Polisi Tangkap Pelaku Teror Bom di Masjid Mujahidin Makassar

43

GERBANGTIMURNEWS

Makassar – Polisi mengamankan Zulkifli pemuda 21 tahun pelaku teror bom di Masjid Mujahidin Makassar pada rabu (30/12/2020).

Dari hasil penyelidikan sementara, Zulkifli mengaku hanya iseng saat memberikan ancaman tersebut.

“Masih kita dalami, untuk sementara pengakuannya (pelaku) cuma iseng-iseng,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul, Kamis (31/12/2020).

Saat ini, Zulkifli masih diperiksa penyidik Polrestabes Makassar.

Pada hari Rabu sekitar pukul 17.49 Wita, Zulkifli menelpon dan diangkat oleh wakil pengurus Masjid Mujahidin, Haji Ila Muhammad (53)

Awalnya penelpon menanyakan kalander baru 2021. Ila kemudian menjelaskan jika pihak pengurus tidak membuat kalender Masjid Mujahidin.

“Saya bilang tidak ada kalender, karena kita tidak pernah buat kalender,” kata Ila.

Karena penasaran, Ila menelepon balik nomor tersebut. Walaupun berulang kali dihubungi, namun tak kunjung tersambung.

Ia pun menghubungi nomor misterius tersebut menggunakan ponsel putra sulungnya, Ibnu (22).

Saat itu nomor tersebut tersambung dan orang tak dikenal mengatakan jika dia teroris.

“Setelah saya telpon pakai hape yang satu dia angkat. Saya tanya siapa ini? Dia bilang saya teroris, saya mau kasih ledak masjid mu, sudah ada itu bom saya simpan di dalam dekat mimbar sama lantai dua,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ibnu, “Dua kali ditelpon tidak ngangkat, pas pakai hapeku ketiga kalinya baru ngangkat,” ujarnya.

Setelah itu, ia pun menghubungi aparat kepolisian hingga akhirnya tim Gegana turun memeriksa ancaman tersebut.

Menurut Kapolsek Makassar Kompol Kodrat Muhammad Hartanto dua benda mencurigakan itu berupa ember yang tertutup dan bingkisan.

Kedua benda itu ditemukan saat tim Gegana melakukan penyisiran di areal masjid.

“Awalnya tadi ada yang dicurigai dua benda, yang satu berupa ember tertutup, kemudian yang satu berupa bingkisan,” kata Kompol Kodrat.

Menurutnya, dua benda itu telah dilakukan pemeriksaan oleh tim Jibom Gegana dan dipastikan keduanya tidak mengandung bahan peledak.

Penulis : Muh Faisal