Semarak Jalan Santai Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Kaltim Resmikan SPPG dan Tutup Turnamen Bola Kapolda Cup 2025

Balikpapan || GTN  – Dalam rangka puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan jalan santai yang berlangsung meriah di Lapangan M. Jasin, Mako Sat Brimob Polda Kaltim, Kawasan Stal Kuda, Balikpapan, Sabtu (05/07/25). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., didampingi Wakapolda, para Pejabat Utama Polda Kaltim, Gubernur Kalimantan Timur, Pangdam VI/Mulawarman, Forkopimda Provinsi Kaltim, pengurus Bhayangkari Daerah Kaltim, serta seluruh keluarga besar Polda Kaltim.

Acara diawali dengan senam aerobik bersama, diikuti pelepasan peserta jalan santai yang berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Momentum ini menjadi sarana mempererat kebersamaan seluruh unsur Polda Kaltim beserta mitra dan keluarga.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Kaltim secara simbolis meresmikan unit SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Polda Kaltim sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional pemenuhan gizi generasi muda. Program ini menargetkan 3.227 pelajar tingkat TK, SD, dan SMP di Kota Balikpapan sebagai penerima manfaat.

“SPPG adalah bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program Pemerintah Republik Indonesia untuk menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas. Ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata kami kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol Endar Priantoro dalam sambutannya.

Selain jalan santai, acara juga diramaikan dengan pertandingan final Turnamen Sepak Bola Kapolda Cup 2025 untuk kelompok usia dini yang mempertemukan talenta muda terbaik dari Kalimantan Timur. Pada kategori usia 8 tahun, Tim SSB Telkom berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul oleh Bintang Timur di posisi kedua. Sementara itu, pada kategori usia 10 tahun, tim KU Kayu tampil sebagai juara pertama mengungguli tim Pinisi yang menempati posisi runner-up. Di kategori usia 12 tahun, KU Kayu kembali menorehkan prestasi sebagai juara pertama, sementara tim Bebanir harus puas di posisi kedua.

Kapolda Kaltim menyampaikan bahwa pengembangan dunia olahraga, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja, akan terus menjadi perhatian Polda Kaltim.

“Kami berkomitmen untuk melakukan pembinaan secara berkelanjutan terhadap cabang olahraga seperti sepak bola, bulu tangkis, dan judo,” tegasnya.

Kegiatan juga diisi dengan berbagai games menarik untuk keluarga besar Polda Kaltim, pembagian doorprize dengan hadiah utama 3 unit sepeda motor matic dan 3 paket umroh, serta penampilan hiburan dari Vokal Grup Kemala Etam Bhayangkari Daerah Kaltim, Sakunta Band dari Sat Brimob, dan artis-artis nasional seperti Selfi KDI, Jose Idol, dan Ndarboy Genk yang semakin menambah semarak suasana.

Dalam sambutannya, Kapolda juga mengapresiasi dukungan dari Gubernur Kalimantan Timur terhadap program-program Polri, termasuk rencana pembangunan sekolah di Kab.Kutai Kartanegara.

“Polri bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tapi juga berkewajiban mendukung kelanjutan program strategis pemerintah, termasuk di bidang pendidikan,” ucap Kapolda.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-73, yang telah menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pendidikan di wilayah Kalimantan Timur.

Dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan Kaltim yang lebih aman, sehat, dan maju.

 

Humas Polda Kaltim

Jumat Berkah, Sat Brimob Polda Kaltim Berbagi Sembako untuk Masyarakat yang Membutuhkan

GTN | Balikpapan – Dalam semangat berbagi dan menebar kebaikan, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur kembali melaksanakan kegiatan sosial bertajuk Jumat Peduli, pada Jumat (04/07/25), dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan di kawasan Jalan Mulawarman RT.28, Kel.Sepinggan Raya, Kota Balikpapan.

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Brimob untuk hadir secara aktif dalam kehidupan masyarakat.

“Kami tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga. Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai aparat negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kegiatan Jumat Peduli seperti ini penting untuk menjaga hubungan emosional dan kepercayaan antara aparat dan masyarakat. Meski bantuan yang diberikan tidak besar.

“Kami berharap dapat membawa manfaat dan semangat bagi keluarga penerima. Kegiatan seperti ini akan terus kami jalankan secara berkelanjutan di berbagai wilayah”, tandasnya.

Humas Polda Kaltim

Polda Kaltim Gelar Sidang Akhir Seleksi Terpadu Penerimaan Taruna/I Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri TA 2025

GTN | Balikpapan – Polda Kalimantan Timur melaksanakan Sidang Akhir Tingkat Panda dalam rangka Seleksi Penerimaan Terpadu Taruna/I Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Gedung Kesenian Balikpapan pada Selasa malam (2/7/2025) pukul 20.00 Wita hingga selesai.

Kegiatan ini dipimpin oleh Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Irvan Prawira Satyaputra, S.I.K., M.Si. selaku Ketua Pelaksana dan dihadiri oleh para pejabat utama yang tergabung dalam tim pelaksana dan pengawas, di antaranya Irwasda Polda Kaltim selaku Katim Pengawas, Kabiddokkes, Kabidkum, Kabid TIK, Dansat Brimob, Kabid Propam, Kasetum, Kabag Dalpers, para Kabag SDM jajaran, serta pengawas internal dan eksternal.

Rangkaian kegiatan sidang meliputi apel pengecekan peserta, pembukaan oleh MC, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, perangkingan peserta, pengumuman hasil seleksi, menyanyikan Lagu Bagimu Negeri, serta konseling bagi peserta yang lulus tidak terpilih.

Seluruh rangkaian berjalan tertib dan lancar. Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk menjalankan rekrutmen Polri secara Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) demi melahirkan calon anggota Polri yang profesional dan berintegritas.

Humas Polda Kaltim

Semangat Kebhinekaan dan Profesionalisme Polri, Polda Kaltim Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-79

Balikpapan || GTN  – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar upacara peringatan yang berlangsung khidmat di Lapangan Mapolda Kaltim, Selasa (1/7/2025).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen. Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, yang mencerminkan komitmen institusi Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat.

Hadir dalam upacara tersebut sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Wakil Gubernur Kaltim, Pangdam VI/Mulawarman, Forkopimda Kaltim, Kepala Otorita IKN, serta Wakapolda Kaltim, turut memberikan dukungan dalam momentum bersejarah bagi Korps Bhayangkara ini.

Mengawali amanatnya, Kapolda ucapkan selamat Hari bhayangkara ke- 79 kepada seluruh personel Polda Kaltim, di manapun bertugas.

Semoga di usia 79 tahun pengabdian ini, kita dapat terus optimal dalam menjamin sitkamtibmas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat bumi etam-kaltim yang kita cintai ini.

Pada peringatan Hari Bhayangkara Tahun ini, mengambil tema “Polri Untuk Masyarakat”. Tema yang diangkat tentunya bukan sekedar slogan semata, namun juga telah menjadi program Polri, yang terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kehadiran Polri di tengah Masyarakat, menjaga transparansi dan profesionalisme serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke- 79 ini, saya tekankan kepada seluruh personel Polda Kaltim dan polres/ta jajaran, untuk pegang teguh komitmen dan pengabdian sebagai penjaga pancasila dan NKRI, senantiasa jaga kehormatan institusi, serta tanamkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

Terus tingkatkan kinerja dalam mengamankan pembangunan ikn, serta upaya untuk mendukung program pemerintah, terutama terkait ketahanan pangan dan makan bergizi gratis, serta terus optimalkan pengungkapan tindak pidana narkoba, penyelundupan, tppo, judol, premanisme, lanjut Kapolda.

Jaga kekompakan dan solidaritas, serta bangun sinergi dan kolaborasi dengan rekanrekan tni dan seluruh pihak, hingga kesatuan terbawah, dalam menjaga situasi kamtibmas di Kalimantan Timur, tutup Irjen. Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H.

Kapolda memberikan Bintang kehormatan nararya kepada tiga personel Polda Kaltim diantara nya Kanit IV Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kaltim Kompol Suwiji,S.H, PS. Kasubbagrenmin Ditresnarkoba Polda Kaltim AKP Sudi Tri Purnomo, Bamin Si Sandi Dit Intelkam Polda Kaltim BRIPKA Yunus Ariyanto.

Bintang kehormatan Bhayangkara Nararya ini diberikan sebagai tanda penghormatan atas jasa-jasa ketiga personel Polri dalam menjalankan tugas di Kepolisian

Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan pertunjukan Tari Nusantara dan Drama Kolosal bertema kebhinekaan, yang menggambarkan kekayaan budaya serta persatuan dalam keberagaman.

Tak hanya itu, ditampilkan pula simulasi Operasi Penyelamatan Sandera yang dilakukan oleh personel Brimob Polda Kaltim sebagai bentuk demonstrasi kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi situasi darurat dan ancaman nyata di lapangan.

 

Humas Polda Kaltim

Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Ditpolairud Polda Kaltim Bersama Warga Gelar Aksi Bersih Pesisir di Pantai Segara Balikpapan

Balikpapan || GTN – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Direktorat Polairud Polda Kaltim melalui personel Binmas Air melaksanakan kegiatan kerja bakti dan gotong royong membersihkan sampah pesisir di Pantai Segara, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, pada Minggu (29/6/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 Wita ini dipimpin oleh personel Binmas Air, Bripka Taufik Ismail dan Bripka Purwanto, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, antara lain Lurah Klandasan Ilir, Ketua RT 28 dan RT 59, warga Asrama Segara, personel Satpolair Resta Balikpapan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Relawan Garuda, Orari Millenial, dan Yayasan Skema Balikpapan.

Selain kerja bakti, personel juga melaksanakan patroli dialogis pesisir, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan cuaca di wilayah pesisir, serta menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian laut.

Kegiatan ini berhasil meningkatkan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan pesisir, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya mencegah pencemaran laut dan potensi kecelakaan perairan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-79.

 

(Hpk/Rgt)

Total 68 Paket Berisi Handphone dan Smartwatch Dicuri, Tiga Karyawan Kargo Bandara Hasanuddin Ditangkap

Makassar || GTN – Tiga karyawan sebuah perusahaan logistik di Terminal Kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, diciduk Kepolisian Resor (Polres) Maros setelah terbukti mencuri 68 paket barang elektronik milik pelanggan e-commerce.

Ketiganya adalah AD (40), AL (45), dan AR (28) staf operasional dan logistik di PT LJL, perusahaan jasa logistik yang beroperasi di gudang kargo bandara.

“Pekerjaan mereka ini yang menangani langsung proses bongkar muat barang di gudang kargo bandara,” ungkap Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, Rabu (18/6).

Douglas menjelaskan modus operandi ketiga pelaku adalah dengan membuka karung berisi kiriman paket berisi barang elektronik seperti handphone dan smartwatch, lalu menyelipkan barang curian ke dalam pakaian kerja mereka.

“Kasus ini terungkap berawal setelah PT LJL menerima komplain dari sejumlah pelanggan yang tak menerima barang kirimannya,” jelasnya.

Setelah menerima keluhan, PT LJL melakukan investigasi internal dan memeriksa rekaman CCTV di area gudang.

“Dari pengecekan CCTV dan juga hasil rekaman komunikasi antar karyawan, didapati bukti yang mengarah kepada tiga terduga pelaku yang merupakan karyawannya sendiri,” tambah Douglas.

Kerugian Capai Rp208 Juta

Polisi mengungkap pencurian ini berlangsung sejak April hingga Mei 2025, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp208 juta. Barang curian dijual oleh para pelaku lewat marketplace media sosial dan konter handphone.

“Selain itu, 62 unit handphone lainnya ditemukan di dua counter tempat barang hasil curian dijual,” katanya.

Dalam penggeledahan, polisi menyita empat unit handphone dan satu smartwatch dari tangan pelaku, serta puluhan unit lainnya dari lokasi penjualan.

Ketiga pelaku kini ditahan dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

 

(Rgt)

 

Maraknya Pengedar Rokok Ilegal di Wilayah Kota Balikpapan APH di Minta Lebih Tegas Memberantas Rokok Ilegal

Balikpapan,GTN.Com – Peredaran rokok murah yang diduga ilegal semakin merajalela di wilayah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Rokok-rokok ini dijual bebas di hampir seluruh warung kelontong dan toko grosir, khususnya di kawasan Balikpapan Timur dan Balikpapan Utara. Keberadaan rokok dengan harga jauh di bawah pasar ini mengundang sorotan masyarakat yang mempertanyakan keabsahan cukai dan lemahnya pengawasan pihak berwenang.

Pantauan awak media di lapangan pada Sabtu, (14/6/2025), menunjukkan bahwa rokok murah dari berbagai merek seperti Plus Bold, Done, Garet, Trek, Djati, dan Cesa Bold mudah ditemui di toko-toko seperti yang berada di Jl. Mulawarman, Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur. Saat dikonfirmasi, salah satu pegawai toko hanya menunjukkan sampel rokok dan enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

Kemasan rokok-rokok murah ini tampak bercukai, namun tidak seperti pita cukai resmi. Beberapa di antaranya mencantumkan keterangan isi 12 batang, padahal saat dibuka berisi 20 batang. Hal ini menimbulkan dugaan kuat adanya manipulasi pita cukai dan pelanggaran terhadap aturan kepabeanan.

Masyarakat Balikpapan mengaku resah. Seorang warga di Balikpapan Timur menyebut bahwa maraknya rokok ilegal ini tidak lepas dari kemungkinan adanya keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH). “Kalau memang ini ilegal, kenapa bisa dijual bebas dan tidak ditindak? Jangan-jangan sudah dikondisikan oleh oknum,” ujarnya.

Peredaran rokok ilegal melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, di mana dalam Pasal 54 disebutkan bahwa setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai atau dilekati pita cukai palsu dapat dipidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun, serta denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Selain itu, praktik memanipulasi isi dan keterangan pada pita cukai juga melanggar Pasal 55 UU Cukai, yang mengatur sanksi pidana bagi pemalsuan atau penggunaan cukai yang tidak sesuai ketentuan. Kegiatan seperti ini juga berpotensi mengurangi pendapatan negara dari sektor cukai dan membahayakan konsumen karena tidak jelasnya standar produksi.

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya menyebut bahwa ada indikasi kuat rokok ilegal ini dibekingi oknum aparat, sehingga sulit ditindak meskipun bukti peredaran begitu nyata di lapangan.

Warga menyesalkan lemahnya penindakan dari pihak Bea Cukai yang dinilai tidak maksimal menjalankan tugas pengawasan.

“Masa kami masyarakat disalahkan terus, padahal ada petugas negara yang digaji untuk itu. Kalau aparatnya masa bodoh, apalagi kami sebagai warga biasa,” ujar salah seorang warga dengan nada kesal.

Masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Kepolisian, segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap jaringan peredaran rokok ilegal ini.Selain itu, diperlukan keterbukaan informasi kepada publik agar tidak menimbulkan ketidakpercayaan terhadap institusi penegak hukum.

Penindakan tegas sesuai peraturan hukum yang berlaku merupakan bentuk perlindungan negara terhadap rakyatnya. Rokok ilegal bukan hanya merugikan negara dari sisi ekonomi, namun juga berdampak pada kesehatan masyarakat yang tidak mendapat jaminan standar keamanan dari produk-produk ilegal tersebut.

 

(Rgt)

Jelang Hari Bhayangkara ke-79, Polda Sulsel Gelar Operasi Razia Tempat Hiburan Malam di Makassar

𝗠𝗔𝗞𝗔𝗦𝗦𝗔𝗥 | 𝗚𝗧𝗡 – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Operasi Razia Tempat Hiburan Malam (THM) pada Jumat malam, 13 Juni 2025. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kabidpropam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendy, S.I.K., M.H., dan dimulai pukul 22.30 Wita di Mako Polrestabes Makassar.

Kegiatan ini melibatkan 87 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk Bidpropam Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, Polres Pelabuhan Makassar, serta unsur Polisi Militer TNI AD, AL, dan AU. Operasi diawali dengan apel gabungan yang berlangsung aman dan kondusif.

Adapun sasaran razia kali ini adalah lima tempat hiburan malam ternama di Kota Makassar, yakni Malibu Club dan Ibiza Club di Jl. Nusantara, serta Helen’s, Venn Club, dan Elite Club di Jl. Metro Tanjung Bunga.

Dok. Operasi Razia Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah kota Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemeriksaan difokuskan pada identitas para pengunjung, khususnya untuk memastikan tidak adanya anggota TNI maupun Polri yang berada di lokasi hiburan malam.

“Hasil pemeriksaan di seluruh tempat hiburan malam yang menjadi sasaran razia, tidak ditemukan keberadaan anggota TNI maupun Polri,” ujar Kombes Pol Didik Supranoto.

Dok. Saat pemeriksaan pada identitas para pengunjung, khususnya untuk memastikan tidak adanya anggota TNI maupun Polri yang berada di lokasi hiburan malam.

Seluruh rangkaian kegiatan operasi berakhir pada pukul 01.30 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Operasi ini merupakan bagian dari upaya Polda Sulsel untuk menjaga ketertiban dan disiplin, khususnya menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

(mhs/hps)

Dit Binmas Polda Kaltim Lakukan Pembinaan dan Penyuluhan kepada Tokoh Agama dan Ormas di Balikpapan

Balikpapan, Gerbangtimurnews.com -Dit Binmas Polda Kaltim menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada tokoh agama serta ormas di Kota Balikpapan, Selasa (10/6/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara aparat Kepolisian dengan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Timur.

Dalam kegiatan tersebut, AKP Tri Ekwan Dj., S.H., bersama rombongan Dit Binmas menyambangi kediaman salah satu tokoh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Balikpapan, Bapak Pedande Ida Bagus Kunte.

Di tempat terpisah, AKBP Windia Nugraha, S.H., M.H., turut melaksanakan kunjungan silaturahmi dan penyuluhan kepada organisasi Komando Pertahanan Adat Dayak Kalimantan (KPADK) yang diketuai oleh Bapak Romy Sutawijaya.

Penyuluhan yang disampaikan meliputi sejumlah isu strategis terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), antara lain pencegahan penyebaran berita hoaks, penanggulangan paham radikalisme, penyalahgunaan narkotika, serta bahaya judi online yang kini marak di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, Dit Binmas juga menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan ormas dalam mencegah praktik premanisme dan tindakan anarkis, yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas sosial di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, Dit Binmas Polda Kaltim berharap terjalin komunikasi yang baik dan berkesinambungan antara kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat.

“Peran serta tokoh agama dan ormas sangat penting dalam menjaga situasi kondusif. Kami berharap penyuluhan ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi yang kuat dalam menciptakan keamanan bersama,” ujar AKP Tri Ekwan Dj., S.H.

 

(Hpk/Rgt)

Kontak Tembak Satgas Ops Damai Cartenz-2025 dengan Kelompok KKB Egianus Kogoya di Wamena, Satu Anggota KKB Tewas

Jayawijaya,GTN.Com – Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga anak buah Egianus Kogoya tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz di Kampung Pugima, Distrik Welalelama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (9/6) malam.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., membenarkan adanya kontak tembak tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Hari Senin sekitar pukul 18.36 WIT saat Tim Satgas Gakkum melakukan patroli, dan tiba-tiba terdengar tembakan dari arah kiri depan kendaraan tim. Aparat kemudian membalas tembakan tersebut.

“Tim Gakkum yang disusul oleh Satgas Tindak dari arah longsoran Kurima langsung melakukan penyekatan menuju Jalan Tembus Pugima. Sekitar pukul 21.18 WIT, kembali terjadi kontak tembak antara Tim Satgas Gakkum 2 yang dipimpin AKP Budi Basra dengan sekitar tujuh anggota KKB di wilayah Kampung Maima, Distrik Asotipo,” ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

Dalam baku tembak itu, satu anggota KKB dilaporkan tewas dan ditemukan jatuh ke jurang. Jenazah KKB tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena untuk proses identifikasi. Adapun identitasnya masih didalami namun diduga kuat bahwa jenazah anggota KKB tersebut merupakan salah satu anak buah Egianus Kogoya.

“Dari hasil identifikasi sementara, jenazah anggota KKB tersebut merupakan anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya. Hal ini berdasarkan kecocokkan ciri fisik, wajah, pakaian, serta dokumentasi visual yang pernah beredar saat mereka bersama Egianus Kogoya. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk identitasnya” tambah Brigjen Faizal.

Barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian antara lain satu unit handy talky (HT), satu unit ponsel Vivo Y17, dan satu bungkus ganja kering. Anggota KKB tersebut juga diduga merupakan residivis kasus narkotika jenis ganja.

Diperkirakan, kekuatan kelompok KKB yang terlibat dalam insiden ini berjumlah sekitar 15 orang, dengan persenjataan tujuh pucuk senjata laras panjang dan satu pucuk senjata api pendek.

Kelompok Egianus Kogoya diketahui aktif melakukan serangkaian aksi kekerasan bersenjata sepanjang tahun 2025 di wilayah Jayawijaya. Berikut beberapa catatan kejahatan yang dilakukan :

– 1 Februari 2025: Penembakan terhadap Aiptu Syam di Distrik Kurima.

– 17 Mei 2025: Penyerangan terhadap Koramil Kurima.

– 27 Mei 2025: Penembakan terhadap anggota Lantas Polres Jayawijaya, Bripka Marsidon Debataraja yang mengakibatkan Bripka Marsidon terluka di Kota Wamena.

– 4 Juni 2025: Penembakan dua warga sipil, Rahmat Hidayat dan Saepudin, di Kap. Air Garam.

– 5 Juni 2025: Tembakan ke arah Polsek Kurima.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., saat dikonfirmasi menyatakan bahwa aparat keamanan terus meningkatkan patroli dan penindakan guna mencegah eskalasi konflik bersenjata di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

“Kami terus meningkatkan intensitas patroli serta melakukan langkah-langkah penegakan hukum yang terukur dan terarah, guna memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya eskalasi konflik bersenjata di wilayah Pegunungan Tengah,” tutupnya.

 

(Hk/Asj)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.