Puluhan Warga Arungkeke Jeneponto Tanam Pisang Di Tengah Jalan, Warga: Manami 2x Gammara.

36

GERBANGTIMURNEWS.COM-JENEPONTO: Puluhan Warga Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, tanam pohon pisang di tengah-tengah jalan.

Jalan yang ditanami pohon pisang merupakan jalan yang sudah rusak sekitar kurang lebih puluhan tahun tidak di perhatikan. Aksi protes warga ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto merupakan yang kesekian kalinya.

Foto warga Palajau kec. Arungkeke kab. Jeneponto yang tanam pohon pisang di tengah jalan

Warga Minta Pemkab Jeneponto Benahi Jalan Rusak Menuju RS Lanto Daeng Pasewang

Aksi protes tanam pohon pisang ditengah jalan disertai spanduk yang bertuliskan kritik keras kepada Bupati Jeneponto dalam hal ini Iksan Iskandar.

“Masyarakat Arungkeke menggugat ke Pemerintah Kabupaten Jeneponto soal janji politik 2x Gammara,” tulis dalam spanduk yang terpasang ditengah jalan, Senin (28/2/2022).

Aksi protes warga dilakukan sejak kemarin tanggal 27 Februari hingga hari ini.

Bahkan masyarakat setempat meminta Bupati Jeneponto agar tidak menutup mata dalam persoalan keluhan warga.

“Mana mata bapak bupati Kabupaten Jeneponto. Kurang lebih 20 tahun belum tersentuh aspal,” sambungnya.

Warga Arungkeke, Syamsul Alam mengatakan, setiap ada kegiatan pemerintahan, masyarakat selalu mengusulkan perbaikan jalan.

Namun masyarakat hanya mendapatkan bahasa penenang dengan janji palsu yang disebutkan oleh pemerintah.

“Hingga saat ini belum ada realisasi dari pemerintah daerah,” tegasnya.

Parahnya lagi, di Kecamatan Arungkeke memiliki lima orang legislator yang duduk di DPRD kabupaten dan DPRD Sulsel.

Tetapi biar satu orang tidak ada yang peduli dengan fasilitas umum masyarakat Arungkeke.

“Hal ini juga pernah kita usulkan ke beberapa dewan yang berasal dari dapil Arungkeke, bahkan sudah mengiyakan itupun dari tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya.

Laporan: Safri 

Editor: Delom