Terima Jajaran KCC Glass Corporation Korea, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Peningkatan Bisnis Pasir Silika Tanah Air

GTN l JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menuturkan selain tambang batubara dan nikel, Indonesia juga memiliki potensi besar berupa pasir silika yang menjadi bahan baku utama dalam industri pembuatan kaca. Data Kementerian ESDM di tahun 2021, Indonesia memiliki potensi sumber daya pasir silika yang besar, mencapai 25 miliar ton dengan jumlah cadangan mencapai 330 juta ton. Tersebar di berbagai daerah seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Sumatra Barat dan Kepulauan Riau.

“KCC Glass Corporation, salah satu perusahaan kaca terbesar asal Korea Selatan, telah berinvestasi membangun pabrik kaca di Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah. Diproyeksi menjadi produsen kaca gelas yang memiliki line produksi terbesar di Asia Tenggara. Dibangun di atas lahan mencapai 50 hektare, dengan total investasi mencapai Rp 5 triliun, serta produksi mencapai 438 ton kaca per tahun. Menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 1.200 orang, memberikan kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya,” ujar Bamsoet usai menerima jajaran KCC Glass Corporation, di Jakarta, Selasa (31/10/23).

Turut hadir antara lain, Vice President Chief of Glass Business KCC Glass Corporation John O. Byun, General Manager Corporate Planning and Coordination KCC Glass Corporation Albert Park, Direktur Utama PT KCC Glass Indonesoa Wonjoo Park, General Affairs PT KCC Glass Indonesia Wonje Im.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, industri kaca lembaran nasional dimulai dengan produksi dan penjualan pada tahun 1976. Kemudian berkembang hingga saat ini dengan kapasitas produksi mencapai 1,35 juta ton/tahun untuk memenuhi permintaan dalam negeri sebanyak 800 ribu ton/tahun.

“Permintaan dalam negeri tersebut berpotensi akan berlipat ganda hingga dua kali lipat. Sejalan dengan berkembangnya permintaan pasar, di antaranya kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, cermin kaca lembaran dan kaca isolasi baik untuk produk showcase maupun bahan bangunan,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, industri kaca nasional dengan ditopang investasi dari luar negeri, juga bisa memenuhi permintaan global. Mengingat permintaan kaca di pasar global terus mengalami peningkatan.

“Menurut data Kementerian Perindustrian, permintaan kaca lembaran dunia tumbuh sekitar 6,6% per tahun. Pada 2018 saja, tercatat sebesar 10 miliar meter persegi atau senilai kurang lebih USD 102 miliar yang diperkirakan 50 persen permintaan dunia ada di wilayah Asia-Pasifik,” pungkas Bamsoet. (*)

Danny Pomanto Angkat Bicara Soal Kisruh Pasar Butung

GTN l MAKASSAR – Kisruh soal pasar butung antara pengelolah dengan pihak perusahaan daerah PD Pasar raya tidak kian berujung.

Ditengah kekisruhan itu Wali kota Makassar Moh Ramadhan Pomanto atau ‘Danny Pomanto’ angkat bicara.

Wali kota Makassar di periode itu mengatakan bahwa Pasar Butung merupakan aset milik pemerintah kota Makassar. Bahkan dikatakannya semua masyarakat mengetahui secara tertulis, secara daftar aset adalah milik pemerintah.

“Sejak kapan aset itu dipunya orang?” tanya Wali kota Makassar itu kepada awak media di kantor balai kota. Senin (30/10)

“Masyarakat ini tahu semua kok, secara tertulis, secara daftar aset, kita memiliki aset itu,” sambung Danny.

Secara tegas dikatakannya pemerintah kota Makassar akan mengambil alih pengelolaan Pasar Butung secara utuh.

“Jadi saya akan mengambil aset itu secara utuh,” tegas DP akronim dari Danny Pomanto.

Alasan Danny apabila dibiarkan berlarut-larut maka Pemkot Makassar bisa dianggap melakukan pembiaran.

“Jadi saya akan mengambil aset itu secara utuh karena kalau tidak itu namanya pembiaran,” terangnya.

Sementara Dia (Danny Pomanto) menyoroti KSU Bina Duta yang masih bertahan dan melakukan perlawanan.

Wali kota Makassar itu menilai pihak KSU Bina Duta masih bertahan dan melakukan bentuk perlawanan maka pemerintah kota akan melaporkan hal ke Kepolisian karena itu terkait dengan bentuk penyerobotan tanah milik negara.

“Itu bukan perlawanan, kalau itu bisa kita kategorikan penyerobotan, dan itu bisa kita laporkan juga,” tegas Danny kembali. (**)

Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Gas Elpiji, Sekda Takalar Turut Hadir Mewakili PJ. Bupati Takalar

GTN l Takalar – Pj. Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad, M. Dev Plg diwakili Sekretaris Daerah Kab. Takalar H. Muh. Hasbi, S.STP., MAP. menghadiri pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Gas Elpiji 3 KG yang dilaksanakan di Pelataran Kantor Desa Pannyakalang Kec. Marbo.

Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Gas Elpiji merupakan kegiatan yang keempat kalinya dilaksanakan pada 4 Kecamatan yang berbeda.

Masyarakat Kec. Mangarabombang membludak dan membanjiri lokasi Kegiatan ini serta sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Pelaksanaan Kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Gas Elpiji 3 KG sangat direspon oleh segenap masyarakat Takalar dan berharap agar kegiatan ini rutin dilaksanakan.

Pada kesempatan tersebut Pj. Bupati Takalar melalui Sekretaris Daerah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-sebesarnya kepada Forkopimda, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan para Camat, terkhusus untuk mitra Pemda Takalar yaitu PT. pertamina Regional Sulawesi, Pimpinan Perum Bulog Makassar, Agen Gas Elpiji 3 kg , PT Midi Utama Indonesia, PT Sumber Alfaria Trijaya, dan PT. Imdomarco atas kerjasamanya dan ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Semoga masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga penanganan inflasi dapat dicegah” Tutup H. Hasbi.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kab. Takalar, Camat Mangarabombang dan Kepala Desa Pannyakalang Kec. Marbo turut membersamai kegiatan tersebut. (Hms/kt)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.