Pasar Sentral Batu Batu Kab Soppeng Terbakar, Ratusan Lapak Dan Los Hangus

GTN | Soppeng – Kebakaran melanda pasar Batu Batu Kec Marioriawa Kab Soppeng Sabtu 24 /10 / 2026 , malam sekitar pukul 07.19 wita.

Berdasarkan informasi yang di himpun media gerbang timur mulai dari los pertama sebelah barat merembet ke Lapak penjual ikan sampai di tengah tengah pasar hangus, jelasnya,

Salah seorang warga setempat mengatakan dirinya saat kejadian dia berada di depan kio pasar , sebelum mendengar teriakan Kebakaran dari arah barat kawasan pasar melihat api sudah berkobar beras, jelasnya.

Sekitar pukul 07.49 tiba di lokasi kebakaran beberapa armada turun langsung ke lokasi kejadian , masing masing 2 unit armada dari Lala’bata , 1 unit armada dari Ganra , 1 unit armada dari Donri Donri , 1 unit armada dari Liliriaja , dan 1 unit armada dari Marioriawa , langsung melakukan upaya pemadaman dengan di bantu oleh warga sekitar, jelasnya.

Api kemudian berhasil di padamkan sekitar pukul 10 . 23 , dan sementara nilai keseluruhan kerugian material belum diketahui.

Informasi dari korban kebakaran menyebutkan adanya dugaan gangguan arus listrik sebagai pemicu kebakaran , Namun penyebab pasti memerlukan pemeriksaan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang, tutupnya,

Lp : Haji Syekh Husain

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Satresnarkoba Polresta Balikpapan Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Bahaya Narkoba di Panti Asuhan Jabal Rahmah

ʙᴀʟɪᴋᴘᴀᴘᴀɴ | ɢ ᴛ ɴ — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Balikpapan menggelar kegiatan Bakti Sosial “Polisi Peduli” bertajuk Polisi Bersama Masyarakat yang berlangsung di Panti Asuhan Jabal Rahmah, Jalan Marsma R. Iswahyudi RT 01, Gunung Bakaran, Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan, pada Jumat (16/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh PS. Kasatresnarkoba Polresta Balikpapan, AKP Firman Ernanto, S.T.K., M.M., bersama jajaran personel Satresnarkoba. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pengurus Panti Asuhan Jabal Rahmah, Bapak Ahmad Sijaya, beserta 20 anak asuh (10 putra dan 10 putri).

Selain menyerahkan bantuan sosial, Satresnarkoba Polresta Balikpapan juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi serta pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Dalam sambutannya, PS. Kasatresnarkoba Polresta Balikpapan, AKP Firman Ernanto, S.T.K., M.M., mengingatkan para remaja dan anak-anak panti agar Mewaspadai Bahaya Narkoba yang kerap bermula dari pengaruh lingkungan maupun rasa ingin tahu untuk coba-coba.

“Kami mengimbau kepada anak-anak sekalian untuk senantiasa menjaga diri dari bahaya narkoba. Jangan pernah tergiur untuk mencoba-coba, serta selalu bijak dalam memilih lingkungan pergaulan agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang dapat merusak masa depan,” tegas AKP Firman Ernanto.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Panti Asuhan Jabal Rahmah, Ahmad Sijaya, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Polresta Balikpapan.

Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan anak-anak panti, Satresnarkoba Polresta Balikpapan menyalurkan sejumlah bantuan paket sembako, antara lain:

• Beras: 20 karung (5 Kg)

• Telur: 10 piring

• Gula Pasir: 1 karung (20 pcs 1 Kg)

• Minyak Goreng: 1 dus (24 pcs 1 Liter)

• Mie Instan: 4 dus

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, penyerahan bantuan secara simbolis, serta sesi foto bersama. Seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga usai pada pukul 09.45 WITA.

Dok. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Balikpapan dan Anak Panti asuhan jabal rahmah.

Melalui kegiatan ini, Polresta Balikpapan berharap hubungan silaturahmi dan kemitraan antara kepolisian dengan masyarakat semakin erat, sekaligus menciptakan lingkungan masyarakat Balikpapan yang aman, peduli, dan bersih dari narkoba.

Laporan : Asj

Bravo! Satlantas Polres Wajo Gagalkan Dugaan Penggelapan Mobil Pick Up, Apresiasi Mengalir dari Pemilik

𝐖𝐀𝐉𝐎, 𝐆 𝐓 𝐍  — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wajo berhasil menggagalkan dugaan penggelapan satu unit kendaraan roda empat jenis pick up merek Daihatsu Grand Max (AC PS 1.5). Kendaraan tersebut sebelumnya disita oleh aparat saat beroperasi di wilayah Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Penyitaan dan penilangan dilakukan setelah pengemudi tidak mampu menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat pemeriksaan lalu lintas. Pasca-penilangan, pihak kepolisian mengimbau pengemudi untuk membawa dokumen resmi kepemilikan agar kendaraan dapat diamankan kembali.

Kasat Lantas Polres Wajo, IPTU Aprinando, S.Tr.K., S.I.K., mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut sempat ditahan selama kurang lebih dua minggu di Mapolres Wajo karena pengemudi tak kunjung datang membawa bukti kepemilikan yang sah.

“Sudah dua minggu kendaraan ini kami sita, namun pihak pengendara tidak datang membawa bukti. Kami menduga mobil ini hendak digelapkan, terlebih ada pihak yang sempat menghubungi kami untuk melakukan negosiasi,” tegas Aprinando.

Ia menekankan bahwa Satlantas Polres Wajo tidak memberikan toleransi atau kebijakan apa pun selama dokumen resmi kendaraan tidak dipenuhi secara lengkap.

Titik terang terkait kepemilikan sah kendaraan akhirnya terungkap pada Rabu (9/10/2026). Pemilik asli, Hasna, yang diwakili oleh Karaeng Sijaya, datang langsung ke kantor Satlantas Polres Wajo dengan membawa dokumen-dokumen resmi kepemilikan kendaraan.

Karaeng Sijaya menuturkan bahwa pihak keluarga telah berupaya melacak keberadaan mobil tersebut selama hampir dua bulan.

“Pada Selasa (8/10/2026), kami mendapat informasi dari rekan bahwa mobil yang kami cari diamankan di Satlantas Polres Wajo. Setelah melakukan konfirmasi dan pengecekan, kami langsung mendatangi lokasi membawa bukti-bukti kepemilikan resmi,” ujar Karaeng Sijaya.

Atas tindakan cepat dan ketegasan aparat kepolisian, pihak pemilik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satlantas Polres Wajo.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Satlantas Polres Wajo dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena telah membantu mempermudah penemuan kendaraan kami,” pungkas Karaeng Sijaya.

Lp : Kr.Sijaya / Hs 

Gelar Operasi Malam, Polrestabes Makassar Jaring 355 Kendaraan dan Sita Ratusan Knalpot Brong

​MAKASSAR | G T News.com — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Makassar merilis hasil Operasi Knalpot Bising (Brong) yang berlangsung sejak 26 Agustus hingga 4 September 2026. Dalam operasi penertiban tersebut, sebanyak 355 unit kendaraan berhasil diamankan akibat berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas dan ketertiban umum.

​Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan langsung pengungkapan tersebut dalam konferensi pers di Polrestabes Makassar pada Senin (7/9/2026). Ratusan knalpot brong hasil sitaan turut diperlihatkan kepada awak media sebagai barang bukti.

​Operasi ini difokuskan pada malam hari untuk meminimalisasi perilaku negatif pengendara yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

​Rincian Hasil Operasi

  • ​174 Kendaraan: Pelanggaran spesifikasi teknis (termasuk penggunaan knalpot brong).
  • ​64 Kendaraan: Pelanggaran Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
  • ​97 Kendaraan: Pelanggaran administrasi (kelengkapan SIM/STNK dan dokumen bermasalah).

​Selain pelanggaran lalu lintas, petugas menemukan barang bukti berupa busur dan anak panah yang diduga disiapkan untuk aksi tawuran atau kekerasan jalanan. Pihak kepolisian memastiikan belum menemukan indikasi kendaraan hasil tindak pidana pencurian (curanmor) dari total unit yang disita kali ini.

Kombes Pol. Arya Perdana menjelaskan bahwa penindakan ini merupakan respons cepat atas laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 dan aplikasi pengaduan kepolisian, sekaligus menindaklanjuti instruksi Kapolda untuk menindak masif pelanggaran di jalan raya.

​Bagi pemilik kendaraan yang ingin mengambil kembali unit yang disita, diwajibkan memenuhi persyaratan teknis, mengembalikan kelengkapan standar kendaraan, serta menunjukkan dokumen kepemilikan yang sah sesuai prosedur hukum yang berlaku.(Hs)

Menjaga Demokrasi, Pers Tegaskan Peran Strategis sebagai Pilar Keempat dan Mitra Kritis Negara

JAKARTA — Dalam sistem demokrasi modern, pers memegang peran vital sebagai pilar keempat kekuasaan setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Keberadaan pers bukan sekadar saluran informasi, melainkan mekanisme kontrol sosial agar tata kelola pemerintahan tetap transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Gagasan pers sebagai the fourth estate yang dijumpai sejak abad ke-18 oleh Edmund Burke menekankan pentingnya posisi media di luar kerangka kekuasaan formal. Independensi ini memungkinkan pers menjadi independen sekaligus penyeimbang antara penguasa dan masyarakat.

“Pers tidak bekerja berdasarkan instruksi jabatan maupun kepentingan politik tertentu. Orientasi utamanya adalah kepentingan publik. Media menjadi mata, telinga, sekaligus penyambung suara masyarakat, terutama bagi mereka yang tidak memiliki akses terhadap kekuasaan,” ujar seorang pengamat jurnalistik.

Fungsi Checks and Balances dan Pentingnya Kompetensi

Pers bertindak sebagai mitra kritis negara yang menjalankan fungsi checks and balances melalui kerja jurnalistik berbasis fakta, verifikasi, hingga riset investigatif. Di tengah derasnya arus informasi era digital yang rentan terhadap penyebaran hoaks, independensi pers harus dibentengi oleh kode etik dan tanggung jawab moral yang kuat.

Untuk menjaga kualitas pemberitaan di era modern, insan pers dituntut menguasai empat kompetensi utama:

  • Kemampuan Mengolah Informasi: Mampu menggali dan menyederhanakan data kompleks agar mudah dipahami publik.
  • Integritas dan Kebenaran: Menjunjung tinggi etika dan kejujuran di atas kepentingan politik atau komersial.
  • Wawasan Luas: Memiliki pemahaman lintas bidang untuk memberikan konteks berita yang mendalam.
  • Penguasaan Teknologi Digital: Memanfaatkan media digital untuk memperkuat kualitas informasi, bukan sekadar mengejar clicks atau jumlah pembaca.

Saling Menghargai demi Demokrasi yang Sehat

Hubungan ideal antara penyelenggara negara dan media massa didasari oleh sikap saling menghargai. Negara memerlukan pers sebagai cermin kebijakan, sementara pers membutuhkan keterbukaan informasi publik dari lembaga pemerintah.

“Kritik pers yang lahir dari fakta dan kepentingan publik justru menjadi instrumen koreksi yang berharga. Demokrasi yang sehat membutuhkan dialektika kritis, bukan pembungkaman. Hanya dengan negara yang akuntabel, masyarakat yang kritis, dan pers yang berintegritas, cita-cita bangsa yang adil dan sejahtera dapat terwujud,” tutupnya.

Informasi Kontak Media: Tim Redaksi / Hubungan Masyarakat Email: media@gerbangtimurnews.com Telepon: (+62 852-4441-6661)

Tim URC Satreskrim Polres Soppeng Bekuk Dua Pelajar Terduga Pelaku Pencurian di MTS Guppi Salotungo

SOPPENG | G T News.com  — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Soppeng yang dipimpin AIPTU Jumaldi, S.E., berhasil mengamankan dua remaja terduga pelaku tindak pidana pencurian di MTS Guppi Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

​Penangkapan dilakukan pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 17.00 WITA di Jalan Kesatria, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata. Langkah hukum ini mendasari Laporan Polisi Nomor: LP/B/237/VIII/2026/SPKT/POLRES SOPPENG/POLDA SULSEL tertanggal 28 Agustus 2026.

​Kronologi Kejadian

​Pencurian terjadi pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 22.00 WITA saat lingkungan sekolah sedang menggelar kegiatan perkemahan. Korban—dua siswa berusia 13 tahun—menitipkan telepon seluler milik mereka di ruang administrasi sekolah.

​Pelaku diduga masuk ke ruangan tersebut dengan cara merusak kunci pintu. Dari dalam ruangan, pelaku menggasak:

  • ​2 unit telepon seluler (HP)
  • ​2 buah tabung gas elpiji 3 kg

​Akibat insiden ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp5.000.000. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolres Soppeng untuk penanganan lebih lanjut.

​Penangkapan dan Barang Bukti

​Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi lapangan, Tim URC Satreskrim melacak keberadaan para terduga pelaku di sebuah rumah di Jalan Kesatria, Kelurahan Botto. Petugas langsung mendatangi lokasi dan mengamankan dua remaja berinisial:

  • ​MAS (16): Pelajar, warga Kecamatan Lalabata
  • ​RA (17): Pelajar, warga Kecamatan Marioriwawo

​Dalam pemeriksaan awal, salah satu anak mengakui perbuatannya. Pencurian tersebut dilakukan dengan rencana menggadaikan barang hasil kejahatan demi memperoleh uang tunai.

​Petugas turut mengamankan barang bukti berupa:

  • ​1 unit HP merek Oppo A18 (warna hitam)
  • ​1 unit HP merek Oppo A6X (warna ungu)

​Penanganan Hukum

​Kasat Reskrim Polres Soppeng, IPTU Firman, S.H., M.H., membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Soppeng untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

​Proses hukum akan disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk penerapan aturan khusus mengenai sistem peradilan pidana anak. Polisi masih terus melakukan pendalaman guna menelusuri seluruh rangkaian kejadian serta barang bukti terkait.

(Hs/SorotSulsel)

Tragedi Berdarah Pasar Terong Pria di Makassar Tewas Ditikam Teman Sendiri Usai Makan Bersama

Makassar, GerbangTimurNews.com —Insiden berdarah menggegerkan warga di sekitar Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (30/8/2026) malam. Seorang pria berinisial AL (28) ditemukan tewas tergeletak dengan luka tikaman di depan sebuah ruko yang berlokasi dekat Jalan Bawakaraeng.

Lurah Tompo Balang, Muh Darmawansyah, mengonfirmasi bahwa korban merupakan penghuni indekos di lantai dua ruko tersebut selama kurang lebih dua bulan terakhir. Meski demikian, korban diketahui belum pernah melaporkan keberadaannya kepada pihak RT, RW, maupun kelurahan setempat.

Korban tewas seketika di teras ruko dan disambut isak tangis histeris keluarga yang tiba di lokasi kejadian.

Terduga pelaku penikaman berinisial D, yang tidak lain adalah teman dekat korban, telah berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bontoala.

Menurut keterangan Darmawansyah, hubungan antara korban dan pelaku selama ini dikenal cukup akrab dan mereka bahkan sempat makan bakso bersama sebelum peristiwa penikaman terjadi.

Hingga saat ini, motif dan kronologi pasti bertikaian yang berujung maut tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Tim personel Polsek Bontoala, unit INAFIS Polrestabes Makassar, serta Dokpol Biddokkes Polda Sulsel telah diturunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan proses evakuasi korban.(*)

(asj/hs)

Semarak Pesta Rakyat HUT ke-81 RI di Jalan Sapuli Makassar, Ajang Pererat Silaturahmi Warga

Makassar, GerbangTimurNews.com — Pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Sapuli RW 05, Kelurahan Mampu, Kecamatan Wajo, Kota Makassar berlangsung meriah pada Minggu (23/8/2026) malam.

Jalan Sapuli yang disulap menjadi lokasi pesta rakyat tampak semarak dengan berbagai dekorasi. Kekompakan warga terlihat dari antusiasme mereka yang hadir mengenakan beragam kostum kreatif yang didominasi warna merah. Malam puncak ini tidak hanya menjadi panggung kreativitas, tetapi juga wahana mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kelurahan Mampu, Ketua LPM Kelurahan Mampu, Babinsa, jajaran Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga RW 05. Tim media Sorot Sulsel juga hadir meliput jalannya perayaan.

Ketua RW 05, Yusrifal, menyampaikan apresiasinya kepada dua anggota dewan yang menyempatkan hadir memberi dukungan, seluruh tamu undangan, serta kerja keras panitia dan elemen masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dengan perayaan HUT RI ke-81 ini. Kami salut kepada anak-anak muda kita yang ternyata mampu melaksanakan kegiatan bermanfaat untuk bersilaturahmi warga. Harapan saya, tahun depan perayaannya bisa lebih ramai lagi,” ujar Yusrifal.

(dok.istimewa)

Sementara itu, Ketua Panitia, Mustika, menegaskan bahwa kesuksesan rangkaian acara–termasuk berbagai lomba antarwarga–berhasil diwujudkan berkat dukungan sponsor dan bantuan swadaya masyarakat sekitar.

“Acara hari ini terlaksana bukan saja atas nama panitia, melainkan seluruh warga yang ikut berpartisipasi. Mengenai penilaian lomba, kami memastikan hasilnya murni tanpa kecurangan dan tanpa campur tangan pihak luar panitia, sehingga yang menjadi juara memang sangat layak,” terang Mustika.

Apresiasi senada datang dari salah satu tokoh masyarakat setempat, Bang Rasyid. Ia mengaku bangga menyaksikan kreativitas dan semangat gotong royong para pemuda di Jalan Sapuli.

“Saya sangat bangga dan terharu, generasi muda di Jalan Sapuli mampu membuat kegiatan ini berjalan sukses dan penuh kreativitas,” ungkapnya.

Malam puncak kemerdekaan di Jalan Sapuli ini pun ditutup dengan suasana penuh kegembiraan, meninggalkan kesan mendalam akan pentingnya menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan tali silaturahmi warga.(Hs)

Ban Belakang Pecah, Truk Bermuatan Bahan Timbunan Terguling

GNT | Jeneponto – Sebuah mobil truk Colt Diesel , HD 125 PS , No Polisi DD 8414 CG , Bermuatan Bahan Timbunan Terguling di depan penjual lemmang di Kel. Pallengu Kec. Bangkala Kab. Jeneponto kamis 20 Agustus 2026 sekitar pukul 06:30 wita, Truk ini di duga mengalami pecah ban belakang sebelah kanan hingga oleng dan terguling, muatan bahan timbunan yang di angkut pun berserakan di depan penjual lemmang sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas.

Berdasarkan keterangan saksi mata bahwa pengemudi mobil truk bermuatan timbunan itu , dari arah takalar menuju ke lokasi PLTU Jeneponto , saat melintas di lokasi kejadian tiba tiba ban belakang sebelah kanan pecah sehingga kehilangan kendali akhirnya terguling, jelasnya.

Kecelakaan tersebut , Anggota Koramil Bangkala bersama Anggota Kapolsek Bangkala menerima laporan dari masyarakat , seketika langsung mendatangi tempat kejadian ( TKP ) untuk melakukan pengamanan arus lalu lintas.

Truk bersama muatannya telah di evakuasi dari badan jalan sehingga arus lalu lintas kembali normal , kendaraan ini mengalami kerusakan berat , namun tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, pungkasnya.

Lp: Haji Syekh Husain

IPTU Abdillah Makmur S.H., M.H., Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum UMI dan Capai Predikat Cumlaude IPK 3,99 

Makassar, GerbangTimurNews.com — IPTU Abdillah Makmur, S.H., M.H. resmi menyelesaikan pendidikan Doktor Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor, Selasa (11/8/2026).

Dalam sidang yang berlangsung di Ruang Ujian Aula PJJ Lantai 1 Gedung PPe-UMI, Jalan Urip Sumoharjo No. 225, Makassar, Abdillah Makmur mempertahankan disertasi berjudul:

“Hakikat Penerapan Metode Scientific Crime Investigation dalam Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pembunuhan pada Wilayah Hukum Polda Sulawesi Selatan.”

Hasil sidang menetapkan Iptu Abdillah Makmur dinyatakan lulus dengan predikat Cum Laude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99.

Capaian tersebut menjadi puncak perjalanan akademik Abdillah Makmur dalam menyelesaikan pendidikan doktoral sekaligus memperkuat kajian akademik yang memiliki keterkaitan erat dengan bidang penegakan hukum dan proses penyidikan tindak pidana.

Dalam disertasinya, Abdillah Makmur mengkaji Scientific Crime Investigation (SCI) dalam konteks pengungkapan tindak pidana pembunuhan di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan.

Pendekatan tersebut menempatkan fakta, barang bukti, hasil pemeriksaan dan metode ilmiah sebagai bagian penting dalam membangun konstruksi suatu perkara.

Kajian ini menjadi relevan karena pengungkapan tindak pidana pembunuhan membutuhkan proses investigasi yang tidak hanya mengandalkan keterangan para pihak, tetapi juga mampu mengidentifikasi serta menghubungkan berbagai bukti secara objektif dan sistematis.

Melalui penelitian tersebut, Abdillah Makmur berupaya melihat bagaimana penerapan metode investigasi ilmiah dapat dioptimalkan untuk mendukung proses penyidikan dan pembuktian perkara pidana.

Dalam sidang promosi doktor, Prof. Dr. H. La Ode Husen, S.H., M.H. tercantum sebagai Ketua Sidang sekaligus Promotor.

Sementara Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H. sebagai Promotor, serta Prof. Dr. Hj. Mulyati Pawennei, S.H., M.H. dan Dr. Hardianto Djanggih, S.H., M.H. sebagai Ko-Promotor.

Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. H. M. Kamal Hidjaz, S.H., M.H.; Prof. Dr. Hasbuddin Khalid, S.H., M.H.; dan Dr. H. Nasrullah Arsyad, S.H., M.H.

Sedangkan Dr. H. Irman Jaya Thaher, S.H., M.H. tercantum sebagai Penguji Eksternal dan Prof. Dr. Ir. H. Zakir Sabara, HW., S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. sebagai Penguji Lintas Disiplin Ilmu.

Tema disertasi yang diangkat Abdillah Makmur juga memiliki keterkaitan dengan pengalaman penanganan perkara pembunuhan.

Salah satu perkara yang pernah ditanganinya adalah kasus pembunuhan Feni Ere pada 2025, yang bermula dari penemuan kerangka perempuan di kawasan jalan poros Palopo-Toraja.

Dalam pengungkapan perkara tersebut, proses penyidikan dilakukan dengan pendekatan induktif dan deduktif kepolisian hingga berhasil mengungkap perkara dan menangkap pelaku.

Pengalaman tersebut menjadi konteks empiris yang relevan dengan kajian doktoralnya, khususnya dalam melihat bagaimana fakta, barang bukti dan metode investigasi dapat digunakan secara sistematis untuk mengungkap suatu perkara pembunuhan.

Usai dinyatakan lulus, Iptu Abdillah Makmur menyampaikan bahwa pencapaian doktoral tersebut bukan semata-mata tentang memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu hukum dan penegakan hukum.

Ia berharap hasil penelitian mengenai Scientific Crime Investigation dapat memberikan manfaat bagi pengembangan proses penyidikan, khususnya dalam pengungkapan tindak pidana pembunuhan.

Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut proses penyidikan dilakukan secara semakin profesional, objektif dan berbasis fakta ilmiah.

Karena itu, penguatan metode investigasi ilmiah dinilai penting untuk membantu aparat penegak hukum menghasilkan proses penyidikan yang lebih akurat, sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keberhasilan meraih gelar doktor dengan IPK 3,99 dan predikat Cumlaude menjadi capaian tersendiri bagi Iptu Abdillah Makmur.

Prestasi tersebut sekaligus melengkapi perjalanan akademiknya dengan penelitian yang berangkat dari persoalan nyata dalam proses penegakan hukum, khususnya pengungkapan perkara pembunuhan.

Dengan selesainya pendidikan doktoral tersebut, Abdillah Makmur diharapkan dapat terus mengembangkan pemikiran akademik dan pengalaman profesionalnya untuk berkontribusi terhadap penguatan ilmu hukum serta praktik penegakan hukum di Sulawesi Selatan.

Dari ruang penyidikan ke ruang akademik, Iptu Abdillah Makmur kini menyandang gelar doktor dengan predikat Cumlaude dan IPK 3,99, membawa pengalaman empiris penanganan perkara ke dalam sebuah kajian ilmiah tentang masa depan investigasi berbasis ilmu pengetahuan. (Hs)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.