Usai Videonya Viral Bentak Pedagang Pasar, Camat Ujung Pare-Pare Meminta Maaf

145

GERBANGTIMURNEWS

Pare-Pare – Camat ujung kota parepare Andi Ulfa Lanto buka suara terkait viralnya Vidio saat dirinya membentak seorang pedagang di pasar senggol, kota Parepare, Sulawesi selatan, beberapa waktu lalu.

Ulfa Lanto tak membantah peristiwa yang terjadi pada Sabtu (26/12) itu. Dia bercerita awalnya pihak kecamatan ujung ingin menjalankan operasi yustisi terkait surat edaran walikota Parepare Taufan Pawe. Ulfa juga memakai pengeras suara milik diskominfo Parepare untuk mengimbau warga.

Sebelum aksinya membentak pedagang kaki lima itu viral, ia mengaku sudah lebih dahulu mengimbau masyarakat di wilayahnya agar mematuhi bunyi surat edaran walikota tentang protokol kesehatan.

“Sebelum tanggal 24 Desember. Saya bersama tim sudah memberitahu sejak awal tentang surat edaran itu. Bahwa smua kegiatan yang ada di wilayah kecamatan ujung, harus tutup pada jam yang telah di tentukan,” kata dia kepada ERA.id Senin (28/12/2020).

Setelah vidio dirinya membentak pedagang kaki lima di kawasan pasar senggol itu tersebar luas. Ulfa Lanto lalu mengeluh karena pengunggah hanya memunculkan insiden keributannya saja.

Bukan cuma itu, ia pun mengaku kerap di terpa isu tebang pilih dalam penegakkan aturan di wilayah kecamatan ujung. “Saya sering di sebut masyarakat atau pun Nitizen suka tebang pilih. Sebagai bawahan dan penanggung jawab wilayah, maka saya laksanakan aturan tersebut.

“Bukan kali ini saja di bilangi seperti itu. Dulu juga saya viral karna saya jalankan tugas saya sebagai camat,” tuturnya.

Lantas kenapa Ulfa sampai emosi dan membentak seorang pedagang kaki lima itu?
Ulfa mengaku, karena pedagang tersebut melanggar aturan protokol kesehatan dengan membuka lapaknya pada jam terlarang.

“Yang kemarin terjadi di pasar senggol, ibu itu terus beralasan tidak tahu soal surat edaran dari pemerintah, dan ketika saya tanya dia juga mengeluarkan suara keras di hadapan saya,”katanya.

Meski sudah menumpahkan uneg-unegnya, Ulfa Lanto tidak membantah kalau perbuatan itu keliru. Ia sadar kalau dirinya salah karena telah membentak pedagang kaki lima.

◊ Penulis : Muh Faisal l ◊  Editor : Dhani Naba