Siap Songsong ATENSI, Balai/Loka Lanjut Usia Laksanakan Sinkronisasi Program di Balai Lansia Gau Mabaji

23
Gertim News
Siap Songsong ATENSI, Balai/Loka Lanjut Usia Laksanakan Sinkronisasi Program di Balai Lansia Gau Mabaji

GERBANGTIMURNEWS.COM

Gowa – Kementerian Sosial RI melaksanakan tugas dan fungsinya guna meningkatkan layanan sosial bagi lanjut usia melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial dalam Program ATENSI Lanjut Usia pada 10/11/2020.

Program ATENSI Lanjut Usia merupakan bentuk HADIR nya Kementerian Sosial dalam memberikan perlindungan sosial bagi Lanjut Usia. Dalam rangka mempersiapkan implementasi program ATENSI, Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia melaksanakan Harmonisasi Pelaksanaan RKAKL tahun 2021. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 9 s.d 11/11/2020.

Pada kesempatan ini, Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) “Gau Mabaji” di Gowa sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Kementerian Sosial RI di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial terpilih menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan yang bertujuan untuk menyamakan persepsi, arah kebijakan, penyiapan anggaran dan penguatan peran Balai/Loka Lanjut Usia dalam pelaksanaan program ATENSI ini dibuka langsung oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Andi Hanindito.

Dalam sambutannya, Andi Hanindito menyampaikan adanya perubahan kebijakan dalam pelayanan rehabilitasi sosial bagi lanjut usia.

“Menghadapi dinamika, kebijakan dalam pelayanan lanjut usia berubah. Seluruh proses regulasi dan mekanisme disederhanakan dan bantuan untuk lanjut usia disempurnakan”, Ujar Andi.

Bantuan untuk lanjut usia kedepanya akan diberikan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Ditjen Linjamsos) serta untuk bantuan pemerintah yang bersifat stimulan maupun non stimulan akan diberikan oleh Direktorat Jenderal lainnya termasuk Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos).

“Kedepannya bantuan bagi lanjut usia akan diberikan oleh Ditjen Linjamsos, namun Ditjen Rehsos dapat memberikan bantuan pemerintah yang bersifat stimulan yang berasal dari APBN/APBD. Sedangkan bantuan non stimulan dapat berasal dari CSR (Corporate social responsibility) atau sumber lain yg tidak mengikat”, tambah Andi.

Dalam rangkaian kegiatan Direktur Rehabilitasi Sosial juga meminjau kesiapan sarana prasarana Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa dalam menyongsong program ATENSI dan SERASI.

Untuk mewujudkan layanan yang optimal, sarana prasarana dalam Balai harus memiliki tiga poin penting yaitu ramah lingkungan, aksesible, dan Inklusif. Hal ini telah disiapkan Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa, terbukti dalam renovasi yang tengah dilakukan yaitu diruang asrama lansia.

Kegiatan ini diikuti oleh 45 orang peserta yang berasal dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa, Balai Lansia “Budi Dharma” Bekasi, dan Loka “Minaula” Kendari.

Harapan dari adanya kegiatan ini adalah adanya persamaan persepsi dalam melakukan pelayanan rehabilitasi sosial lanjut usia yang optimal sehingga terwujudnya lanjut usia yang mandiri, sejahtera dan bermartabat.

Humas Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa

Editor : Dhani Naba