Musker I MWC NU Tamalanrea Telorkan 8 Program Keummatan

53

GERBANGTIMURNEWS

Makassar – Musyawarah Kerja (Musker) I Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar yang dirangkaikan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dibuka Kepala Pemerintah Kecamatan Tamalanrea H Kaharuddin Bakti, Sabtu (12/12/2020).

Camat Tamalanrea dalam sambutannya, menyebutkan pihak pemerintah siap melakukan kerjasama dan mensupport kegiatan MWC NU Tamalanrea.

“Kami siap membantu, kita ketahui NU ormas terbesar, bahkan beberapa negara ada cabangnya,” ujarnya.

Menurutnya, banyak ormas dengan beragam warna, semua mengambil bagian demi umat. Tantangan ke depan NU hadir bisa memberikan solusi terbaik.

Kegiatan Musker yang berlangsung di tempat terbuka, di pelataran rumah salah satu Mustasyar MWC NU Tamalanrea yang juga anggota DPRD Kota Makassar M Yahya HK, sengaja dilakukan panitia guna menaati Protokoler kesehatan Covid-19. Selain di tempat terbuka juga panitia mengatur jarak kursi peserta, mewajibkan mengenakan masker dan cuci tangan sebelum masuk arena Musker.

Koordinator Pembinaan (Korbin) MWC NU Biringkanaya dan Tamalanrea, H Rahman Bahnadi S,Ag, MAg, mengapresiasi kegiatan Musker yang diselenggarakan dengan antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir.

Pembawa Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, Dr Syamsul Alam M.Ag, menyampaikan pentingnya mengingat Rasulullah dengan bershalawat kepadaNya.

Pasalnya, kata dia, diutusnya Rasulullah oleh Allah SWT ke muka bumi ada nikmat.

“Cara mengingatnya dengan beragam cara, seperti lewat kegiatan majelis taklim, salawatan, atau kegiatan pembacaan albarzanji,” ungkapnya.

Sementara Anggota DPRD Kota Makassar M Yahya HK, sebelum menutup Musker I MWC NU Tamalanrea, mengajak semua pengurus agar membuka jejaring memanfaatkan setiap peluang yang ada guna kelangsungan organisasi.

“Sebagai anggota legislatif saya siap membantu,” tandasnya.

Musker MWC NU Tamalanrea tersebut menghasil sejumlah program kerja yang disenergikan dengan program PCNU Kota Makassar seperti pelaksanaan Lailatul Ijtima tiap ranting. Pembentukan LDNU, membentuk kelompok albarazanji dan penggerak fardu kifayah. Hal ini sejalan dengan program penguatan dan penyebaran ajaran Aswaja.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Tanfidziyah MWNU Tamalanrea Nurdin memuji sosok M Yahya atas kepedulian dan sumbangsihnya atas kegiatan Musker.

“Sangat jarang anggota dewan seperti beliau, tidak hanya memberikan sumbangsih tenaga dan pikirannya untuk kelangsungan NU di Tamalanrea,” ujarnya.

Selain dihadiri sejumlah pengurus MWC NU diantara Ketua Tanfidziyah Nurdin S.Ag, MH, Wakil Ketua yang juga panitia Musker Patahuddin Baso, Rais Syuriyah Prof Dr Ir H Musbir Tahir, msi, hadir pula delapan ranting NU, Bira, Parangloe, Kapasa, Kapasa Raya, Tamalanrea, Tamalanrea Jaya, Tamalanrea Indah, dan Buntusu. Lurah se Kecamatan Tamalanrea, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan penampilan Majelis Taklim Al Hijrah Bontoloe Kapasa Raya, Nurul Taqwa Kapasa dan Nurut Tauhid Bontojai Bira.(H.Jurlan).

Editor : Fakhruddin / Dhani Naba

Gertim News