Terancam Gagal Panen, Ribuan Hektar Lahan Jagung Kuning di Jeneponto Akibat Ulat Dan Pupuk Subsidi Terbatas

Gerbang Timur News JENEPONTO- Terancam Gagal Panen, Ribuan hektar lahan pertanian jagung kuning di kabupaten jeneponto Akibat ulat menyerang di masa Pertumbuhan, namun bukan Hanya itu tetapi pupuk subsidi yang di anggap layak membantu meyuburkan tanaman jagung namun kini terbatas, dan Langka Sabtu 13/01/2024.

“”Kalau kami tidak semprot pak kami tidak bisa panen jagug karna Ulatnya banyak sekali dan semua kebun yang tanam jagung pak habis di makan ulat,” ucap “Udin” petani jagung

Petani jagung di Kecamatan Turataea, sempat mengaku bahwa Pupuk jenis UREA Subsidi sangat langka, Dikarena kuota pembagain pupuk subsidi terbatas

“Pupuk juga pak sangat Langka karna kita biasanya di kasi 4 zak namun saat ini tinggal 2 zak,” ucap “Udin” petani Jagung

Beberapa petani mendatangi Gapoktan memastikan kelangkaan pupuk subsidi tersebut kini terang apa yang peyebab pupuk menjadi langka.

“Kuota kita terbatas pak karna memang kasian petani karna kita kurangi pengambilannya karna kalau kita kasi biasa 4 zak maka kasian yang lain pastimi tidak kebagian jadi pintar-pintar mamiki membagi,” ucap salah satu pengecer Pupuk.

Awak media Gerbang Timur News, memantau langsung di kebun Petani melihat kondisi jagung yang di serang oleh hama, Sabtu (13/01/2024).

Lp : Raja

Terancam Gagal Panen, Ribuan Hektar Lahan Jagung Kuning di Jeneponto Akibat Ulat Dan Pupuk Subsidi Terbatas

Gerbang Timur News JENEPONTO- Terancam Gagal Panen, Ribuan hektar lahan pertanian jagung kuning di kabupaten jeneponto Akibat ulat menyerang di masa Pertumbuhan, namun bukan Hanya itu tetapi pupuk subsidi yang di anggap layak membantu meyuburkan tanaman jagung namun kini terbatas, dan Langka Sabtu 13/01/2024.

“”Kalau kami tidak semprot pak kami tidak bisa panen jagug karna Ulatnya banyak sekali dan semua kebun yang tanam jagung pak habis di makan ulat,” ucap “Udin” petani jagung

Petani jagung di Kecamatan Turataea, sempat mengaku bahwa Pupuk jenis UREA Subsidi sangat langka, Dikarena kuota pembagain pupuk subsidi terbatas

“Pupuk juga pak sangat Langka karna kita biasanya di kasi 4 zak namun saat ini tinggal 2 zak,” ucap “Udin” petani Jagung

Beberapa petani mendatangi Gapoktan memastikan kelangkaan pupuk subsidi tersebut kini terang apa yang peyebab pupuk menjadi langka,”

“Kuota kita terbatas pak karna memang kasian petani karna kita kurangi pengambilannya karna kalau kita kasi biasa 4 zak maka kasian yang lain pastimi tidak kebagian jadi pintar-pintar mamiki membagi,” ucap salah satu pengecer Pupuk.

Dokumentasi : Kondisi Jagung yang terserang hama.

Awak media Gerbang Timur News, memantau langsung di kebun Petani melihat kondisi jagung yang di serang oleh hama, Sabtu (13/01/2024).

Lp : Raja

Calon Legislatif Partai Golkar No Urut 4 Sulsel Satu Temui Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto

Gerbang Timur News JENEPONTO- Emil Abeng No Urut 4 Partai Golkar kembali ke senayang untuk sulawesi selatan. Jumpa dengab Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto di Gudang kapas, Jl. Pelita, Empoang, Kec. Binamu, Kabupaten Jeneponto Pukul 16:20 Jumat (12/01/2024).

Ngopi sarasehan di Gudang Kapas di padati oleh Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto, di sebelas Kecamatan dengan satu titik

“Saya masih merasa muda dan semangat kalau saya di kelilingi anak-anak muda karna yakin yang hadir saat ini pasti umurnya di bawah 60 tahun,” ucap yang akrab di syapa “Bang Emil.”saat berorasi politik

Secara Antusias Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto, punya ciri khas tersendiri dengan Yel-yel ketika sang jenderal “Asrul” Berteriak Emil Abeng…. Maka anak-anak muda membalasanya dengan Sorakan “Eee Aaa……… Eeee…Aaaaa…

Dokumentasi : Tim Pejuang Muda Emil Abeng ( PM EA ) Turatea Jeneponto

Gudang Kapas (GK ) menjadi riang gembira kedatangan Emil Abeng sehingga Bang Emil merasa muda ketika di kelilingi oleh Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto, sambil ngopi santai.

Secara historis Bang Emil kelahiran Ujung Pandang 29 Agustus 1969 ini menjanjikan bahwa sudah saatnya dia berbakti pada rakyat Indonesia khususnya Sulawesi selatan.

“Yang pertama saya harus kasi contoh yaitu satu Ekonomi bagaimana kita meningkatkan Ekonomi maka kita harus punya pilihan kerja,” Uncap Bang Emil Abeng.

Langkah yang pertama yang akan di lakukan oleh Emil Abeng untuk memperkuat suatu ekonomi maka tentunya sumber daya manusia harus punya pilihan kerja.

“Saya masuk calon di DPR RI bukan untuk mencari uang, bukan untuk mencari apa allhamdulillah saya sudah ada dan cukup hanya ingin memperjuanglan Sulawesi selatan dan menjaga nama baik sulawesi selatan ,” Tutup Emil Abeng.

Lp : Raja

Calon Legislatif Partai Golkar No Urut 4 Sulsel Satu Temui Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto

Gerbang Timur News JENEPONTO- Emil Abeng No Urut 4 Partai Golkar kembali ke senayang untuk sulawesi selatan. Jumpa dengab Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto di Gudang kapas, Jl. Pelita, Empoang, Kec. Binamu, Kabupaten Jeneponto Pukul 16:20 Jumat (12/01/2024).

Ngopi sarasehan di Gudang Kapas di padati oleh Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto, di sebelas Kecamatan dengan satu titik

“Saya masih merasa muda dan semangat kalau saya di kelilingi anak-anak muda karna yakin yang hadir saat ini pasti umurnya di bawah 60 tahun,” ucap yang akrab di syapa “Bang Emil.”saat berorasi politik

Secara Antusias Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto, punya ciri khas tersendiri dengan Yel-yel ketika sang jenderal “Asrul” Berteriak Emil Abeng…. Maka Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto, membalasanya dengan Sorakan “Eee Aaa……… Eeee…aaaaa,

Gudang Kapas (GK ) menjadi riang gembira kedatangan Emil Abeng sehingga Bang Emil merasa muda ketika di kelilingi oleh Tim Pejuang Muda Emil Abeng (PM EA) Turatea Jeneponto, sambil ngopi santai.

Secara historis Bang Emil kelahiran Ujung Pandang 29 Agustus 1969 ini menjanjikan bahwa sudah saatnya dia berbakti pada rakyat Indonesia khususnya Sulawesi selatan.

“Yang pertama saya harus kasi contoh yaitu satu Ekonomi bagaimana kita meningkatkan Ekonomi maka kita harus punya pilihan kerja,” Ucap Bang Emil Abeng.

Langkah yang pertama yang akan di lakukan oleh Emil Abeng untuk memperkuat suatu ekonomi maka tentunya sumber daya manusia harus punya pilihan kerja.

Dokumentasi : Tim Pejuang Muda Emil Abeng ( PM EA ) Turatea Jeneponto

“Saya masuk calon di DPR RI bukan untuk mencari uang, bukan untuk mencari apa allhamdulillah saya sudah ada dan cukup hanya ingin memperjuanglan Sulawesi selatan dan menjaga nama baik sulawesi selatan ,” Tutup “Emil Abeng,”

Lp : Raja

Disperindag Jeneponto Pantau Harga Sembako Di Pasar Tradisional Allu

GTN I Jeneponto – Kadis Perindag Jeneponto Manrancai Sally melakukan kegiatan pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional allu Kel Pallengu kec Bangkala kab Jeneponto didampingi oleh UPT Disperindag Jeneponto Ramli Ruba serta anggotanya, Jumat 12 /01/2024 siang.

Dalam kegiatan ini untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok bagi masyarakat kec Bangkala kab Jeneponto.

Hal ini Kadis Perindag Jeneponto Manrancai Sally berdialog langsung dengan pedagang serta kunsumen terkait dengan harga bahan pokok.

Manrancai Sally menekankan bahwa pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari hari dengan harga yang terjangkau, harapnya.

Dalam kesempatan ini Manrancai Sally juga melakukan silaturahmi dengan pedagang sambil menyampaikan kepada pedagang bahwa , lapak yang di depan ini akan di tata kembali dengan model dan bentuk yang sama, ucapnya.

Selain itu , kita harus kerja sama antara pedagang dengan kepala pasar untuk merenovasi kembali , kami mengajak semua masyarakat untuk menjaga bersama pasar kita ini agar aman dan nyaman dipakai, harapnya.

Lp : Haji syekh Husain

Korkab Ls Vinus Angkat Bicara, Menilai Bawaslu Jeneponto Lemah Dalam Penanganan Laporan Dugaan Pelanggaran APK

GERBANG TIMUR NEWS JENEPONTO-Koordinator lembaga Studi Visi Nusantara (Ls Vinus), menilai Bawaslu Jeneponto lemah dalam penanganan laporan dugaan pelanggaran Apk. Kamis 11 Januari 2024.

Lembaga Studi Visi Nusantara (LS VINUS), melaporkan Dugaan pelanggaran ke Bawaslu Kabupaten Jeneponto,Rabu 12 Desember 2023.

Adapun beberapa Berkas yang di sodorkan hasil pantauan Ls Vinus di lapangan yang di anggap penting untuk di ketahui oleh Bawaslu Kabupaten Jeneponto, yang diduga pelanggaran.

“Kami pernah melaporkan terkait dugaan pelanggaran Apk yang terpasang di pohon pada 12 Desember2023 lalu tapi sampai sekarang Apk yang saya anggap melanggar belum di tertibkan” Ungkap “Rahmat K

Korkab Ls Vinus Rahmat. k menganggap Bawaslu Jeneponto lemah dalam menangani kasus tersebut padahal itu jelas masih banyak APK yang terpasang di pohon sesuai dengan PKPU Pasal 70 PKPU Nomor 15 Tahun 2023.

“Maka dengan ini Bawaslu Jeneponto pengawasan mempunyai tugas pencegahan terjadinya pelanggaran Pemilu,” ucap “Rahmat K” selaku Korkab Jeneponto.

Korkab Ls Vinus menganggap bahwa peserta pemilu yang nakal harus di beri teguran sesuai aturan yang berlaku

“Kami yakin bahwa bawaslu jeneponto pasti tegas menangani Apk yang di anggap melanggar” tutup “Rahmat K

Korkab Ls Vinus menganggap bahwa bawaslu jeneponto pasti tegas menangani apk yang Diduga melanggar, Kamis 11 Januari 2024.

Lp: Muh Sapri

Caleg Nasdem DPRD Sinjai Bantah Lakukan Penipuan Terhadap Pengusaha Tambang

GERBANG TIMUR NEWS MAKASSAR- Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sinjai Nursanti buka suara perihal laporan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilayangkan seorang pengusaha asal Kabupaten Belitung, Junaidi.

Kader partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu membantah bahwa dirinya telah melakukan penipuan terhadap Junaidi. Ia menyebut bahwa uang senilai Rp 1 Miliyar itu merupakan investasi yang dimasukkan Junaidi ke perusahaan miliknya.

Dokumentasi: Pada saat Wawancara

“Junaidi ini kan tambang di wilayah saya dan menginvestasikan uang, terus dia menambang, kan ada hasil, terus dia berhenti menambang, saya suruh dia jual dia tak mau jual karena kadarnya rendah,” kata Nursanti ditemui awak media di Kota Makassar, Sulsel, Rabu (10/1/2024) siang.

Dalam proses bisnis penambangan nikel itu kata Nursanti, mengalami kendala hingga pada akhirnya Junaidi pun meminta pertanggungjawaban Nursanti.

“Tapi bentuk terakhirnya, dia (Junaidi) meminta ke saya ganti rugi bahwa saya yang harus tanggung semua ini dengan perjanjian itu. Saya bilang ok, tapi butuh waktu karena kita harus jual dulu ini hasil (tambang) termasuk nikel,” bebernya.

Nursanti pun membantah keras soal tudingan dirinya melakukan penipuan. Dia mengungkapkan, perjanjian yang dilakukannya oleh Junaidi hanya sebatas kerja sama dalam bentuk investasi bukan utang piutang.

Dokumantasi : Wawacara Langsung

“Saya tidak terima bahwa seorang caleg Nasdem, apalagi partai saya dibawa-bawa bilang saya penipu, saya bukan penipu. Saya menambang dan kerjasama dengan Junaidi,” ungkapnya.

Nursanti Sebut Ada Itikad Baik, Dalam proses bisnis tambang yang mengalami kendala, bukan hanya Junaidi yang merasakan kerugian, Nursanti pun juga.

Dia juga bilang, sudah melakukan beberapa langkah untuk menempuh itikad baik dengan berupaya menggantikan kerugian investasi Junaidi.

“Kami berniat untuk menyelesaikan semua kerugiannya Junaidi tapi harus sabar, karena posisinya di sana, nikel yang kita produksi dari uang Junaidi masih ada (belum terjual),” bebernya.

Junaidi Disebut Palsukan Dokumen Caleg DPRD Sinjai ini juga mengungkapkan sejumlah kejanggalan yang dirasakannya. Termasuk dokumen surat peminjaman sementara yang diduga di palsukan oleh Junaidi.

“Ada itu (dokumen) sebagai pinjaman sementara. Junaidi mengatakan itu tanda tangan saya, tapi itu bukan tanda tangan saya, saya tidak pernah bertanda tangan pernyataan itu,” jelasnya.

Nursanti juga menjelaskan soal jaminan dua kendaraan mewah yang dijanjikannya ke Junaidi jika tidak mampu membayar uang senilai Rp 1 Miliyar.

“Awalnya kan kerjasama, bahasanya kerjasama. Saya bilang pak kenapa ada mobil di cantumkan sebagai jaminan? dia (Junaidi) bilang formalitas saja, dia bilang untuk memperlihatkan istrinya saja,” kata Nursanti.

Untuk saat ini, Nursanti juga bakal berencana bakal melakukan upaya hukum terkait dugaan pencemaran nama baik atas kasus yang dialaminya.

“Langkah selanjutnya, saya akan melapor balik termasuk pencemaran nama baik dan akan saya tindak lanjuti juga tanda tangan saya bahwa itu tidak benar tanda tangan saya. Pemalsuan dokumen,” tandasnya

Lp : Kareng Sijaya

Gerakan Pembangunan Tani Muda Indonesia (GTMI) Sejak 2020 Punya Misi Memanfaatkan Lahan Yang Tidak Produktif Menjadi Produktif

Gerakan Pembangunan Tani Muda Indonesia (GTMI) Sejak 2020 Punya Misi Memanfaatkan Lahan Yang Tidak Produktif Menjadi Produktif

Gerbang Timur News JENEPONTO- Memanfaatkan tanaman yang sesuai kondisi tanah dan lingkungan yang ada di daerah masing-masing, terlepas dari itu Gerakan Pembangunan Tani Muda Indonesia (GTMI), ingin pula menggarap di sektor peternakan dan perikanan dengan kolaborasi para pemuda dengan cara-cara moderen, Minggu (07/01/24).

Gerakan Pembangunan Tani Muda Indonesia yang kemudian di singkat(GTMI), punya misi membangkitkan semangat pemuda agar kembali punya minat di sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

Dimana pemuda hari ini kurang memanfaatkan SDM-nya dengan SDA yang ada karena pemuda menganggap dan punya angan-angan bahwa pekerjaan yang keren itu adalah berkantor dengan menggunakan seragam rapih. Terlepas dari itu hingga banyak pemuda malas bertani karena sulitnya mendongkrak harga dan minimnya market yang dapat menampung hasil mereka dengan harga sesuai harapan, belum lagi dikarenakan pemuda saat ini gengsi bila harus bermain lumpur setiap saat.

Baca berita: https://gerbangtimurnews.com/beredar-video-saipul-jamil-saat-di-ringkus-polisi-dijalur-busway/

GTMI punya desain paling tidak memanfaatkan beberapa mitra sesama kelompok tani, peternakan, perikanan dan kelautan serta Kelompo Usaha Bersama(KUBE) .

“Selain daripada itu, saat ini pemuda harus mampu memanfaatkan tekhnologi sehingga ia tidak menghabiskan waktunya di perkebunan dan peternakan, contoh kecil dengan memaafkan tekhnologi dan Sumber daya Manusia(SDM) dengan mengarit rumput ternak selama 2 hari lalu dipermentasi untuk pakan selama 5 hari, sehingga pemuda punya waktu beberapa hari bersantai dan berdiskusi sesama pemuda lainnya,” ucap Salam

Sebagian besar pemuda yang lahir dari petani, peternakan hingga lanjut studi pendidikan dasar hingga ke perguruan tinggi tidak lepas dari hasil itu.

“Namun saat selesai menempuh pendidikan ia pun gengsi kembali ke dunia itu, seharusnya pemuda yang berhasil menyelesaikan pendidikannya ia kembali ke kampung halaman membawa semangat dan misi yang berbeda dalam menangani pertanian, peternakan dan perikanan dengan cara yang berbeda yang kemudian kita kenal petani millenial,”

Baca berita : 

Dengan hadirnya Penjabat Bupati Jeneponto senada dengan keinginan Gerakan Pembangunan Tani Muda Indonesia, begitupun Penjabat Gubernur(Sul-Sel) yang menginginkan Jeneponto itu punya potensi menjadi lahan pertanian yang keren bila mampu menyesuaikan tanaman dan ditopan dengan Sumber Daya Manusia(SDM), Minggu (07/01/24).

Kami di Gerakan Pembangunan Tani Muda Indonesia(GTMI) akhir-akhir ini punya gaya tersendiri dalam mengkritisi pemerintah, bukan dengan hanya turun di lapangan aksi ataupun mengkritik lewat media melainkan kami mengkritik dengan cara melakukan sebuah karya yang tidak dilakukan pemerintah sebagai bukti bahwa sumber daya manusi khususnya di kalangan pemuda di Kabupaten jeneponto ini masih ada, tinggal pemerintah bagaimana dapat mengapresiasi pemuda yang punya keinginan di bidang yang kami lakukan,” tutup Salam.

Lp : Raja

Sejumlah Pelaku Usaha NRL Kosmetik Di Kabupaten Jeneponto Kuat Dugaan Tidak Memiliki Legalitas NIB dan KBLI.

GerbangTimurNews I JENEPONTO-Distributor prodak NRL Kosmetik di jeneponto, kuat dugaan tidak memiliki legal standing dalam hal ijin usaha. Selasa 26 Desember 2023.

Berdasarkan pada Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan UU Nomor 11 Tahun 2020. PP ini mengatur mengenai Perizinan Berusaha berdasarkan tingkat Risiko kegiatan usaha.

Saat di komfirmasi lewat Via Whatsap Bagi pelaku usaha “Sudah legal Pak, semua yang saya jual sudah BPOM pak” ucap pelaku usaha NRL Inisial H, Via whatsap.

Udang-udang sudah jelas mengatur dalam hal yang wajib bagi pelaku usaha bersis resiko memiliki Nomor Induk Berusaha ( NIB ) sehingga tertuang dalam KBLI prodak yang di perjual belikan jelas tempat dan nama brand, sesuai Peraturan Badan POM Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga, perizinannya diterbitkan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota.

“Saya jual brand NRL, yang saya jual produk- produk BPOM, saya tidak punya Toko tapi saya punya isin usaha pak,” ucap Ibu Selaku distributor NRL inisial H” Lewat pesan Via Whatsap.

Sekaitan dari pembahasan oleh awak media Gerbang Timur News lewat pesan via whatsap mempertanyakan Bukti izin usaha namun pelaku usaha bertanya Balik terkait apa yang di Maksud dengan KBLI.

Kalau KBLI yang bagaimana itu, karna banyak kertas saya liat waktu saya mengurus” ucap H selaku distributor NRL, di Kabupaten Jeneponto.

Namun kesimpulan yang diambil oleh awak media Gerbang Timur News kuat dugaan pelaku usaha NRL “Inisial H” tidak memiliki ijin, pada saat di komfirmasi lewat via whatsap,
Sabtu 06 Januari 2024.

Hasil Klarifikasi Dugaan Proyek Jaringan Pipa Saluran Air Bersih Desa Gunung Silanu

www.GerbangTimurNews.com JENEPONTO-Proyek tersebut di bangun pada tahun 2022 lalu oleh Kades Gunung Silanu Nasrullah., Spd dengan anggaran Dana Desa (DD) sebesar Rp 60 juta rupiah.

Menurut Informasi Ketua LP-KPK Jeneponto, Mappasomba bahwasanya sekaitan dengan adanya Dugaan Proyek Jaringan pipa saluran air bersih di Desa Gunung Silanu, sudah melaporkan Kepala Desa di Kejaksaan Negeri Jeneponto, yang di himpun oleh awak media Gerbang Timur News. Rabu 03 Januari 2024.

Dokumentasi: Wawacara Langsung di rumah kediaman kepala desa gunung silanu

“Kami pernah di surati oleh LSM ini tapi kami selaku pemerintah Desa ragu dengan suratnya karna surat ini surat panggilan,”ucap Nasrullah

Tanggapan tersebut saat Awak Media Gerbang Timur News, wawancara langsung di rumah kediaman Kepala Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala,Kabupaten Jeneponto, Rabu (03/01/24).

“Lsm ini tidak berhak memanggil seorang Kepala Desa karna Biasanya kalau surat panggilan itu dari Kepolisian, Kejaksaan dan Inspektorat,’ ucap Nasrullah.

Kepala Desa Gunung Silanu mengaku pernah di surati oleh lembaga LP-KPK JENEPONTO perihal surat panggilan/Kalrifikasi Penting. Namun Kepala Desa Gunung Silanu ragu dengan surat panggilan tersebut.

“Selama saya di surati ini tidak pernah ketemu apakah itu ketuanya atau apa yang jelas saya tidak pernah ketemu untuk klarifikasi perpian tersebut, saya akui pernah di surati tapi saya ragukan suratnya.” Tegas Nasrullah Kepala Desa Gunung Silanu.

Penyampaian Nasrullah., Spd. Kepala Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala, saat di temui langsung oleh Awak media Gerbang Timur News di rumah kediaman pukul 17: 20, Rabu 03 Januari 2024.

Lp: Raja

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.