Oknum Satpol PP Di Gowa Diduga Aniaya Pemilik Kafe “BUPATI ADNAN: Saya Serahkan Ke Pihak Kepolisian Untuk Di Tindak Lanjuti.

326

GERBANGTIMURNEWS.COM-GOWA: Polres Gowa saat ini tengah mendalami kasus dugaan penganiayaan oknum Satpol PP di Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis 15 Juli 2021.

Bupati kabupaten Gowa Adnan serahkan kasus ini ke pihak kepolisian untuk di tindak lanjuti

Berdasarkan keterangan polisi, terungkap motif di balik oknum Satpol PP berinisial MR itu nekat menganiaya seorang Pasutri, lantaran terpicu emosi.

Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffarudin Pulungan mengatakan bahwa, dugaan pemukulan berlangsung karena mendengar jawaban dari pemilik warung kopi ke Satpol PP,”ucap Kapolres Gowa

“Polisi Sebut Oknum Satpol PP Gowa Menganiaya karena Terpancing Emosi”, AKBP Tri Goffarudin Pulungan menyatakan korban yakni Riyana dan Ivan, telah melayangkan laporan sejak Rabu, 14 Juli 2021 malam.

Pelaku oknum satpol PP yang diduga lakukan penganiayaan terhadap pemilik kafe di Gowa

Memang modus yang dilakukan adalah tidak terima atas jawaban kedua korban, jadi terpancing emosinya, sehingga melakukan penganiayaan,” kata Kapolres Gowa, dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di media sosial Humas Polres Gowa.

“Kapolres Gowa seraya menyebutkan motif kejadiannya adalah emosi.

Polisi pun mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV di lokasi kejadian, hasil visum et Repertum, dan sebuah tempat duduk.

Polisi juga memeriksa tujuh orang saksi, terdiri atas dua polisi, dua Satpol PP, serta masyarakat.

Di tempat terpisah Bupati Gowa Adnan menyampaikan bahwa, Terkait aksi pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP Kabupaten Gowa saat melakukan penertiban dalam rangka penerapan PPKM, saya menyesalkan dan tidak akan mentolerir kejadian tersebut,” kata Adnan.

“Saya menyerahkan kasus itu untuk ditindaklanjuti pihak kepolisian. Saya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan apalagi itu dilakukan oleh perangkat pemerintahan. Sejak video ini beredar semalam, saya sudah instruksikan Inspektorat untuk menindaklanjuti,” tegas putra mendiang mantan Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo, setelah menerima begitu banyak pertanyaan tentang sikapnya terkait insiden tersebut.

Adnan juga mengatakan, bahwa sejak awal dilakukannya penertiban PPKM dan setiap saat memimpin apel, pihaknya selalu menekankan untuk bersikap humanis kepada seluruh masyarakat,”ujarnya

“Saya selalu katakan kedepankan sikap humanis tapi tetap tegas. Tapi jangan artikan tegas itu untuk bertindak kasar. Karena apapun yang berkaitan,”tutup Adnan

Laporan: Safri Jarre