Tambang Batu Gunung di Nusa Bone Selatan Menambah Pendapatan Warga Desa

32

GERBANGTIMURNEWS

BONE – Desa Nusa merupakan salah satu wilayah di Bone bagian selatan memiliki keindahan dan kekayaan alam yang melimpah.

Lokasinya cukup strategis dan mudah untuk dilalui atau dikunjungi. Daerahnya juga memiliki daratan sangat luas berbukit-bukit dan keindahan alam memikat.

Keelokan pemandangan gunung-gunung, sawah luas dan hamparan padi dan jagung di sepanjang jalan menjadi panorama tersendiri yang ada di desa ini.

Salah satu mata pencaharian penduduk desa ini, selain bercocok tanam, ada juga penduduk desa bekerja di tambang batu gunung.

Lokasi tambang batu ini strategis, persis di pinggir jalan poros Palattae-Sinjai, sehingga memudahkan bagi penduduk datang dan juga para sopir mobil truk yang ingin bekerja jadi buruh pengangkat bahan tambang batu gunung itu.

Tambang batu ini sudah sekitar 2 atau 3 tahun dieksploitasi dan telah mengantongi Surat Perizinan Tambang dari pemerintah setempat.

Kehadiran tambang batu ini, bagi masyarakat yang pekerjaanya sebagai petani atau pun yang tadinya tidak bekerja, membuat penduduk sekitar bersyukur bisa memperoleh rezeki tambahan dari tambang batu tersebut.

Walaupun tidak gampang karena harus mengangkat gundukan batu gunung ke atas mobil truk yang bersiap ke tempat yang dituju.

Sehari penduduk sekitar yang bekerja di tambang batu tersebut bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp 50.000 sampai Rp 100.000 per hari, tergantung banyaknya orang dan mobil truk yang datang.

Biasa juga terkendala dari alat berat nya yang tidak beroperasi atau sedang mengalami kerusakan mesin.

Perhari itu kami bisa mendapatkan uang sekitar Rp 50.000 sampai Rp 100.000 itu tergantung jika banyak lagi orang yang datang ke sini atau banyaknya mobil yang datang.

Biasa juga karena faktor mesin dari alat berat bermasalah sehingga tidak beroperasi, kata Lampe, salah seorang penduduk Desa Nusa Kecamatan Kahu Kabupaten Bone, ditemui akhir Desember 2020.

Tambang batu ini sehari-hari beroperasi didatangi setiap hari oleh penduduk setempat bahkan bukan hanya dari Desa Nusa, tetapi banyak juga datang dari luar Desa Nusa.

Sehari sekitar 10 sampai 20 orang yang datang ke tambang batu tersebut untuk jadi buruh mengangkat batu. Begitu pula mobil truk yang akan mengankut batu ke tempat-tempat yang membutuhkannya.

Di sekitar tambang batu ini terdapat beberapa warung kecil yang juga membuka usahanya di tambang batu tersebut.

Karena banyaknya buruh angkat batu datang bekerja di tambang ini membuat masyarakat sekitar lokasi tambang membuka warung makan dan minum.

Karena banyaknya buruh angkut batu yang datang untuk bekerja di tambang sehingga membuka warung sederhana para buruh itu bisa makan atau sekedar berteduh dan minum jika haus, kata Manis salah seorang ibu pemilik warung di tambang tersebut.

Kehadiran tambang batu gunung di Desa Nusa Bone ini menjadi salah satu harapan masyarakat dalam mendapatkan penambahan penghasilan guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. (*)

Laporan: Heriwati
(Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Melaporkan dari Bone)

Editor : Fakhruddin / Dhani Naba