Rumah Konservasi Penyu binaan PLN Raih Penghargaan ISDA-2023

PLN Persero

Daerah, Nasional57 Dilihat

GTN I Makassar – PT PLN (Persero) melalui Program TJSLnya berhasil meraih Indonesia Sustainable Development Goals Award – ISDA 2023 kategori Gold untuk Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Program Ekowisata Konservasi Penyu Desa Suppa” di Desa Wiringtasi Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.

Program Ekowisata dan Konservasi Penyu “Sahabat Penyu Lowita” digagas untuk menyelamatkan populasi Penyu Sisik dan Penyu Lekang yang statusnya saat ini Apendik 1 oleh lembaga masyarakat Lima Pemuda Pesisir pada tahun 2020.

Jarot Setyawan General Manager Unit Induk Penyaluran & Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi mengungkapkan bahwa Penghargaan ini merupakan wujud nyata peran serta Perusahaan dalam turut serta menjaga keseimbangan lingkungan.

PLN mendukung program pelestarian Satwa di perairan Desa Wiringtasi melalui penyediaan fasilitas rumah konservasi, tujuannya adalah melindungi keberadaan penyu yang sudah mulai terancam punah , hal ini sejalan dengan tujuan global yakni pengembangan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) Perusahaan tambah Jarot.

Reinaldi Salah satu Pendiri Konservasi Penyu Sahabat Lowita mengungkapkan bahwa peran Penyu sangat penting bagi ekosistem laut, khususnya terumbu karang. Terumbu karang ini akan memberikan efek domino yang cukup besar bagi ekosistem Ikan di sekitarnya, jika populasi ikan meningkat maka yang diuntungkan adalah Nelayan, tangkapan ikan mereka juga akan meningkat.

TJSL dari PLN ini mewujudkan harapan kami untuk membuka rumah konservasi yang didalamnya terdapat aktifitas edukasi dan penelitian terhadap keberadaan penyu, sehingga dapat meningkatkan kepedulian warga sekitar serta meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan, rumah konservasi ini selanjutnya berkembang menjadi kawasan Ekowisata. tambahnya.

Sejak awal berdirinya konservasi ini setidaknya kami telah melepas 20.000 ke habitat asalnya, siklusnya jika tukik yang kami lepas ini berhasil bertahan di alam bebas, maka 30 tahun kedepan mereka akan kembali lagi kepantai ini untuk bertelur jelas Reinaldi.

Semoga ini menjadi sinergi berkelanjutan PLN dalam kontribusinya terhadap pelestarian lingkungan.” tutup Reinaldi.