Pengacara Kades Di Jeneponto Nilai Polsek Bangkala Tak Bernyali Tersangkakan Perusak Fasum.

Gerbang timur news.com I Jeneponto – Sya’ban Sartono, S.H., C.L.A. Pengacara Kepala Desa Tombo Tombolo Jamaluddin menilai Polsek Bangkala Resort Jeneponto tidak cukup bernyali untuk menetapkan tersangka pelaku pengrusakan fasilitas umum.

Hal ini disampaikan Sya’ban saat jumpa pers di kantornya Ruko Citraland Celebes Jl. Tun Abdul Razak Gowa. Selasa, 19/12/2023 kemarin.

Sya’ban merasa kecewa lantaran laporan kliennya mandeg di Polsek Bangkala. Menuritnya, Ia berulang kali mengkonfirmasi Kanit Reskrim dan Kapolsek, namun belum ada titik terang dari kelanjutannya. Bahkan menurut Sya’ban peristiwa ini mesti juga harus viral agar bisa menjadi atensi.
No Viral no Justice” imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa ada dua peristiwa hukum. Terjadi pengrusakan bak penampungan air warga yang sudah terus berulang dan penganiayaan. Namun dalam proses jalannya perkara tersebut justeru penganiayaan yang sudah tertangani bahkan telah ada penetapan tersangka sedangkan peristiwa pengrusakan seolah diabaikan.

Polsek Bangkala menurut Sya’ban tidak profesional dan responsif sebagaimana cita cita Presisi Polri yang Prediktif, Responsif Transparan dan berkeadilan. Polsek Bangkala Tidak segera memberikan kepastian hukum yang berkeadilan dalam proses peristiwa hukum yang berjalan di wilayahnya. Selasa, 19/12/2023 kemarin.

Kejadian ini bermula di bulan agustus lalu, ketika ada seorang warga yang melakukan pengrusakan terhadap bak penampungan air minum warga dusun balepolea desa Tombo Tombolo sehingga air yang tertampung di dalamnya meluap dan meluber keluar. Tutur Sya’ban menceritakan kronologisnya.

Sya’ban juga menepis issu yang beredar terkait motif pelaku merusak bak untuk mengambil air untum minum. Hal ini dibantah Kuasa Hukum Kepala Desa Tombo Tombolo lantaran ada keran air yang sengaja disediakan bagi warga untuk mengambil air.

“Ada keran airnya disiapkan untuk umum, tanpa disegel atau dikunci. Disediakan untuk umum, sehingga jika alasannya untuk minum lalu merusak kenapa tidak menggunakan keran untuk mendapatkan airnya?” Tambah Sya’ban.

Dari kejadian pengrusakan yang terus berulang dengan pelaku yang sama ini, kemudian memancing kemarahan Kepala Desa beserta perangkatnya, dikarenakan sudah berulang kali ditegur namun pelaku terus saja melakukan pengrusakan pada objek tersebut bahkan ia mengklaim bahwa tanah pada objek tersebut adalah miliknya. Selasa, 19/12/2023 kemarin.

Lp : Karaeng Sijaya.

Sejumlah Massa Aliansi Kepemudaan Geruduk Kantor Dinas PUPR, Provinsi Sulawesi Selatan.

Gerbang Timur I Makassar – Sejumlah masa dari Organisasi Pergerakan Mahasiswa ( OPM ) dan Koalisi Perjuangan Mahasiswa ( KPM ) yang tergabung dalam Aliansi Front Mahasiswa Bersatu mendatangi Kantor Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan Jl. A. Petarini, Jumat ( 15/12/2023 ) sekira pukul 15.00 WITA untuk meminta penjelasan pekerjaan jalan poros Pallangga yang tampak asal-asalan.

“Pekerjaan jalan poros Pallangga merupakan pekerjaan asal jadi yang mengakibatkan banyak kecelakaan, untuk itu kami meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan untuk memberikan solusi dan klasifikasi jelas” ucap Alin dengan lantang dalam orasinya di depan kantor Dinas PUR Sulsel.

Dokumentasi: Massa Aksi di Kantor Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan.

Leo Aldi yang bertindak melanjutkan orasi, berteriak dengan lantang bahwa pekerjaan yang ditangani oleh PT Harfiah Graha Perkasa merupakan pekerjaan asal-asalan, belum cukup satu bulan selesai sudah rusak, ia menduga ada kong-kalikong dalam proyek ini. Jumat 15 Desember 2023.

Surya yang merupakan penanggung jawab proyek pembangunan jalan poros Pallangga keluar menemui masa aksi dan menjelaskan

bahwa kerusakan yang terjadi akibat hujan dan longsor”.

Penjelasan Surya tidak diterima masa aksi, sebab menurut mereka jalan ini sudah terpantau rusak sebelum datang musim hujan.

Aksi terpantau damai dan mendapatkan pengawalan aparat kepolisian dan satpol PP. Jumat 15 Desember 2023

Lp: Ikbal Tehuayo.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Membabi Buta, Pekerja Proyek Puskesmas Di Serang Di Distrik Beoga, Kab Puncak, Provinsi. Papua

gerbangtimurnews.com l KABUPATEN PUNCAK – Kelompok Krimial Bersenjatah (KKB) Menyerang pekerja proyek puskemas Di Distrik Beoga, Kab. Puncak sekitar pukul 15:00 Wita, Jumat 24 November 2023.

Korban meninggal dunia 3 Orang Eks, SATIMAN umur 29 Tahun, TRIYONO, umur 37 Tahun, SLAMET RIYANTO umur 35 Tahun. Dengan berbagai macam Luka Tembak di tubuh Korban sehingga tidak terselamatkan.

Menurut pengakuan korban selamat ALFIAN Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB (Di duga lebih dari 4 Orang), Satu orang membawa pistol dan 3 Orang membawa panah datang secara tiba-tiba di lokasi pekerja tampa berbicara kemudian langsung melakukan penganiayaan dengan cara Menembek membabi buta

Korban Selamat atas Nama ALFIAN bersembunyi diatas Loteng dan satu orang bernama NURALI bersembunyi di tempat gelap dan 9 pekerja lainnya di Puncak Beoga saat di ungsikan di koramil dan polsek setempat di antaranya Pekerja Proyek SMU Negeri 1 Beoga .

Pada pukul 18.18 WIT, terdengar 2 sampai 3 kali bunyi tembakan di ujung bandara beoga dan pada pukul 19.14 WIT, juga terdengar bunyi tembakan 1 kali dari ujung bandara beoga di duga ( Kriminal Bersenjata) KKB. Jumat 24 November 2023.

LP : Lukman

Aksi Bela Palestina Gabungan Pecinta Otomotif Makassar Lakukan Donasi Depan Monumen Mandala

gerbangtimurnews.com – MAKASSAR | Pecinta otomotif makassar yang tergabung dalam aliansi pasar kopi racing team melakukan aksi unjuk rasa dengan melakukan donasi bela palestina depan monumen mandala, Minggu 19 November 2023 pukul 01.00-selesai.

Aksi ini di lakukan sebagai bentuk rasa peduli terhadap saudara-saudara yang ada di palestina, kurang lebih 200 yunit mobil yang memadati seputaran jalan A.Jendral Sudirman Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kordinator lapangan Adhy Pandawa dalam orasinya meminta dewan PBB agar segara meyelesaikan konflik antar dua negara agar tidak semakin banyak korban yang berjatuhan,”Kami berjanji terus berupaya untk terus memberikan doa dan donasi untuk warga palestina

Sesuai dengan prinsip dan tujuan negara Indonesia yang menganut perdamaian dunia, maka rakyat dan pemerintah Indonesia mengutuk keras tindakan kekerasan dan pembantaian di Gaza Palestina oleh Israel,”ujarnya Mahfud. 19 November 2023

Beberapa komunitas yang tergabung dalam donasi aksi unjuk rasa tersebut diantaranya Sonic Ppeed, Brio Squad, Kidc, Sudiang Pride, melayangkan pernyataan keras atas tindakan yang di lakukan oleh tentara zionis yang terus menerus melakukan penyerangan lewat darat

Perang sudah berjalan selama 40 hari, sampai saat ini belum ada titik terangnya dan saat ini korban yang meninggal dunia sudah mencapai di angka 9.875 jiwa diantaranya, anak-anak sebanyak 4.650 jiwa dan dewasa sebanyak 3.145 jiwa

Selama kegiatan berlangsung, massa mengumpulkan donasi, perhatian dan dukungan pada Palestina. Bila sudah terkumpul, akan didonasikan melalui MERC.

Hingga kini, sudah terkumpul sekitar Rp 30 juta. Andika menyatakan, ada kemungkinan bakal bertambah lantaran pengumpulan donasi belum selesai sepenuhnya.

Lp : Ahmad Sijaya

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.