fasum.

Gerbang timur news.com I Jeneponto – Sya’ban Sartono, S.H., C.L.A. Pengacara Kepala Desa Tombo Tombolo Jamaluddin menilai Polsek Bangkala Resort Jeneponto tidak cukup bernyali untuk menetapkan tersangka pelaku pengrusakan fasilitas umum.

Hal ini disampaikan Sya’ban saat jumpa pers di kantornya Ruko Citraland Celebes Jl. Tun Abdul Razak Gowa. Selasa, 19/12/2023 kemarin.

Sya’ban merasa kecewa lantaran laporan kliennya mandeg di Polsek Bangkala. Menuritnya, Ia berulang kali mengkonfirmasi Kanit Reskrim dan Kapolsek, namun belum ada titik terang dari kelanjutannya. Bahkan menurut Sya’ban peristiwa ini mesti juga harus viral agar bisa menjadi atensi.
No Viral no Justice” imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa ada dua peristiwa hukum. Terjadi pengrusakan bak penampungan air warga yang sudah terus berulang dan penganiayaan. Namun dalam proses jalannya perkara tersebut justeru penganiayaan yang sudah tertangani bahkan telah ada penetapan tersangka sedangkan peristiwa pengrusakan seolah diabaikan.

Polsek Bangkala menurut Sya’ban tidak profesional dan responsif sebagaimana cita cita Presisi Polri yang Prediktif, Responsif Transparan dan berkeadilan. Polsek Bangkala Tidak segera memberikan kepastian hukum yang berkeadilan dalam proses peristiwa hukum yang berjalan di wilayahnya. Selasa, 19/12/2023 kemarin.

Kejadian ini bermula di bulan agustus lalu, ketika ada seorang warga yang melakukan pengrusakan terhadap bak penampungan air minum warga dusun balepolea desa Tombo Tombolo sehingga air yang tertampung di dalamnya meluap dan meluber keluar. Tutur Sya’ban menceritakan kronologisnya.

Sya’ban juga menepis issu yang beredar terkait motif pelaku merusak bak untuk mengambil air untum minum. Hal ini dibantah Kuasa Hukum Kepala Desa Tombo Tombolo lantaran ada keran air yang sengaja disediakan bagi warga untuk mengambil air.

“Ada keran airnya disiapkan untuk umum, tanpa disegel atau dikunci. Disediakan untuk umum, sehingga jika alasannya untuk minum lalu merusak kenapa tidak menggunakan keran untuk mendapatkan airnya?” Tambah Sya’ban.

Dari kejadian pengrusakan yang terus berulang dengan pelaku yang sama ini, kemudian memancing kemarahan Kepala Desa beserta perangkatnya, dikarenakan sudah berulang kali ditegur namun pelaku terus saja melakukan pengrusakan pada objek tersebut bahkan ia mengklaim bahwa tanah pada objek tersebut adalah miliknya. Selasa, 19/12/2023 kemarin.

Lp : Karaeng Sijaya.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.