Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Di Kantor Pemerintahan Kabupaten Jeneponto

19

GERBANGTIMURNEWS.COM, JENEPONTO — Penyemprotan disinfektan di Kantor Pemerintah dilakukan Juru bicara Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan kabupaten Jeneponto, Rabu 16/09/2020.

Suryaningrat mengatakan bahwa penyemprotan disinfektan sudah dilakukan dikantor Bupati Jeneponto termasuk ruang kerjanya dan ruma jabatan bupati (Rujab).

“Penyemprotan disinfektan sudah kita lakukan pada hari Senin di Rujab Bupati dan kantor Bupati. Dan hari Selasa kemarin juga dilakukan oleh relawan Palang Merah Indonesia (PMI),”kata Suryaningrat.

Dia juga menyebutkan, dalam waktu tidak lama akan dilakukan penyemprotan ditempat-tempat umum, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Iye rencananya Minggu ini akan kami lakukan (Penyemprotan disinfektan),” ujarnya.

Selain itu, untuk Swab test para Pimpinan Organisasi Daerah (OPD) akan dikeluarkan paling lambat hari ini, yang melakukan Swab test pada senin 14 September 2020. Sementara Swab yang dilakukan pada Selasa 15 September baru diantar ke Makassar.

“Kalau Pimpinan OPD, Kemungkinan hari ini ada hasil Swabnya keluar. Kalau yang kemarin Swab Test di Polres, Kodim, Capil, PTSP dan Statistik baru akan kami antar ke Makassar hari ini,” sebutnya.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Jeneponto, Mustaufiq mengatakan tim PMI dan TGC melakukan sterialisasi di setiap sudut ruangan kantor Bupati Jeneponto.

“Tadi tim dari PMI dan TGC melakukan Sterialisasi, utamanya di ruang kerja Bupati Jeneponto (Iksan Iskandar),” tuturnya.

Pak Bupati sempat memimpin Coffe morning pada Senin 14 September 2020. Sebelum terkonfirmasi positif covid-19.

“Beberapa Pimpinan OPD, Camat, dan Kabag. Beliau Pimpin coffe morning sebelum ada info bahwa beliau terkonfirmasi,” sebutnya.

Pasca pak Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dan Istri mengumumkan dirinya terkonfirmasi positif covid-19, pemerintahan didaerah yang berjuluk Butta Turatea berjalan seperti biasa.

“Tetap berjalan seperti biasa, bupati tetap kontrol melalui virtual, dan ketika membutuhkan pimpinan daerah hadir maka wakil bupati dan sekda akan berbagi tugas sesuai tupoksi,” Tutup Mustaufiq.

Laporan: fernando lucky