PERSIAPAN PEMBELAJARAN SEKOLAH TATAP MUKA DI SDN 2 KARANGKAMULYAN KEC. CIAWIGEBANG KAB. KUNINGAN JAWA BARAT

57
Penjelasan Komite Sekolah SDN 2 Karangkamulyan

Gerbangtimurnews, Kuningan Jawa Barat – Dalam rangka memutus mata rantai penularan covid-19 perlu meminimalisasi resiko dan dampak pandemi dengan tetap mendukung keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Di bidang Pendidikan aturan penyelenggaraan pembelajaran ajaran baru pada masa pandemi dimuat bermacam syarat dan aturan protokol kesehatan yang berlaku. Mulai dari pelaksanaan belajar melalui online atau tatap muka untuk zona hijau.

Ketua Komite Sekolah SDN 2 Karangkamulyan

Peraturan Bupati No 51 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Kuningan Nomor 47 Tahun 2020 Pedoman Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019, dan Peraturan Bupati No 59 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Bupati Kuningan Nomor 47 Tahun 2020 Pedoman Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019, telah mengatur kebijakan untuk pelaksanaan bidang pendidikan.

Kepala SDN 2 Karangkamulyan

Persiapan sarana oleh satuan pendidikan, dan persetujuan orang tua yang wajib dipatuhi sebagai syarat untuk diberlakukannya pembelajaran tatap muka di sekolah. Pelaksanaan belajar dengan jarak minimum, jumlah hari dan jam belajar dengan sistem pergiliran atau shift merupakan berbagai aturan teknis yang wajib diterapkan di sekolah. Sarana yang dimaksud adalah sarana penunjang kebersihan dan kesehatan seperti penyediaan toilet bersih, sarana cuci tangan dengan menggunakan air atau hand sanitizer, sampai dengan pelaksanaan penyemprotan disinfektan.

salah satu perwakilan orangtua/wali murid

Dalam rapat dengan orangtua/wali murid yang dihadiri Komite Sekolah, sebagaimana dikatakan Hj. Emi Suhemi, S.Pd.SD selaku Kepala Sekolah SDN 2 Karangkamulyan, “bahwa dalam persiapan pembelajaran tatap muka dilakukan sosialisasi seperti sekarang, dan nanti setelah ada keputusan pelaksanaan sekolah tatap muka orangtua/wali murid akan diundang kembali”. Ditambahkannya, “Semua dilakukan demi prinsip kesehatan dan keselamatan bersama yang merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran dalam masa pandemi COVID-19 di Lingkungan kita”.

Orangtua/Wali murid yang hadir dalam rapat tersebut menyatakan setuju untuk kegiatan belajar mengajar tatap muka dengan mengisi surat pernyataan setuju yang disaksikan oleh Komite Sekolah. “semoga dengan pembelajaran tatap muka sudah bisa kembali normal kegiatan belajar mengajar siswa dan tidak ada yang terdampak covid-19”, kata Ustadz Udin salah seorang wali murid.

*Korwil Jawa Barat (IIM IMBANG)