TEMU KARYA VIII KARANG TARUNA SULSEL SAH SESUAI PERMENSOS DAN AD/ART KT

173

Proses pelaksanaan Temu Karya VIII Karang Taruna Sulawesi selatan diawali dengan melakukan proses komunikasi oleh Ketua Panitia (Ali Imran ) dengan Sekjend KT (H. Deden Sirajuddin) pertanggal 31 maret 2021 terkait Rencana pelaksanaan TKKT VIII, mengingat pengukuhan Pengurus Nasional Karang Taruna Nasional oleh Menteri Sosial pada tanggal 2 Maret 2021.  Sekjend saat itu sangat merespon baik upaya komunikasi yang dilakukan dalam rangka persiapan pelaksanaan Temu Karya Karang taruna Sulsel.  Pada Tanggal 26 Maret 2021 pengurus Karang Taruna Sulsel mengirimkan Surat penyampaian pelaksanaan TK KT VIII ini Ke Sekjend KT (H. Deden Sirajuddin), setelah itu disusul surat permintaan Steering Committee (SC) sesuai arahan Sekjend KT H. Deden.  Proses komunikasi pun  dilakukan oleh Zainal Arifin (Koordinator SC TKKT) dengan Sekjend H. Deden, dalam percakapannya bahwa KT Sulsel siap menggelar Temu Karya VIII dan sdh mempersiapkan Calon Ketua, dan Sekjend sangat menyambut baik rencana dan persiapan kami dan bahkan Sekjend saat itu Tanya siapa Calonnya dan Zainal Arifin sampaikan bahwa Ibu Ketua DPRD Sulsel (A. Ina Kartika Sari) dan sekjend pun menyambut baik hal ini, dan mereka sampaikan jika kondisinya sehat, maka akan hadir diacara TKKT VIII Sulsel.

Pada tanggal 10 Juni 2021, Pengurus KT Sulsel mengirimkan Undangan menghadiri dan permintaan peserta ke PNKT melalu WA Sekjend, dan beliau mengarahkan untuk lanjutkan prosesnya dan melakukan komunikasi dengan BUDI setiawan karena menurut sekjend urusan Sulsel ditangani Kang Budi, maka ketua Panitia TKKT Ali Imran Tamrin melakukan komunikasi melalui percakapan WA dan Telp dengan kang Budi, dan budi Setiawan menyampaikan kepada Ketua Panitia Tetap Lanjutkan dan lakukan koordinasi dengan PNKT.  Semua arahan sekjend dan BUDI sudah dilakukan, lalu tiba2 PNKT menerbitkan SK Caretaker pertanggal 17 Juni 2021 h-2 pelaksanaan TKKT Sulel tanpa didahului surat sebelumnya sebagaimana lazimnya.  Menurut (zainal Arifin/mantan sekretaris KT Sulsel) bahwa sesuai  Pasal 14 tetantang kepengurusan dan ART Karang Taruna Bab III pasal 16 ayat (2 ) bahwa pembentukan Kepengurusan ditingkat kecamatan sampai Nasional dilakukan dalam Forum Pengambilan Keputusan tertinggi masing-masing yang disebut dengan Temu karya Karang Taruna, kemudian pasal 17 ayat 3 bahwa pengurus satu tingkat diatasnya membentuk caretaker apabila masa bakti kepengurusan telah habis namun belum juga diselenggarakan forum pengambilan keputusan tertinggi diwilayahnya.  Proses pelaksanaan Temu Karya KT sedang berjalan dalam kurun waktu akhir kepengurusan KT sulsel sebagaimana diatur dalam PO Karang Taruna bahwa kepengurusan yang telah berakhir diberikan waktu selambat-lambatnya 6 bulan sejak akhir kepengurusannya untuk mempersiapkan pelaksanaan Forum tertinggi TKKT tersebut.

Masa akhir kepengurusan Karang Taruna sesuai SK Gubernur No 5021/II/tahun 2016 tanggal 16 Pebruari 2016 tentang Pengurus Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan masa bakti 2015-2020.  Jika berdasarkan akhir SK dan sesuai ART dan PO KT, maka Kepengurusan ini semestinya PNKT tidak menerbitkan Caretaker, karena masa Toleransi 6 bulan dari  akhir kepengurusan tidak terlewati,maka kepengurusan kt suslsel masih dalam periodisasi dan tetap memiliki tanggungjawab untuk melaksanakan Temu Karya Karang tatuna.

Ada 2 kondisi sehingga Temu Karya dilaksanakan pada bulan Juni 2021

  1. Kepengurusan KT Nasional Hasil TKN Bogor 20 Juli 2020 disahkan dan dikukuhkan oleh Mensos Pertanggal 2 maret 2021, Ada 8 bulan lamanya pasca TKN ke pengukuhan, Nanti setelah pengukuhan dimulailah komunikasi dengan Sekjend terkait persiapan TKKT Sulsel.
  2. Pandemi Covid harus selalu menjadi acuan pada setiap wilayah, terutama pada pemberian izin pelaksanaan kegiatan.

Pada tanggal 19 – 20 Juni 2021 pelaksanaan temu karya karang Taruna Sulsel yang dihadiri oleh 24 Ketua/sekretaris/perwakilan Pengurus KT Kabupaten / Kota se Sulsel.  Telah bulat menerima Hasil TKKT VIII KT sulsel aryaduta Makassar sebagaimana pula Plt.Gubernur Sulsel telah mengesahkan dan mengukuhkan Ketua terpilih A. Ina Kartika Sari, SH. M.Si masa bakti 2021-2026 sebagaimana amanat permensos 25 tahun 2019 pasal 20 ayat (5).

24 Pengurus Karang Taruna Kabupaten / Kota tetap Solid untuk menjaga marwah dan khittah Karang Taruna sebagai organisasi Sosial kemasyarakatan Pemuda serta mengedepankan Kesetiakawanan Sosial sebagai perekat, pemersatu dan sangat identic budaya kita di Sulawesi Selatan sipakatau, sipakalebbi dan siapakainge.  Semboyan Siri’ na Pacce merupakan harga mati bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Karang Taruna bukan Tempat untuk menyalurkan kepentingan politik akan tetapi karang taruna sebagai pusat silaturahmi dan pusat Laboratorium sosial kemasyarakatan pemuda.  Jika ingin menyalurkan kepentingan Politik maka tempatnya di Partai Politik bukan di KARANG TARUNA.