Wabup Takalar Narasumber Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kantor Camat Polsel

9

GERBANGTIMURNEWS

TAKALAR – Kecamatan Polombangkeng Selatan (Polsel) Takalar, Selasa (8/12/2020) menjadi tuan rumah Sosialisasi Peraturan Bupati Takalar Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid- 2019.

Kegiatan digelar Satuan Polisi Pamongpraja Takalar berlangsung di Aula Kantor Camat Polsel dihadiri oleh aparat pemerintah Kecamatan Polsel dan tokoh masyarakat serta mahasiswa KKP Fisip Unismuh Makassar 2020.

Tampil selaku narasumber, Wakil Bupati (Wabup) Takalar, H. Achmad Dg. Se’re, S.Sos, Kasatpol PP Takalar, Muh. Alwi, S.H., MM, Danramil 1426-06/Mappakasunggu, Kapten Inf Faharuddin dan Kapolsek Polsel, AKP Zeim Arman, S.E.

Camat Polsel, Baharuddin, S.Sos., M.Si. pada sambutan pembukaan mengatakan, berterima kasih atas pelaksanaan sosialisasi dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menyempatkan hadir.

Meskipun realitanya penegakan protokol kesehatan di Polsel masih perlu terus ditingkatkan. Semoga lewat sosialisasi ini akan terus bersemangat menjalankan amanah pemerintahan.

Kegiatan ini bertujuan, untuk memutus mata rantai Covid-19 dengan memperbaiki kesadaran diri dalam menjaga protokol kesehatan di setiap wilayah, katanya.

Wakil Bupati Takalar, H. Achmad Dg. Se’re, S.Sos pada acara ini penyampaikan apresiasi dengan adanya sosialisasi ini agar tetap fokus untuk terus mencari solusi dalam memutus mata rantai Covid-19.

Wabup Takalar ini akan mengusulkan pengadaan pembelian minyak kayu putih atau sejenisnya sebagai upaya alternatif penyembuhan Covid-19, tetapi tetap patuhi protokol kesehatan, ujar anggota DPR RI ini.

Kasatpol PP Takalar Muh. Alwi, S.H., MM, temuan lapangan masih banyak masyarakat belum disiplin pencegahan Covid-19, karena itu mengusulkan untuk menggelar operasi yustisi dalam arti ketika ada masyarakat melanggar tidak memakai masker misalnya, maka diberikan teguran tertulis semacam membuat surat pernyataan, tandasnya

Danramil 1426-06/Mapsu, Kapten Inf Faharuddin menegaskan, sebaik manapun atau sebagus manapun aturan jika masyarakat belum punya kesadaran maka aturan tersebut akan sia-sia, tandasnya.

Kapolsek Polsel, Akp. Zeim Arman, S.E, kesempatan itu mengatakan, desa dan kelurahan di Takalar ini sebagai solusi
memutus mata rantai Covid-19 sudah diadakan Posko Tanggap Covid-19 dinamakan Posko Balla Ewako, dengan harapan tetap kembali diperhatikan dan dijalankan fungsi fungsinya.

Pada kondisi saat ini dia menghimbau harus tetap menegakkan serta mematuhi protokol kesehatan, tegasnya.

Peserta sosialisasi, Lurah Pa’bundukang Muhammad Kasim, SE memberi tanggapan dengan menanggapi bagaimana tindaklanjut pendidikan sekolah untuk bisa kembali beraktivitas secara langsung.

Selanjutnya Sekretaris Desa Lantang, Mustari Dg. Buang, merespon dengan bertanya prosedur sehingga mahasiswa diizinkan mengikuti program KKP atau sejenisnya serta menanyakan tentang pemberian bantuan sosial yang menyebabkan masyarakat masih berkerumunan.

Lurah Rajaya, Muhammad Nur juga menanyakan mengapa masyarakat diizinkan mengadakan pesta sedangkan kondisi di daerah Takalar belum begitu kondusif.

Lewat sosialisasi ini katanya, masyarakat dapat semakin meningkatkan kesadaran diri menjaga kesehatan dengan meningkatkan kesadaran terutama memperhatikan 3M (Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, dan Memakai Masker) dimanapun dan kapanpun, ungkapnya. (*/red).

Laporan: Muh. Farhan Ilhamy
Mahasiswa KKP Plus Angkatan XXI FISIP Unismuh Makassar,
Koordinator Desa Lantang Takalar.

Editor : Fakhruddin / Dhani Naba

Gertim News