PELAKSANAAN SURVEY DAN EDUKASI MUSTAHIK DI KABUPATEN KUNINGAN UNTUK DONATUR ONLINE BEKERJASAMA DENGAN LKS LU WAHANA INSANI WALUYA DAN LKS DISABILITAS WIBAWA MUKTI MANDIRI

87

Gerbangtimurnews, Kuningan Jawa Barat

Selasa, 07 September 2021

Lembaga Amil Zakar Nasional Rumah Yatim Ar Rohman Indonesia bekerjasama dengan LKS LU Wahana Insani Waluya dan LKS Disabilitas Wibawa Mukti Mandiri melaksanakan profileing mustahik di Kabupaten Kuningan meliputi beberapa wilayah diantaranya Desa Cikahuripan Kec. Maleber, Desa Parakan Kec. Maleber, Desa Cimahi Kec. Cimahi, Desa Ciputat Kec. Ciawigebang, Desa Cihaur Kec. Ciawigebang, Desa Timbang Kec. Cigandamekar, dan Desa Karangmuncang Kec. Cigandamekar selama 3 hari pelaksanaannya dari tanggal 5 s.d 7 September 2021

Salah satu mustahik yang dikunjungi Nenek Mursinah Desa Parakan tinggal bersama cucunya obar yang berumur 3 tahun, kondisi nenek mursinah setelah ditinggal kakek yang meninggal 4 tahun yang lalu hanya mengurus cucu, untuk menutupi kehidupan sehari-hari mengandalkan dari pekerjaan pemecah batu dipinggir sungai parakan ditemani sang cucu obar, itupun tidak dilakukan setiap hari karena kondisi fisik yang sudah mulai menurun, bersama pendamping LKS LU Wahana Insani Waluya, relawan dari Lembaga Amil Zakar Nasional Rumah Yatim Ar Rohman Indonesia melaksanakan Survey Dan Eduksi dengan sangat teliti dan penuh kekeluargaan serta disaksikan oleh beberapa tokoh masyarakat dan aparatur desa, Nurul Fitri dari Rumah Yatim mengatakan, “perjuangan nenek mursinah dalam mengurus cucunya sangat menyentuh hati kita semua apalagi orangtua obar dalam kondisi fisik tidak sehat dengan mata yang tidak bisa melihat”.

Di Desa Cimahi Kec. Cimahi mustahik yang dikunjungi Anijah perempuan separuh baya dengan kondisi stroke sudah 3 tahun, tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni bersama anaknya Andila yang rela memutuskan berhenti sekolah demi menjaga sang ibu yang sakit, Andila saat ini berumur 15 tahun mengenyam pendidikan sampai kelas 2 SMP semester pertama, gadis remaja terenggut masa remajanya karena mengurus ibunya yang sakit dan ditinggal bapaknya semenjak kecil, semua aktivitas di rumah andila yang mengerjakan. Relawan Rumah Yatim Erik Hadi Permana mengatakan,”masa remaja neng andila terengut oleh pengabdian kepada ibunya yang sakit, potret kehidupan di masyarakat, tetapi Alhamdulillah PKBM Fatimah Al Zahra mempunyai kepedulian untuk pendidikannya andila dengan menjadikan murid Paket B. sebagaimana dikatakan Kepala Desa Cimahi Wahidin,”kami bersyukur ada beberapa lembaga yang peduli terhadap warganya terutama kepada Rumah Yatim Ar Rohman Indonesia”.

Sementara di Desa Karangmuncang Kec. Cigandamekar mustahik yang dikunjungi Kakek Sadi hidup sebatang kara dengan rumah tinggal yang dibangun oleh Pemerintahan Desa melalui Program Rutilahu, hidup sendirian mengais rezeki memungut rongsok di lingkungan sekitar, menurut Putri Nabila Ruhby Relawan Rumah Yatim,”penghasilan sehari-hari tidak akan mencukupi kebutuhan hidup kakek sadi, gambaran seseorang yang hidup sebatang kara”.

Mustahik lainnya di Desa Karangmuncang Nenek Aminah yang sudah renta dengan kondisi kaki kanan sudah tidak memiliki telapak kaki karena penyakit diabetes, Nenek Aminah mengurus 2 cucu nya yang masih sekolah SD Kelas 2 bernama Dava, dan kelas 1 SMK bernama Nova yang ditinggal mati oleh ibunya, sedangkan bapaknya meninggalkan anak-anaknya. Untuk menopang kehidupan sehari-hari Nova selepas sekolah bekerja di toko grosir untuk mengantar barang dagangan. Relawan Rumah Yatim Muhammad Ryan Al Asyhari mengatakan, “bakti anak kepada neneknya menjadi contoh betapa mulianya anak yang masih sekolah juga membantu neneknya yang kondisi sudah tidak bisa berjalan dan beraktivitas”. Kepala Desa Karangmuncang Kuswari Nurudin mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Rumah Yatim, “kami atas nama Pemerintahan Desa Karangmuncang dan masyarakat mengucapkan banyak terima kasih atas support dan bantuannya dari Rumah Yatim Ar Rohman Indonesia Lembaga Amil Zakat Nasional, semoga kedepan bisa menjadi mitra strategis untuk membantu para mustahik di desa kami”.

Ketua LKS Disabilitas Wibawa Mukti Mandiri Rizki Noviansyah mengatakan kepada Rumah Yatim Ar Rohman Indonesia, ”kami berharap kemitraan ini bisa berjalan kesinambungan untuk membantu warga di Kabupaten Kuningan”.