Wisata Alam Puntondo Takalar Sekaligus Memberi Edukasi Lingkungan

27

GERBANGTIMURNEWS

TAKALAR – Tidak lengkap rasanya apabila anda berada di Takalar, tanpa berkunjung ke Pusat Pendidikan Lingkungan atau biasa disebut PPLH Puntondo.

Di lokasi ini obyek wisata tak hanya memanjakan pengunjung dengan kenyamanan dan keindahan pemandangan, tetapi juga memberi edukasi lingkungan.

Tidak hanya bisa melihat wisata laut yang masih terjaga, tapi anda juga bisa belajar hal baru. Destinasi ini juga cocok untuk teman traveler yang tengah mendambakan suasana pedesaan sejuk nan asri.

Terletak di Dusun Puntondo Desa Laikang, Mangarabombang, berjarak 48 km dari Kota Makassar, dan ini bisa ditempuh dalam waktu 3 jam untuk mencapai lokasi ini.

Terbilang cukup lama tapi, tidak akan bosan sepanjang perjalanan karena menikmati pemandangan pantai yang indah serta masyarakat bertani rumput laut selama perjalanan. PPLH sudah ada sejak 1998 dan baru digunakan pada tahun 2001.

Memasuki kawasan wisata ini tidak diperkenankan merusak lingkungan sekitar serta dilarang menangkap atau bahkan mematikan ekosistem di sekitarnya.

Tempat wisata ini tidak hanya memberikan edukasi tapi juga terdapat pemandangan pantai indah yang menjadi alasan tempat ini dikunjungi wisatawan.

Pengunjung bisa menikmati pasir pantai putih serta air jernih, selain itu pantai ini juga digunakan untuk pembibitan rumput laut.

Lokasi seluas 5 hektar, terdapat taman yang dipenuhi berbagai macam tanaman salah satunya adalah hutan mangrove dengan berbagai macam tipe.

Dengan adanya hutan mangrove membuat suasana semakin asri dan udara sejuk. Tidak hanya pantai pasir putih Puntondo juga memiliki biota laut masih terjaga kekayaan dan keanekaragaman hewan dan tumbuhan. Ekositem pesisir dan laut Puntondo tidak kalah dari Wakatobi maupun Bali.

Pada 2009, sebuah lembaga berhasil mengidentifikasi biota-biota di pesisir dan Laut Puntondo. Mereka menemukan khususnya di sekitar lokasi PPLH Puntondo 34 jenis ikan jarang, 14 jenis mangrove, serta 6 jenis lamun.

Dari penelitian ini juga didapatkan bahwa kondisi terumbu karang tergolong sedang dengan jumlah karang hidup 36 persen.

Di tempat ini anda juga bisa melakukan aktifitas snorkeling. Dengan begini dapat melihat keindahan bawah laut serta ikan ikan yang berenang di sekitar karang. Fasilitas di PPLH Puntondo bisa dibilang lengkap dan memadai.

Ada restoran yang memiliki nuansa rumah kayu langsung berhadapan dengan pantai. Beragam menu di resto ini bisa dicoba, selain lahan sayuran organik, anda juga dapat menikmati aneka macam seafood, seperti cumi, kepiting hingga lobster.

Menu yang paling unik patut dicoba yaitu bistik yang terbuat dari rumput laut. Fasilitas lainnya adalah galeri pantai, tempat karya seni terbuat dari pasir dan batu bata ekologis atau bahan daur ulang.

Ada juga perpustakaan dengan banyak buku berhubungan dengan pantai. Bagi yang ingin menghabiskan lebih banyak waktu, bisa menginap di antara bunga-bunga.

Tak lupa fasilitas umum seperti toilet di lobby memiliki gaya arsitektur yang unik. Tentu, perencanaan arsitektur PPLH Puntodo begitu matang.

Menikmati trip unik ini, tidak perlu mengeluarkan banyak dana, bisa mendapat teh atau kopi dan irisan rumput laut dengan membayar tiket masu Rp 15.000.

Jika ingin menginap, bungalaunya mulai dari Rp 450.000, bisa menampung 4 sampai 6 orang. Yang ingin snorkeling bisa mengemas 10 orang dan Rp 500.000.

Berwisata tidak harus tempat penuh dengan permainan dan hiburan. Anda juga bisa memilih pergi ke PPLH memberikan keindahan alam dengan edukasi.

Mendapatkan petualangan mengasyikkan dan pengetahuan baru. Mendekatkan diri dengan alam dan mempelajari alam akan membuka pikiran untuk melindunginya. (*).

Laporan: Muh Ikhsan Alfarabi
(Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Fisip Unismuh Makassar)

Editor : Fakhruddin / Dhani Naba