Mobil Bodong Diduga Banyak Beredar Di Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat

GerbangTimurNews.com I PAPUA BARAT – Dugaan peredaran mobil gelap alias bodong di Kabupaten Kaimana, seakan ada pembiaran dari tubuh Aparat Penegak Hukum, tidak ada tindakan tegas dari Polres setempat, Rabu 24 Januari 2024.

Hal itu dikonfirmasi Kuasa Hukum mitra Leasing PT Bayu Saputra Perkasa (BSP), Wawan Nur Rewa, SH.,(c)MH, agar pengguna kendaraan yang tidak memiliki bukti kepemilikan alias kena tipu dari seorang perempuan parubaya inisial Hj JM agar menyerahkan kepada pembiayaan jika tidak ingin berurusan panjang.

Menurut Wawan sapaan akrabnya yang berlatar belakang aktivis HMI, Rabu, (24/1/24) siang, via seluler, jika kondisi di lapangan sangat memprihatinkan lantaran pihak ke tiga membeli mobil tanpa surat kepemilikan alias dalam kredit macet pembiayaan, tidak koperatif.

“Pihak ketiga ini membeli mobil tanpa surat surat kepemilikan, kemudian mereka dengan sengaja menarik ulur mediasi agar seakan menghindar dari pihak leasing, status unitnya kredit macet beragam, ada yang nunggak hingga 33 bulan, mereka beralasan koperatif padahal ada motif lain, seperti sudah meneror dan terkesan mengancam,” tuturnya.

Wawan juga mengkritik kinerja Polres Kaimana lantaran muak lihat terduga pelaku yang ia laporkan masih bebas berkeliaran dan seakan kebal hukum.

“Bagaimana tidak muak, bayangkan saja, bukti transaksi, dan pernyataan jual beli di atas materai kami sudah serahkan kepada pihak kepolisian, barang bukti dan terduga pelaku ada di Kaimana, namun sampai hari ini, yang ada terduga pelaku berkeliaran dengan bebas,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Pengacara asal Kaimana Mahatir Rahayaan,S.H turut berkomentar, “oknum inisial HJ JM bukan hal baru di kaimana, pasalnya dirinya sering berhadapan dengan yang bersangkutan pada proses hukum beberapa waktu lalu, disitu Mahatir mengatahui bahwa yang bersangkutan sudah ada niat jahat untuk menipu semua pihak, mahatir menambahkan bahwa sedikit mengatahui, masyarakat yang membeli dari yang bersangkutan HJ JM tanpa adanya surat surat yang jelas,” lanjut disampaikan Mahatir.

HJ JM Juga selama ini merasa diri nya merasa kebal terhadap hukum, bukan hanya itu saja dugaan kuat adalah yang bersangkutan terafiliasi dengan adanya oknum masyarakat lainnya yang terlibat dalam membantu menjual kendaraan dari HJ JM kepada pihak masyarakat lainnnya. Oknum yang membantu tersebut bisa jadi merasa kebal hukum karena ada oknum Aparat yang mungkin membekapnya.

Sehingga Mahatir berharap kiranya pihak-pihak yang membeli kendaraan-kendaraan tersebut segera koperatif untuk menyerahkan mobil milik perusahan pembiyayaan dalam waktu dekat ini, kami juga berharap Polres Kaimana harus mampu bertindak tegas tanpa adanya pandang bulu terhadap pihak lain yang turut serta bersama HJ JM . Apabila jika kami mengatahui adanya oknum anggota yang berusaha melindungi yang bersangkutan, maka akan proses secara tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, karenna saat ini saya juga turut bekerjasama untuk membantu Kuasa Hukum mitra Leasing PT Bayu Saputra Perkasa (BSP), Kakanda Wawan Nur Rewa, SH.,(c)MH dalam menuntaskan kejahatan seperti ini di Kabupaten Kaimana.

Bahkan Mahatir juga saat ini merupakan Kuasa Hukum dari sala satu korban yang dilakukan oleh HJ JM telah menyerahkan satu unit mobil kendaraan tersebut kepada Pihak mitra Leasing PT Bayu Saputra Perkasa (BSP). Karena sudah jelas mobil tersebut secara hukum bukan kepemilikan kami sehingga penting untuk menyadari hal itu.

“Soal hubungan hukum antara klien kami dengan HJ JM, akan kami adukan secara pidana maupun perdata kepada HJ JM sebagai bentuk permintaan pertangungjawaban hukum,” tegas Mahatir.

Sekedar diketahui, pemberitaan di media sosial telah ramai jadi gunjingan atas peredaran mobil bodong Kaimana dan menjadi berita trend di google, hal itu berdasarkan laporan polisi nomor STPL/17/I/2024/SPKT III/RES KMN/POLDA PAPUA BARAT. Rabu 24 Januari 2024.
(*)

Jenazah Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe Akan Di Berangkatkan Ke Papua Pada Dini Hari.

Gerbangtimurnews.com I PAPUA – Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal dunia usai dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta dan Jenazah Lukas Enembe direncanakan akan diberangkatkan ke tanah Papua pada Kamis dinihari, pada 28Desember 2023,

Dari Bandara internasional Soekarno-Hatta. Hal ini disampaikan langsung oleh Kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona.
“Di Bandara Papua akan ada seremonial penyambutan jenazah”

Jenazah Mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe pasca tiba di bandara papua akan di sambut dengan penyambutan seremonial jenazah.

“Nanti sampai di sana, karena beliau adalah mantan gubernur yang sangat berjasa di Papua, sehingga mungkin ada acara protokoler seremoninya” ucap Petrus, pada selasa 26 Desember 2023.

Untuk saat ini Jenazah Lukas Enembe masih dilakukan proses ibadah penghiburan, lalu dilanjutkan besok pagi dengan upacara ibadah lainnya.

Malam hari esoknya sekitar pukul 19.00 WIB direncanakan jenazah sudah masuk ke kargo bandara Soetta dan akan terbang sekitar pukul 01.00 WIB.
“Tadi kami dapat informasi dari airline bukan jam 12 malam, tapi menjadi jam 01.00, subuh. Berarti hari Kamis pagi jam subuh, nanti bisa landing di Papua itu Jam 7:00 WIT,” jelasnya.

Petrus menyebut penyambutan jenazah Lukas Enembe saat ini tengah didiskusikan dengan kepala biro umum Provinsi Papua. Mengingat menurutnya, sosok Lukas yang telah berjasa selama memimpin tanah Papua.

Tambah petrus selaku kuasa hukum, Lukas Enembe mantan Gubernur Papua “Harus ada secara adat ya karena beliau orang yang sangat berjasa untuk Papua dan saya kira wajar diberi penghormatan” tandasnya pada selasa kemarin 26 Desember 2023.

(*)

JURAN PAHABOL, Staf Khusus Presiden Negara Federal Republik Papua Barat, Berpulang Ke Rahmatullah.

GerbangTimurNews.com I TAKALAR – Letjen Polisi Nasional Papua Barat (PNPB) Juran Pahabol, menghembuskan nafasnya yang terakhir pada hari kamis, 21 Desember 2023 pada pukul 08:10 Wit. di Lapas Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan.

Informasi yang disampaikan langsung oleh rekan kerjanya menyebutkan bahwa Juran Pahabol mengalami sakit lebih satu minggu dan di rawat oleh 5 Orang Dokter Ahli, namun sayangnya penyakit yang di derita tidak dapat disembuhkan dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir kali pada pagi tadi “Ungkapnya via telpon dari Lapas Takalar” Kamis 21 Desember 2023.

“Ia pun menambahkan bahwa selama kami (3 orang staf presiden red) di tahan di Lapas Takalar untuk menjalani hukuman penjara selama 3 Tahun, Ka Lapas Takalar Pak Agus Asmah sangat memperlakukan kami dengan baik, namun sayangnya pihak penegak hukum di Papua tidak bertanggung jawab dan melimpahkan tanggung jawab itu ke Lapas Takalar”

Kepala Lapas Takalar saat dihubungi via telpon seluler, menyatakan“turut berduka atas meninggalnya pak Pahabol”

Pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memperlakukan 3 Staf Presiden NFRPB dengan baik, karena mereka adalah Pejabat negara. Ia menyatakan bahwa pihaknya management Lapas Takalar, “Kami akan mengurus dan mengkremasi Jenazah Pak Juran Pahabol dan akan diberangkatkan kembali ke Papua pada hari ini juga” ucapnya. Kamis 21 desember 2023.

Selain itu, Presiden NFRPB, Forkorus Yaboisembut,Spd Menyatakan penyesalannya yang sebesar besarkan kepada Pemerintah Indonesia atas kejadian ini dan memintah Pemerintah Indonesia lewat Ka Lapas Takalar bertanggung jawab untuk mengurusi kepulangan Lejden Juran Pahabol ke Jayapura dan kedua staf khususnya harus di ikutsertakan dalam mengantarkan Jenazah Ledjen Juran Pahabol.

“Saya presiden NFRPB mengucapkan banyak terima kasih kepada Ka Lapas Takalar, dan mendesak pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk memfasilitasi Perundingan antara NKRI dan NFRPB untuk menyelesaikan masalah Papua secara konprehensif dan tuntas”

Senada dengan itu, staf khusus Presiden NFRPB bidang kemitraan, Abraham Goram Gaman sangat menyesali dengan meninggalnya Ledjen Juran Pahabol di Lapas Takalar, ia menuturkan.

jika di tinjau dari aspek hukum dan politik, HAM serta kemanusiaan, maka benar benar ada kekeliruan dan kesalahan yang dilakukan oleh pihak berwenang”

Sejak penangkapan 3 Staf khusus Presiden NFRPB masing -masing Ledjen Pol Marthen Samonsabra, Elias Wetipo dan Juran Pahabol sedang menjalankan tugas mereka ke Kota Sorong atas perintah Presiden NFRPB pada 16 September 2022 lalu.

“Karena sesungguhnya 3 Staf Khusus Presiden NFRPB itu tidak melakukan Pelanggaran hukum sama sekali, 100% Tidak”.

Namun mereka di tahan setelah ketiganya telah kembali ke Jayapura dengan aman pada tanggal 20 September 2022, dan pada 21 September.2022 barulah mereka di tangkap di kediaman masing- masing dan di penjarakan.

Selaku staf khusus Presiden NFRPB bidang Kemitraan akan melayangka, Surat pemberitahuan kepada Kepolisian.

“saya telah melayangkan surat pemberitahuan secara resmi kepada pihak Kepolisian Resort Kota Sorong untuk meminta dihadiri oleh pihak kepolisian”

Presiden NFRPB, telah layankan surat untuk memintah membebabaskan mereka, namun hingga kini Ledjen Juran Pahabol telah berpulang Kerahmatullah.

saya benar benar merasa berduka dan berharap agar Pemerintah Indonesia segera membebaskan tahanan Politik tanpa syarat, terutama Pak Marthen dan Pak Wetipo yang masih ditahan di Lapas Takalar” 

Pemerintah Indonesia sudah harus membuka ruang perundingan damai untuk Peralihan Kekuasaan dari NKRI kepada NFRPB agar tidak ada lagi korban Politik diantara HAK dan Kewajiban dua Negara Bangsa ini NKRI dan NFRPB, Kamis 21 Desember 2023.

Ledjen PNPB, Staf Khusus Presiden NFRPB sesegera mungkin menyelesaikan konflik Politik Identitas berkepanjangan di Papua selama 60 Tahun ini dengan arif dan bijaksana.
“Sedih kehilangan Ledjen PNPB Juran Pahabol, sosok yang sangat ramah, sangat baik dan penuh humoris ini dalam memperjuangkan Hak orang Papua untuk bernegara dan berpemerintahan sendiri’

Staf khusus NFRPB turut mengucapkan bela Sungkawa secara mendalam kepada keluarga yang di tinggal Ledjen PNPB, Juran Pahabol.
“Tuhan yang maha Kuasa memberi Penghiburan dan Penguatan. Biarlah arwanya menceritakan kelalim dan kesaliman yang terjadi diantara Hak dan Kewajiban negara NKRI dan NFRPB kepada Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Adil”
ucap “Kakak Bram staf khusus NFRPB.
Kamis 21 Desember 2023.

Lp : Lukman.

Pos Satgas Yonif 133/YS Di Serang peluru Satu Orang Personel Kenna Tembakan, Diduga Kelompok OPM Kodap IV Sorong Raya Wilayah Maybrat.

Gerbang Timur I PAPUA- Aksi penyerangan terhadap Satgas Yonif 133/YS oleh Pok M/TPNPB- OPM IV, Sorong Raya Wilayah Maybrat Provinsi Papua Barat Daya, Jumat 15 Desember 2023.

Penembakan terjadi pada puku 10.40 Wita, di Pos Satgas 133/YS, jln. Kampung Sorry Distrik Aifat Selatan Kab Maybrat Provinsi Papu Barat Daya, di duga kelompok Zet Fatem ( Komanda Bataylion Buaya ) dengan lima kali tembakan dari arah jam 1 depan pos Satgas 133/YS. Yang mengakibatkan Satu orang porsonel kenal peluru yakni An. Pratu Yuda Bagas Kara.

Dokumentasi : Halaman Pos Satgas Yonif 133/YS.

Pratu Yuda Bagas Kara. Terkena tembakan di bagian bahu atas sebelah kiri saat ini korban dalam kondisi sadar dan sudah dievakuasi ke RS Teminabuan Sorong Selatan. Adapun arah gangguan tembakan datang tiba-tiba dari arah pukul 13.00 di perkirakan denga. Jarak kurang lebih 70 M dari ketinggian di depan pos Ayata Satgas Yonif 133/YS.

Sementara Cuaca cerah dan panas namun sinyal internet dan seluler di Kampung Sorry Distrik Aifat Selatan, terkadang tidak baim dan bahkan tidak ada sinyal sama sekali, Jumat 15 Desember 2023.

Lp : Lukman

Pos Satgas Yonif 133/YS Di Serang peluru Satu Orang Personel Kenna Tembakan, Diduga Kelompok OPM Kodap IV Sorong Raya Wilayah Maybrat.

Gerbang Timur I PAPUA– Aksi penyerangan terhadap Satgas Yonif 133/YS oleh Pok M/TPNPB- OPM IV, Sorong Raya Wilayah Maybrat Provinsi Papua Barat Daya, Jumat 15 Desember 2023.

Penembakan terjadi pada puku 10.40 Wita, di Pos Satgas 133/YS, jln. Kampung Sorry Distrik Aifat Selatan Kab Maybrat Provinsi Papu Barat Daya, di duga kelompok Zet Fatem ( Komanda Bataylion Buaya ) dengan lima kali tembakan dari arah jam 1 depan pos Satgas 133/YS. Yang mengakibatkan Satu orang porsonel kenal peluru yakni An. Pratu Yuda Bagas Kara. Jumat 15 Desember 2023.

Dokumentasi : Halaman Pos Satgas Yonif 133/YS.

Pratu Yuda Bagas Kara. Terkena tembakan di bagian bahu atas sebelah kiri saat ini korban dalam kondisi sadar dan sudah dievakuasi ke RS Teminabuan Sorong Selatan. Adapun arah gangguan tembakan datang tiba-tiba dari arah pukul 13.00 di perkirakan denga. Jarak kurang lebih 70 M dari ketinggian di depan pos Ayata Satgas Yonif 133/YS.

Sementara Cuaca cerah dan panas namun sinyal internet dan seluler di Kampung Sorry Distrik Aifat Selatan, terkadang tidak baim dan bahkan tidak ada sinyal sama sekali. Jumat 15 Desember 2025.

Lp : Lukman.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.