Pelaku Pembakaran Gedung Gereja Batanguru Timur Kabupaten Mamasa Akhirnya Berhasil Di Amankan

1117

GERBANGTIMURNEWS.COM-MAMASA- Pihak Kepolisian Polsek Sumarorong Bersama Polres Mamasa Sulawesi Barat dalam hitungan jam berjasil Mengamankan Seorang Lelaki Berinisial YN.

Pelaku pembakaran gedung saat ini sedang di periksa

Lelaki Berinisial YN diduga yang membakar Gedung Gereja Jemaat Batanguru Timur dan kini pihak kepolisian berhasil amankan di Tempat Kediamannya tepatnya Di Desa Batanguru Timur, Sabtu 26 Juni 2021.

Sebelumnya Pihak Polsek Sumarorong menerima Laporan Dari seorang Lelaki yakni, Linggi (43) selaku Sekertaris Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Batanguru Timur.

Kronologi penangkapan terhadap pelaku, Setelah Pihak kepolisian Menerima Laporan saya selaku Kapolsek Sumarorong, IPTU.HENDRIK Menerima laporan Dari lelaki yakni, Linggi bahwa pelaku YN ada di suatu tempat dan kami bersama anggota langsung meluncur ke lokasi yang di sampaikan oleh Linggi,”ucap Hendrik

“Dan sebelum kami Meluncur Ke lokasi tidak lupa kami lakukan koordinasi Dengan Kasat Reskrim Polres Mamasa.

Setelah Ber’koordinasi Dengan Sat Reskrim Polres Mamasa, kami Bersama Personil Polsek Sumarorong Lebih Dahulu Terjun Ke lokasi tepatnya Di Batanguru Timur,”ujarnya

“Berselang Beberapa Menit Kemudian Sat reskrim Polres Mamasa tiba juga di lokasi dan Dipimpin Langsung Oleh Kasat reskrim yakni, IPTU.Dedi Yulianto,SH.MH bersama beberapa Tim kepolisian yakni, Kanit 1, Subdit 3, Intelkam Polda Sulbar AKP.YULIANUS serta Personil juga Melununcur Ke lokasi.

Sesampai di lokasi kami dari pihak Kepolisian Menemukan Beberapa Barang Bukti Berupa Dua Buah Lemari Arsip Yang Hangus Terbakar, Dokumen Gereja, Beberapa Buah Kursi Yang Ikut Terbakar Serta Bangku Terbuat Dari Kayu Juga Ditemukan Bekas Tebasan Benda Tajam. Selain itu, Dua Buah Keyboar Dan Pengeras Suara di Ruang Gereja Juga Ikut Terbakar.

“Setelah Pihak Kepolisian Melakukan Olah TKP, Pihak Kepolisian Sejanjutnya Mengumpulkan Informasi Dari Berbagai Sumber Disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari Berbagai Informasi Yang Di kumpulkan Oleh Pihak Kepolisian, Maka Pihak Kepolisian Mencurigai Seseorang Yang Berada Disekitar Lokasi Kejadian.

Kecurigaan Pihak Kepolisian Polsek Sumarorong Dan Pihak Reskrim Polres Mamasa Akhirnya Membuahkan Hasil akhirnya Lelaki Berinisial JN berhasil Di Amankan Lalu Di bawah Ke Polsek Sumarorong.

“Awalnya Pihak Kepolisian Menerima Informasi Bahwa Lelaki Berinisial JN juga Pernah Melakukan Pengrusakan Bangunan Pustu di Desa Batanguru. Sehingga Dari Informasi Warga Polisi Mengamankan Lelaki JN,”jelasnya

Terpisah dengan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mamasa Dedi Yulianto Kepada Awak Media menjelaskan bahwa, Setelah Di Introgasi, Lelaki JN mengakui Perbuatannya telah Membakar Ruang Kosistori Dan Gedung Gereja Jemaat Batanguru Timur. Lelaki JN Mengaku Dirinya Di Beri Bisikan Oleh Mendiang Ayahnya Bahwa Di Gedung Gereja Tersebut Tersimpan Harta Peninggalan Almarhum Ayahnya,”ucapnya

“Dari Bisikan Tersebut Melalui Mimpi, Terduga Pelaku Nekat Menjalankan Aksinya Dengan Membakar Gedung Gereja Jemaat Batanguru Timur. Mendengar Pengakuan Terduga Pelaku, Kasatreskrim Polres Mamasa Mengatakan bahwa Pengakuan Terduga Pelaku Sah Sah Saja. Dari Pengakuan Terduga pelakuTersebut, Pihak Kepolisian Tetap Melakukan Proses Pendalaman Terhadap Kejadian ini Dengan Cara Memeriksakan Terduga Pelaku Kepada Pihak Psikiater.

Sebab Terduga Pelaku Pembakaran Berinisial JN Dikabarkan Mengidap Gangguan Jiwa. Namun informasi Tentang Terduga Pelaku Mengidap Gangguan Jiwa Tidak Serta Merta Kita Aminkan, Sebelum dilakukan Periksaan Melalui Spesialis Atau Dokter Yang Berkompoten,”ujar Dedi yulianto

“Jika Pemeriksaan Oleh Dokter Terbukti Terduga Pelaku Mengalami Gangguan Kejiwaan, Maka Pihak Kepolisian akan Berkoordinasi Dengan Pihak Rumah Sakit Jiwa. Sebaliknya Kata Kasatreskrim, Jika Pemeriksaan Terhadap Terduga Pelaku Dinyatakan Normal, Maka Pihak Kepolisian Tentu Melakukan Proses Seperti Biasanya yakni Lidik,Sidik dan Gelar Perkara. Untuk Sementara Modus Pembakaran Gedung Gereja Sedang Di Dalami Pihak Kepolisian Polres Mamasa.

Untuk itu, Kasat reskrim Menghimbau Kepada Seluruh Masyarakat Kabupaten Mamasa terkhusus Masyarakat Desa Batanguru Timur Dan Anggota Jemaat Gereja Batanguru Timur Agar Jangan Terpropokasi Dengan Kejadian ini. Serahkan Prosesnya Kepada Kami (kepolisian-red) sekali Lagi Kejadian ini tidak Ada Tendensi Lain. kejadian ini Murni Kriminal yang Belum Diketahui Pasti Modusnya,”tutup Dedi Yulianto

Laporan: ANDI RUSLI