Wow…! Warga Jeneponto Antusias Menunggu Kedatangan Presiden, Joko Widodo 

89

GERBANGTIMURNEWS.COM – JENEPONTO: Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Pertanian mempersiapkan lahan pertanian di Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu untuk ditanami jagung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Situasi saat ini lahan pertanian Jeneponto yang akan di kunjungi presiden RI

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pertanian Jeneponto, Bambang Haryanto,SP.MM mengatakan bahwa, saat ini luas lahan yang di persiapkan untuk kegiatan kunjungan Presiden RI seluas, 5.000 hektar dan rencana akan di tanami sekitar kurang lebih 12 hektar di Perluasan Areal Tanam Baru ini (PATB).

“Dan lahan ini kami olah mulai sejak 9 Januari 2022, sampai hari ini, Jumat 4 Februari 2022 dan kini sudah bisa kita liat lahan sudah 90 persen selesai. Lahan ini kita persiapkan untuk gerakan tanam bersama bapak Presiden Joko Widodo,” kata Bambang Haryanto kepada Gerbangtimurnews.com, Jumat, 4 Februari 2022.

Ditanya soal alat alsintan yang bekerja” Menurutnya, Alsintan yang dipakai untuk mengelolah lahan tersebut milik kelompok tani yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian dari tahun 2019-2021 kita panggil semua.

“Jadi Alsintan yang bekerja sebanyak 8 unit itu milik Kelompok Tani yang didapatkan dari bantuan Kementan,” ungkap Bambang.

Dimana sebelumnya diberitakan, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dampingi Menteri pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama rombongan memantau lahan pertanian jagung kuning di Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Sabtu, 8 Januari 2022.

Yang di hadiri oleh yakni, Kapolres AKBP Yudha Kesit Dwi jayanto, Dandim 1425 Jeneponto Gustiawan Ferdianto, Plh.Sekda H. Muhammad Basir, Kadis Pertanian Ahmad dan beberapa Kepala OPD, Plt Sekretaris Dinas Pertanian Camat Binamu, Emil Ilyas Mattewakang dan beberapa pejabat lingkup pemerintah Kab. Jeneponto.

Insya Allah, melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertaniam (PSP) akan merealisasikan irigasi perpipaan untuk Kelompok Agronative Farm di Jeneponto,” jelas Syahrul Yasin Limpo.

“Menurutnya, program irigasi perpipaan diharapkan produksi dan daya saing kelompok yang bergerak di bidang hortikultura meningkat.

Dengan program tersebut, produksi pertanian di bidang holtikultura akan melonjak, karena pasokan air dapat terpenuhi dengan baik,”jelasnya.

“SYL meyakini air merupakan kebutuhan mutlak untuk sektor pertanian. Tanpa air, mustahil pertanian akan berkembang dengan baik dan optimal.

Air itu salah satu faktor penting bagi pertanian. Program irigasi perpipaan ini merupakan program strategis untuk mengaliri lahan persawahan milik petani,” ungkapnya.

“Syahrul Yasin Limpo menyampaikan, Jeneponto merupakan salah satu daerah di Sulsel yang memiliki lahan pertanian yang sangat luas.

Lahan pertanian di Jeneponto ini sangat luas untuk di kelola dan di kembangkan, Insya Allah Kementan akan hadir memberikan solusi agar petani Jeneponto dapat meningkat kesejahteraannya, mereka tidak boleh miskin lagi,”jelasnya.

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengapresiasi Menteri Pertanian RI atas perhatiannya terhadap peningkatan produktivitas pertanian di Jeneponto.

“Pak mentan telah banyak memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Jeneponto, khususnya pada sektor pertanian. Sejak beliau menjadi menteri sudah beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke Jeneponto,” tutup Iksan.

 

Laporan: Safri Jarre

Editor: Delom