Oknum LSM Yang Marah-Marah di Tegur Oleh Security Karena Tak Pakai Masker di Bank Minta Maaf

233
Oknum LSM Yang Marah-Marah di Tegur Oleh Security Karena Tak Pakai Masker di Bank Minta Maaf. Dok:istimewa

GERBANGTIMURNEWS

MAKASSAR – Oknum LSM yang sempat marah-marah di hadapan petugas keamanan bank BRI di Kota Makassar akhirnya mengakui kesalahannya.

Dalam rekaman video berdurasi 57 detik itu, empat oknum anggota LSM itu berdiri dan meminta maaf atas perbuatan yang ia lakukan.

Permintaan maafnya itu dilakukan di halaman Polsek Wajo, Makassar dan didampingi oleh dua aparat kepolisian setempat di ujung sebelah kanan dan kiri mereka.

Pria yang berada dalam video viral kemarin itu dengan tegas dan lancar meminta maaf kepada Presiden, Menteri Kesehatan, Polri, dan masyarakat atas perbuatan yang ia lakukan.

“Kami minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia agar memaafkan kekeliruan kami, sikap arogansi, bukan karena kesengajaan, tetapi karena sesuatu hal yaitu kami lapar dan mau ambil uang. Itu saja,” kata pimpinan LSM itu, yang marah kepada petugas keamanan bank BRI.

Mereka juga mengakui, perbuatan yang telah ia lakukan murni karena pelanggaran protokol kesehatan. Apalagi bank yang terletak di Jalan Irian itu sangat ketat menetapkan protokol tersebut bagi seluruh pegawai dan nasabah.

Dalam video itu pula, ia beberapa kali meminta maaf kepada tim medis atas perbuatan yang ia lakukan kemarin, di Kantor Cabang Pembantu (KCP) BRI, Kota Makassar.

“Kepada seluruh dokter dan perawat yang ada di seluruh Indonesia, kami pimpinan LSM beserta seluruh jajaran memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,” tegas pria yang sempat marah-marah itu, yang kini sudah mengenakan masker.

Beruntung pihak bank tidak merasa dirugikan atas perbuatan mereka atas kejadian tersebut yang mambuat heboh di media sosial.

Pimpinan Wilayah BRI Makassar, Muh Fikri Satriawan, enggan melapor kejadian itu ke aparat kepolisian karena kedua pihak telah berdamai beberapa saat setelah kejadian.

“Kami sampai tak lapor melapor. Nasabah dengan petugas kami juga sudah clear dan saling memaafkan. Tak sampai melapor dan petugas kami juga telah menjalankan tugasnya sesuai protokol kesehatan,” kata Fikri kepada wartawan. (Tim)

Gertim News