Gelar Aksi “Merah Putih untuk Negeri”, Sat Brimob Polda Kaltim Bagikan 3.000 Bendera

BPN | GTN – Dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur mengadakan kegiatan penuh makna dengan membagikan 3.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat di empat wilayah utama, yakni Balikpapan, Samarinda, Paser, dan Berau. Aksi ini bertujuan memperkuat rasa cinta tanah air dan persatuan bangsa di tengah masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan di sejumlah titik keramaian, di mana personel Brimob dengan penuh semangat menyerahkan bendera kepada pengendara yang melintas. Antusiasme warga terlihat jelas, banyak yang dengan sukacita menerima bendera sambil mengucapkan terima kasih. Momen ini tidak hanya menjadi ajang pembagian simbol negara, tetapi juga mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

“Bendera Merah Putih adalah lambang persatuan dan harga diri bangsa. Dengan mengibarkannya, kita menghargai setiap tetes darah yang dikorbankan para pejuang demi kemerdekaan,” tegasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memicu semangat nasionalisme dan mendorong masyarakat untuk turut menjaga keutuhan NKRI.

“Setiap bendera yang kami bagikan adalah pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan karya nyata untuk memajukan Indonesia,” ujarnya.

Dok. Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur mengadakan kegiatan penuh makna dengan membagikan bendera Merah Putih ke pengguna jalan.

Aksi ini menjadi bukti komitmen Sat Brimob Polda Kaltim dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui langkah nyata. Dengan berkibarnya ribuan bendera di berbagai lokasi, diharapkan semangat kemerdekaan terus menyala dalam hati masyarakat.

Sat Brimob tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak semangat patriotik yang selalu siap mendukung persatuan dan kesatuan bangsa.

(asj/hpk)

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Sat Brimob Polda Sulsel Bagikan Bendera Merah Putih Ke Pengendara

𝐌𝐀𝐊𝐀𝐒𝐒𝐀𝐑 | 𝐆𝐓𝐍 – Bangsa Indonesia akan merayakan Hari Kemerdekaan, yang diperingati pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya.

Tahun ini, Bangsa Indonesia akan merayakan Hari Kemerdekaan ke-80. Adapun tema yang diangkat tahun ini, “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”.

Menyemarakkan bulan Merdeka, Sat Brimob Polda Sulsel mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan bulan bersejarah bangsa Indonesia dengan mengibarkan bendera Merah Putih.

Tidak hanya itu, personel Sat Brimob Polda Sulsel juga membagikan bendera merah putih ukuran kecil kepada pengguna jalan yang melintas di depan Mako.

Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Ridwan, S.IK, M.H mengimbau dan mengajak masyarakat untuk menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Ayo, semarakkan Hari Kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih serentak mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2025,” seru Dansat Brimob Polda Sulsel, Senin (4 Agustus 2025).

Dansat Polda Sulsel melanjutkan, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyemarakkan bulan merdeka ini.

“Hari ini, personel Sat Brimob Polda Sulsel membagikan dan memasangkan bendera merah putih ukuran kecil kepada pengguna jalan yang melintas di depan Mako,” tutur Kombes Ridwan.

Lanjut kata Kombes Pol Muhammad Ridwan seluruh jajaran Sat Brimob Polda Sulsel juga melaksanakan kegiatan bagi-bagi bendera ini.

“Ini sebagai salah satu upaya menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme kepada personel Sat Brimob Polda Sulsel dan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si menambahkan, seruan Dansat Brimob Polda Sulsel untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan ini merupakan salah satu bentuk upaya mengingat jasa-jasa para pahlawan dan rasa cinta tanah air.

“Mari bersama-sama kita semarakkan Hari Kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dalam mengisi Kemerdekaan,” tutur mantan Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel.(*)

Sambut HUT ke-80 RI, Satlantas Polres Gowa Bagikan Bendera Merah Putih dan Bunga kepada Pengendara

𝐆𝐎𝐖𝐀 | 𝐆𝐓𝐍 – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gowa menggelar aksi simpatik dengan membagikan bendera merah putih dan bunga kepada para pengendara dan pengemudi yang melintas di Jalan Hoscokroaminoto, tepatnya di depan Bank BPD, Kelurahan Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, pada Selasa (5/8/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Gowa, AKP Muhammad Muaz, S.Sos., bersama sejumlah personel Satlantas.

Dok. Kasat Lantas Polres Gowa, AKP Muhammad Muaz, S.Sos.

Aksi ini merupakan bentuk partisipasi kepolisian dalam memeriahkan peringatan Kemerdekaan RI serta menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat.

“Dengan membagikan bendera merah putih dan bunga, kami ingin mengajak masyarakat untuk turut merasakan semangat kemerdekaan dan semakin mencintai Tanah Air,” ujar AKP Muhammad Muaz di sela kegiatan.

Bendera kecil merah putih dan bunga diserahkan langsung kepada pengendara roda dua dan roda empat yang melintas. Selain itu, petugas juga menyampaikan imbauan agar masyarakat tetap tertib berlalu lintas dan mematuhi peraturan demi keselamatan bersama.

Dok. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gowa menggelar aksi simpatik dengan membagikan bendera merah putih dan bunga kepada para pengendara, Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Aksi simpatik ini disambut antusias oleh masyarakat, yang tampak senang dan memberikan apresiasi kepada jajaran Satlantas Polres Gowa atas kepedulian dan semangat kebangsaan yang ditunjukkan.

Melalui kegiatan ini, Polres Gowa berharap dapat meningkatkan kedekatan antara polisi dan masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan adalah hasil perjuangan yang harus terus dihargai dan dijaga oleh seluruh elemen bangsa.

(mhs/hpg)

Bidpropam Polda Sulsel Laksanakan Sidak di Polres Gowa, Periksa Kelengkapan Administrasi hingga Tes Urine Personel

𝐆𝐎𝐖𝐀 | 𝐆𝐓𝐍 – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulawesi Selatan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Mapolres Gowa pada Selasa pagi (5/8/2025).

Sidak ini dipimpin langsung oleh Kasubbid Provos Bidpropam Polda Sulsel, AKBP Andi Baso Rahman, S.I.K., S.H., M.Si., didampingi Kasipropam AKP Abdul Wahab, S.H, bertepatan dengan pelaksanaan apel pagi personel Polres Gowa.

Dalam kegiatan ini, Bidpropam melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi pribadi anggota Polri, seperti KTP, KTA, SIM, STNK, dan surat izin pemegang senjata api.

Selain itu, personel juga dicek dari segi sikap tampang, kerapian seragam, dan pemakaian atribut sesuai ketentuan dinas.

“Ini merupakan bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan bahwa seluruh personel Polri tetap disiplin, rapi, dan siap dalam menjalankan tugas,” ujar AKBP Andi Baso Rahman dalam keterangannya.

Dok. Pemeriksaan urine kepada Pejabat Utama (PJU), para perwira, para Kapolsek jajaran serta seluruh personel Polres Gowa.

Tidak hanya pemeriksaan administrasi dan penampilan, sidak ini juga diikuti dengan pelaksanaan pemeriksaan urine kepada Pejabat Utama (PJU), para perwira, para Kapolsek jajaran serta seluruh personel Polres Gowa. Langkah ini dilakukan guna mendeteksi dan mencegah keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K, M.Si., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan sidak tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting sebagai upaya penegakan disiplin dan pembinaan terhadap anggota.

“Kami sangat mendukung kegiatan pengawasan seperti ini. Ini akan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus menjaga kedisiplinan, kebersihan administrasi, serta menjauhkan diri dari pelanggaran, khususnya penyalahgunaan narkoba,” ujar Kapolres.

Sidak berjalan tertib dan lancar, serta diikuti dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh personel. Hasil dari pemeriksaan ini akan menjadi bahan evaluasi lebih lanjut oleh Bidpropam Polda Sulsel guna menjaga kualitas dan integritas anggota Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Gowa.

(mhs/hpg)

59 Rupbasan Resmi Beralih ke Kejaksaan, Kanwil Ditjen PAS Sulsel Saksikan Serah Terima Melalui Virtual

𝐌𝐀𝐊𝐀𝐒𝐒𝐀𝐑 | 𝐆𝐓𝐍 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan mengikuti kegiatan Serah Terima Pengalihan Pengelolaan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada Kejaksaan Republik Indonesia secara virtual melalui Zoom Meeting. Selasa, (22/07/25)

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Utama Kejaksaan Agung RI ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 155 Tahun 2024, yang mengatur pengalihan kewenangan pengelolaan Rupbasan ke institusi Kejaksaan. Pada tahap kedua ini, sebanyak 59 Rupbasan di seluruh Indonesia, termasuk Rupbasan Kelas I Makassar, resmi beralih pengelolaan.

Dalam kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sulsel diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Muhammad Ali, bersama Ketua Tim Operasional BMN Kanwil, serta Plt. Kepala Rupbasan Kelas I Makassar dan jajaran staf turut hadir secara daring dari Makassar.

(foto/istimewa)

Penandatanganan berita acara dilakukan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., dan Jaksa Agung RI, Prof. Dr. ST. Burhanuddin, S.H., M.M.. Dalam sambutannya, kedua pimpinan menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dan transisi yang tertib, dengan target penyelesaian mekanisme administratif maksimal pada 5 November 2025.

Pengalihan ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas tata kelola benda sitaan dan barang rampasan negara, serta mempererat kolaborasi antarpenegak hukum dalam mewujudkan sistem peradilan yang transparan dan efisien.

(mhs)

Kanwil Kemenkum Sulsel Bangun Semangat dan Kebersamaan Melalui Apel Pagi

𝐌𝐀𝐊𝐀𝐒𝐒𝐀𝐑 | 𝐆𝐓𝐍 – Ditengah padatnya aktivitas pelaksanaan target kinerja dan pelayanan publik, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus berupaya membangun semangat dan kebersamaan melalui pelaksanaan apel pagi demi terciptanya efektivitas.

Deretan pegawai, dari pejabat manajerial dan nonmanajerial, hingga staf dan CPNS, berdiri rapi dan tertib mengikuti apel di Aula Pancasila, Senin (21/7) yang menjadi rutinitas di tiap seninnya. Bukan hanya sekedar rutinitas, melainkan sebuah momen untuk memperkuat nilai kebersamaan dan semangat kolektif dalam menjalankan tugas.

Penyuluh Hukum Ahli Madya, Puguh Wiyono dalam arahannya menyampaikan semangat mengikuti dan melaksanakan apel pagi tercermin dari antusias dari seluruh pegawai. “Meskipun pimpinan tinggi tidak berada di tempat, namun antusias untuk apel seluruh pegawai tetap ada. Tetap pertahankan semangat ini,” kata Puguh sembari menyampaikan apresiasi.

Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal menekankan pentingnya kebersamaan sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Apel pagi bukan hanya soal disiplin waktu, tetapi juga saat kita bersama-sama menguatkan tekad dan komitmen untuk bekerja dengan sepenuh hati,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (21/7).

Apel pagi lanjut Andi Basmal, menjadi ruang untuk menghilangkan sekat birokrasi dan menumbuhkan rasa saling percaya dan kuat. Dengan semangat persatuan, dirinya berharap setiap tantangan pekerjaan dapat dihadapi dengan optimisme dan kerja sama yang solid.

Apel pagi di Kanwil Kemenkum Sulsel menjadi momentum bagaimana budaya kerja yang positif dan kebersamaan dapat memperkuat semangat dalam pelayanan publik. Kanwil Kemenkum Sulsel terus berkomitmen meningkatkan profesionalitas kerja demi mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas.(*)

(mhs/hks)

Ini Pengumuman 3 Besar Selter Jabatan Pimpinan Tinggi Pertama Pemkab Jeneponto Tahun 2025

JENEPONTO, GTN – Panitia seleksi terbuka (Selter) jabatan pimpinan tinggi Pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto tahun 2025 menetapkan 3 besar peserta terbaik.

Tiga besar terbaik itu diumumkan melalui pengumuman nomor 800.1.2.6/017/PANSEL-JPTP/2025 tentang penetapan 3 peserta terbaik seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Jeneponto.

Dalam pengumuman itu, pansel menetapkan tiga peserta terbaik di masing-masing jabatan berdasarkan hasil rekapitulasi secara keseluruhan dalam tahapan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Seleksi ini dilakukan secara profesional dengan memperhatikan berbagai tahapan penilaian seperti penelusuran rekam jejak, penilaian uji kompetensi melalui assessment center, penulisan makalah, dan tes wawancara. Dari seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi, ditetapkan masing-masing tiga nama terbaik untuk setiap formasi jabatan, yang selanjutnya akan disampaikan kepada pejabat pembina kepegawaian untuk penetapan dan pelantikan.

Berikut daftar tiga besar calon terbaik berdasarkan abjad untuk masing-masing formasi jabatan:

1. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM

Ahmad Saparuddin, S.STP., M.M. – Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Jeneponto

M. Emil Ilyas, S.Sos – Camat Binamu

St. Meriam, S.STP., M.Si – Kepala Bagian Organisasi Sekda Jeneponto

2. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Alamsyah, S.E., M.M – Camat Arungkeke

Kamaruddin, S.E., M.AP – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

St. Meriam, S.STP., M.Si – Kepala Bagian Organisasi Setda Jeneponto

3. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga

Alamsyah, S.E., M.M – Camat Arungkeke

M. Emil Ilyas, S.Sos – Camat Binamu

Rachmat Sasmito, S.T., M.Si – Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda

4. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Abdul Musawwir Sam, S.STP – Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM

Amiruddin Abbas, S.E., M.Si – Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda

Kamaruddin, S.E., M.AP – Sekretaris Dinas PUPR

5. Kepala Dinas Pariwisata

Rachmat Sasmito, S.T., M.Si – Kabid Litbang Bappeda

Rusman M. Rukka, S.S., M.M – Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga

St. Meriam, S.STP., M.Si – Kepala Bagian Organisasi Setda

6. Direktur UPT RSUD Lanto Dg. Pasewang

drg. Hartati Bahar, S.K.G., M.Tr.Adm.Kes – Kepala Puskesmas Togo-Togo

Nuridah, S.KM., M.M – Analis Mekanisme Operasional KB Dinas PPKB

dr. St. Pasriany, Sp.GK., M.Kes., FISQua., CPCCP., AIFO-K – Direktur UPT RSUD Lanto

Ketua Panitia Seleksi, Mustakbirin, S.H., M.H., menegaskan bahwa keputusan panitia seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Pihaknya berharap, hasil seleksi ini akan melahirkan pimpinan yang kompeten dan mampu mendorong akselerasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) menuju pelayanan publik yang lebih optimal.

“Proses seleksi ini telah kami jalankan secara terbuka, objektif, dan profesional. Harapan kami, pejabat yang terpilih nantinya dapat membawa perubahan positif dan mempercepat terwujudnya visi pembangunan Kabupaten Jeneponto,” tegas Mustakbirin.

(asj/hs)

Sat Brimob Polda Kaltim Gerak Cepat Bantu Masyarakat Tangani Longsor di Gunung Polisi Balikpapan

BPN, GTN – Bencana tanah longsor kembali melanda wilayah Kota Balikpapan pada Sabtu, (19/07/25). Peristiwa ini terjadi di kawasan Gunung Polisi, RT 66 No. 20, Kel.Muara Rapak, Kec.Balikpapan Utara.

Musibah ini dipicu oleh pergeseran tanah di area belakang rumah warga, menyebabkan siring atau dinding penahan tanah longsor dan mengakibatkan pondasi salah satu rumah mengalami kerusakan serius.

Menanggapi laporan dari warga sekitar, Danyon A Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim, Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., segera mengerahkan Tim Respons Bencana yang memiliki kemampuan SAR untuk membantu proses evakuasi dan penanganan di lokasi kejadian.

“Kami mengirimkan tim Respons Bencana guna membantu penanganan longsor yang terjadi di Gunung Polisi. Kehadiran kami adalah bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan Brimob dalam merespons bencana alam,” ujar Kompol Iwan Pamuji.

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, turut menegaskan bahwa selain membantu proses penanganan di lapangan, tim juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan yang tinggi serta kondisi tanah yang masih labil.

“Tanah longsor ini terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan bencana,” jelas Kombes Pol Andy Rifai.

Kehadiran Brimob di lokasi kejadian menunjukkan kesiapan dan kecepatan Polri dalam menangani situasi darurat serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

(hk/hpk)

Kapolri Resmikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan SMA Global Darussalam Academy Siapkan Calon Pemimpin Harapan Bangsa

DIY, GTN – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan SMA Global Darussalam Academy. Kedua sekolah unggulan ini menjadi yang pertama didirikan.

“Suatu kebahagiaan yang luar biasa kita hari ini bisa berkumpul bersama untuk melaksanakan pembukaan dan peresmian angkatan bersama sekolah unggulan yang menjadi desain Bapak Presiden untuk membangun sekolah unggulan. Alhamdulillah bahwa hari ini Global Darussalam Academy dan SMA KTB menjadi salah dua yang dilaunching pertama,” jelas Kapolri, Minggu (20/7/25).

Jenderal Sigit menyatakan, terdapat 11.000 calon siswa yang mengikuti seleksi untuk menjadi siswa di kedua sekolah unggulan ini. Kemudian, terdapat 120 anak yang lolos menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan 67 untuk SMA Global Darussalam Academy.

Menurut Kapolri, materi tes yang dijadikan landasan penilaian berdasar pada nilai IPA, Bahasa Inggris, dan Matematika minimal 80. Para murid juga dites jasmani, psikologi, dan kesehatan.

“Saya bangga dan berkali-kali menceritakan hal tersebut karena khusus ade-ade ini saya sebagai Kapolri engga bisa mengintervensi kelulusan mereka. Jadi mereka ini betul-betul lulus dari hasil tes mereka murni dan ini menjadi harapan yang baik bagi kita semua,” ungkap Kapolri.

Diharapkan Kapolri, para murid dari kedua sekolah unggulan ini dapat benar-benar menjadi generasi penerus kader pemimpin bangsa. Mereka juga diharapkan bisa mencetak prestasi di dalam dan luar negeri.

Dengan adanya dua sekolah unggulan ini, ujar Kapolri, para siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang pandai, pintar, dan siap mengisi serta menjadi pemain utama pada Indonesia Emas 2045. Jenderal Sigit pun mengibaratkan para siswa di dua sekolah unggulan ini sebagai mutiara.

“Kalian adalah mutiara-mutiara yang tersebar dan saat ini bs kita temukan. Ibarat emas kalian dididik, digembleng menjadi emas 24 karat dan oleh karena itu saya titip kepada guru dan pembina, baik di bidang akademik maupun pengasuhan tolong bentuk mereka siapkan mereka sehungga betul-betul bisa menjadi emas 24 karat” ujar Kapolri.

Dijelaskan Kapolri, sekolah unggulan ini menjadikan tenaga pengajar dan pengasuh dengan rekam jejak prestasi yang memukau. Bahkan, para pengasuhnya adalah lulusan pertama Taruna Nusantara yang diharuskan melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas.

“Saya titip betul pola pengasuhan yang ada, tanamkan disiplin, nilai-nilai kebhayangkaraan, nilai-nilai nasionalisme. Di satu sisi tentunya bagaimana mencetak mereka menjadi anak-anak yang pandai, pintar dan siap mengisi dan menjadi pemain utama untuk Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

Crazy Rich Gowa Haji Nasri Ditangkap Terkait Kasus Korupsi Rp10 Miliar di Nabire

MAKASSAR | GTN – Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) bersama Tim AMC Kejagung dan Tim Pidsus Kejari Nabire berhasil menangkap buronan korupsi, Muh Nasri (47), di Jalan Teratai No. 09, Matoangin, Kota Makassar, Kamis dini hari (3/7/2025).

Penangkapan dilakukan berdasarkan Surat Kepala Kejaksaan Negeri Nabire dan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 3765 K/Pid.Sus/2024 tertanggal 16 Agustus 2024. Muh Nasri terbukti melakukan korupsi pada proyek pembangunan bendung tetap, saluran irigasi sekunder dan primer di Kabupaten Nabire, Papua, dengan nilai kerugian negara mencapai Rp10,2 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, menjelaskan bahwa korupsi tersebut dilakukan bersama terpidana lainnya, Muh Amir Nurdin, dalam mengawal dan memenangkan proses lelang proyek irigasi tahun anggaran 2018.

“Perbuatan para terdakwa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp10.266.986.500,55,” ujar Soetarmi.

Atas putusan Mahkamah Agung, Muh Nasri dijatuhi hukuman penjara selama 8 tahun, denda Rp300 juta, serta wajib membayar uang pengganti sebesar Rp10,07 miliar. Jika uang pengganti tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita dan dilelang. Jika masih kurang, pelaku akan menjalani hukuman tambahan selama 5 tahun.

Saat penangkapan, Muh Nasri bersikap kooperatif dan proses pengamanan berjalan lancar. Ia langsung diserahterimakan ke Tim Jaksa Eksekutor Kejari Nabire untuk proses eksekusi.

Penangkapan ini menegaskan komitmen Kejaksaan RI dalam memberantas korupsi dan mengembalikan kerugian negara.

Kepala Kejati Sulsel Agus Salim mengapresiasi kerja cepat jajaran dan mengimbau seluruh buronan untuk segera menyerahkan diri.

“tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” tegas Agus.

(mhs/mnr)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.