PENGUATAN DAN PELATIHAN PENDAMPING DISABILITAS PADA LKS DISABILITAS PUSAKA TAHUN 2020

133

Gerbangtimurnews, Kuningan Jawa Barat
Sabtu, 15 Agustus 2020 Penyandang disabilitas adalah orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau sensorik dalam jangka waktu lama, dimana ketika ia berhadapan dengan berbagai hambatan. Hal ini dapat menyulitkan untuk berpartisipasi penuh dan efektif dalam masyarakat berdasarkan kesamaan hak.

Rehabilitasi sosial penyandang disabilitas adalah suatu proses untuk meningkatkan fungsi sosial penyandang disabilitas secara optimal dan membantu proses integrasi sosial penyandang disabilitas di masyarakat. Kegiatan rehabilitasi bagi penyandang disabilitas dirancang untuk menghasilkan upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah dan masyarakat yang dapat menjangkau seluruh penyandang disabilitas yang mengalami masalah sosial, sehingga mereka dapat setara berada dalam lingkungan yang kondisuf.

LKS Disabilitas Pusaka Kab. Kuningan hadir sebagai mitra strategis Dinas Sosial Kab. Kuningan untuk penyandang disabilitas. Langkah dan karya nyata awal yang dilakukan adalah kegiatan penguatan dan pelatihan pendamping disabilitas pada LKS Disabilitas Pusaka bertempat di SDN Margasari Kec. Luragung, hari sabtu tanggal 15 Agustus 2020, dari jam 08.00 s.d jam 14.00 wib, yang diikuti oleh 30 peserta dari berbagai unsur yakni PSM, Forum Perangkat Desa, Motekar (Motivator Ketahanan Keluarga), Perlindungan Perempuan & Anak (PPA), Tenaga Pendidik, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LKS LU Wahana Insani Waluya, LKS Graha Berdaya, Paguyuban Golongan Darah Anak Bangsa (PAGODA), dan Gerakan Kesejahteraan untuk Tuna Rungu Indonesia (GERKATIN).

Dengan maksud dan tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan arahan kepada pendamping disabilitas dalam penanganan tugas di lapangan

Pemateri ada 3 orang dari unsur Dinas Sosial Kab. Kuningan yakni Kasi Rehsos Disabilitas ENCE HADIAT ROHANDA, A.Ks., M.Si dengan materi Kebijakan dan Strategi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, dalam pemaparannya peran keluarga penyandang disabilitas yang harus ditingkatkan. Dari unsur kemitraan PPDI Kab. Kuningan yakni HARIS MUNANDAR dengan materi Tinjauan tentang Penyandang Disabilitas, dalam pemaparannya memberikan motivasi bekerja dengan kearifan lokal dan 3 hal yang akan kita dapat yakni 1. Ibadah, 2. Hubungan sosial terbangun, dan 3. Rezeki akan selalu mengalir.

Dan dari unsur Peksos Disabilitas Dinas Sosial Kab. Kuningan yakni RINA DEWI NUR PITRIANI, S.Tr.Sos dengan materi Infut dan Form Isian Data Penyandang Disabilitas pada Sistem Informasi dan Managemen Penyandang Disabilitas (SIMPD).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Sosial Kab. Kuningan, Camat Kec. Luragung, Polsek Luragung, Kepala Desa Margasari, LKS Graha Berdaya, LKS Tandang Kasih,

LKS LU Wahana Insani Waluya, SLB Perwari, SLB Taruna Mandiri, dan PPDI Kab. Kuningan.

Dalam sesi tanya jawab banyak pertanyaan dari peserta pelatihan yang dijadikan program kerja LKS Disabilitas Pusaka, sebagaimana dikatakan Tanti Lestari selaku ketua LKS Disabilitas Pusaka, “bahwa diantaranya untuk memberangkatkan tenaga pendamping dalam pelatihan membuat kaki palsu, membuat majelis taklim penyandang disabilitas, dan pembinaan berkelanjutan pendamping untuk lebih menspesifikasikan jenis dampingan”.

Secara simbolis penyerahan Sertifikat Pelatihan diberikan oleh ENCE HADIAT R, A.Ks., M.Si atas nama Dinas Sosial Kab. Kuningan.

Dikatakannya bahwa, “disabilitas laksana mutiara di dalam karang, tersembunyi namun bernilai tinggi, ia perlu sentuhan untuk menjadikannya bercahaya”.

Dengan memperhatikan protokol kesehatan kegiatan penguatan dan pelatihan pendamping berjalan lancar dan tertib sebagaimana dikatakan Tanti Lestari, “Kegiatan ini mendapat apresiasi dari semua yang hadir, dengan memperhatikan protokol kesehatan alhamdulillah berjalan lancar dan baik, semoga peserta yang hadir dapat mendapat pengetahuan dan wawasan tentang pendampingan disabilitas”. Salah seorang peserta yang hadir Karyadi mengatakan bahwa, ”syukur alhamdulillah saya mendapatkan banyak ilmu dari pelatihan ini terutama tugas seorang pendamping disabilitas”.

*Korwil Jawa Barat (IIM IMBANG)