Tim Eksponen Soroti Jembatan Penghubung Antara Dua Kecamatan Di Kab.Mamasa

98

GERBANGTIMURNEWS.COM-MAMASA: Jembatan Salu yang terletak Di Desa Batanguru Timur Kecamatan Sumarorong kabupaten Mamasa, Saat Sekarang ini Kondisinya Makin Memprihatinkan.

Melihat Kondisi Jembatan Salu Yang menghubungkan Dengan Kecamatan Nosu Dan Kecamatan Pana’ kini makin Memprihatinkan, membuat Eksponen Masyarakat Mamasa Bergerak Melakukan Survey ke Lokasi. Perkumpulan Orang-Orang yang Tergolong Kritis ini diberi Nama EKSPONEN MASYARAKAT MAMASA.

Melalui Anggota Eksponen Yakni Muspida Mandadung, Heince Demmabuttu Dan Andi Waris Tala Minggu ( 15/08/21) Bergegas Menuju Lokasi Jembatan Salu.

Sesampai Di Lokasi Jembatan Salu, Warga Bercerita Kepada Eksponen Bahwa Jembatan ini Telah Banyak Memakan Korban Mulai Dari Pengguna Jalan yang melintas Sampai Pada Ternak Warga Seperti Kerbau. Alvin Salah Seorang Warga Yang Tinggal Tak Jauh Dari Jembatan Salu menuturkan, bahwa Jembatan ini Telah Banyak Memakan Korban.

Mulai dari Pengguna Jalan Sudah Banyak yang Jatuh Dengan Kendaraan Roda Dua di jembatan ini. Bukan Hanya Pengguna Jalan, Sekitar Tiga Hari Sebelum Eksponen Mendatangi Lokasi, Kerbau Warga Juga Terjatuh Di Jembatan ini, mengakibatkan Kerbau Warga Mati karena Terbentur Diatas Bebatuan Sungai Jembatan Salu. Ditanya Sekaitan Dengan kondisi Jembatan seperti ini, apakah Ada Upayah Dari Pemerintah Provinsi Maupun Pemerintah Kabupaten

Alvin Menjelaskan, Bahwa Jembatan ini Sudah Diukur Berkali Kali namun sampai hari ini tidak ada realisasi dari hasil pengukuran itu. “Tidak ada Kegiatan di sini pak” jawab Alvin Dengan Singkat. Olehnya itu, Alvin mewakili segenap pengguna Jalan, agar kondisi Jembatan Salu ini segera dibenahi,”Kata Alvin.

Ditempat yang Sama,Muspida Mandadung selaku Anggota Eksponen Masyarakat Mamasa Mengatakan, Kami (eksponen) turun langsung memantau kondisi Lapangan Setelah Kami menerima laporan Dari Masyarakat.

Selain laporan dari masyarakat, kami juga melihat di Postingan beberapa akun media sosial tentang kondisi Jembatan Salu. Untuk itu, dalam waktu dekat kami (Eksponen) akan melakukan Bakti Sosial (Baksos) untuk memperbaiki Jembatan ini sesuai Kemampuan yang Kami miliki. Untuk sementara Dalam Waktu dekat Kami (Eksponen) segera Menggelar Bakso perbaikan Jembatan Salu Agar tidak menimbulkan Korban Berikutnya.

Muspida Mandadung yang didampingi Heince Demmabuttu Merasa Heran, Kondisi Jembatan Salu yang sudah Banyak memakan korban dibiarkan tanpa Ada Sentuhan dari Pemerintah khususnya isntansi terkait. Padahal menurut Muspida,jembatan Salu merupakan jembatan penghubung antara Kecamatan Nosu dan Kecamatan Pana’ menuju Ibukota Kabupaten Mamasa. Kata Muspida Mandadung.

Lain halnya dengan Heince Demmabuttu, ia mengatakan, jika kondisi Jembatan Salu seperti ini terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan akan ada korban Jiwa nantinya. Kondisi Jembatan Salu sangat memprihatinkan, dimana Jembatan Salu ini bentangannya mencapai 17 Meter, serta Kedalaman Antara Jembatan dan Sungai sekitar 5 sampai 6 meter. Artinya menurut Heince, Kedalaman/Ketinggian jembatan dengan Sungai berpotensi memakan korban jiwa jika ini dibiarkan. Oleh sebab itu kata Heince, Dalam bulan Agustus 2021 ini, eksponen targetkan Pekerjaan Jembatan Salu akan Selesai.

Henince Demmabuttu juga menjelaskan bahwa Sumber dana yang akan di gunakan untuk memperbaiki Jembatan Salu yakni Berasal dari Partisipasi Anggota Dan Simpatisan Eksponen Masyarakat Mamasa. Hal serupa Juga Pernah Kami Lakukan di Daerah Tawalian dan Orobua dengan kegiatan Baksos Perbaikan Jalan dengan Metode Rabat Beton. Selain di Tawalian Dan Orobua, Eksponen Masyarakat Mamasa juga Telah berhasil menatah Obyek Wisata Liarra’ kecamatan Balla.

Sehubungan Dengan Jembatan Salu, Muspida Mandadung dan Heince Demmabuttu optimis Dalam Waktu Dekat ini Jembatan Salu akan dibenahi. Walaupun Pembenahan Jembatan Salu oleh eksponen bersifat Darurat,namun dijamin Warga Yang melintas Akan Aman karena Eksponen Akan Memasang Pengaman Di Sisi Kiri Kanan Jembatan Salu.

Ditempat Terpisah, Kepala Desa Batanguru Timur Aris kepada Wartawan mengatakan, Niat Baik Eksponen Masyarakat Mamasa untuk membenahi Jembatan Salu kita Beri Apresiasi. Bahkan Selaku Kepala Desa Batanguru Timur Saya (Aris) akan Menyampaikan kepada Warga Desa Batanguru agar Ikut Serta berbaur dalam Kegiatan Baksos yang akan di laksanakan oleh Pihak Eksponen. “Pokoknya kami dukung pak,” kata Aris.

Aris juga menjelaskan, bahwa Kondisi Jembatan Salu acap Kali di Sampaikan dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) namun Hasilnya Tetap Nihil. Semoga Dengan Adanya Gerakan Baksos dari Eksponen ini, Maka pemerintah terkait akan Bergerak juga. Selaku kepala desa Aris sangat prihatin melihat Kondisi Jembatan Salu Seperti ini.

Seandainya Dana Desa (DD) dimungkinkan Untuk Membiayai Jembatan Salu, Pasti Sudah Selesai. Sayang Karena Regulasi DDes tidak Bisa Membiayai kegiatan seperti ini karena Bukan Rana DDes,”tutup Aris

Laporan: (Andi Waris Tala/Andi Rusli)