Seorang IRT Laporkan Istri Oknum Polisi ke Polda Sulsel Karena Meras Ditipu

29

GERBANGTIMURNEWS

Makassar – Seorang ibu rumah tangga (IRT), Fitriani (25), warga Bilaji, Kelurahan Kanjilo, Kecamatan Barombong, Gowa, melaporkan istri oknum polisi inisial DRG alias Kiki (25) ke SPKT Polda Sulsel, Kota Makassar, Senin (14/12/2020) siang.

Ia melaporkan Kiki dengan tuduhan penipuan dan penggelapan lantaran merasa dirugikan berkisar Rp850 juta dalam bisnis kerja sama pengadaan dan pembelian masker.

Fitriani menerima Surat Tanda Terima Laporan Polisi dengan Nomor: STTLP/391/XII/2020/SPKT Polda Sulsel, tanggal 14 Desember 2020.

Didampingi kuasa hukumnya, Muhammad Amran Hamdy SH MM dari Kantor Pengacara Hamdy & Rekan, Advokat dan Konsultan Hukum, Fitriani memberikan keterangan dan mengajukan bukti surat di depan polisi.

Kepada awak media, Pengacara Muhammad Amran Hamdy menerangkan, kliennya terpaksa membawa masalah ini ke ranah hukum karena terlapor dianggap tidak punya itikad baik untuk menyelesaikan atau mengembalikan dana Fitriani, baik modal pokok hingga keuntungan yang telah disepakati bersama.

Menurut Amran Hamdy, kliennya sudah berusaha mencari Kiki di alamatnya Kompi 4 Batalyon A Pelopor, Asrama Brimob Pabaeng-baeng, Kota Makassar.

“Namun bersangkutan tidak pernah berhasil ditemui dan kini tak diketahui keberadaannya,” terang Amran Hamdy.

Bahkan selaku kuasa hukum Fitriani, Amran Hamdy mengaku sudah 2 kali melayangkan Surat Somasi kepada terlapor.

Surat Somasi pertama dilayangkan pada 28 November 2020, dan Surat Somasi kedua, pada 3 Desember 2020.

“Saya harapkan aparat kepolisian dapat menuntaskan kasus penipuan dan penggelapan yang melibatkan istri oknum Polri ini dengan menanganinya secara Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) sesuai program kerja Polri yang tengah digaungkan belakangan ini,” tandasnya.

Beberapa bukti surat yang diperlihatkan Fitri di depan petugas penerima laporannya, di antaranya Surat Perjanjian Kerjasama (pengadaan masker) yang dilegalisir Notaris H Syahbur Baso Lukkasa SH, dan Surat Pernyataan Penyelesaian Pembayaran kepada Fitriani yang dibuat serta ditandatangani terlapor.

Selain itu, juga ditunjukkan sejumlah Purchase Order(PO) dengan bukti penyetoran dan tanda terima uang yang ditandatangani Kiki selaku penerima serta daftar rincian transfer dana hingga pembayaran tunai yang telah dilakukan Fitriani. (**)

Laporan : Muh Faisal