Menuju LKS Mandiri Dan Sejahtera Untuk LKS LU dan LKSA di Kab. Jeneponto

22
Menuju LKS mandiri dan sejahtera untuk lks lu dan LKsa kab Jeneponto

GERBANGTIMURNEWS.COM

Jeneponto – Tim Asesor dari jakarta, yaitu Ibu Nur Endah Retno dan Ibu Dewi Kartika disambut baik oleh sejumlah para pengurus LKSA dan LKS LU di Kabupaten Jeneponto dalam rangka pelaksanaan visitasi akreditasi LKSA dan LKS LU pada kamis, (19/11/2020).

Kehadiran Tim Asesor tersebut merupakan tindak lanjut dari pengajuan akreditasi yang telah diajukan, Kedatangannya didampingi oleh ketua forum LKS Propinsi Sul Sel.

Visitasi ini merupakan tahap selanjutnya setelah visitasi asesor wilayah yang dilakukan oleh Tim Asesor sebelumnya di tahun 2018-2019.

” Di sela-sela visitasinya, Nur Endah Retno mengungkapkan, bahwa akreditasi dilakukan bertujuan untuk mendorong LKS se-Indonesia khususnya yg ada di kabupaten jeneponto sebanyak 16 Lembaga Kesejahteraan Sosial ( LKS ) agar menyesuaikan operasional pelayanannya dengan standar kepengasuhan dan lebih cepat untuk menjadi LkS yg mandiri dalam kesejahteraan bagi klien nya yang menunjukkan karakter dan pendidikan,  kasih sayang pemenuhan kebutuhan mental dan spiritual ”, Ungkapnya.

Di samping itu, dengan adanya akreditasi, LKSA dan LKS LU dapat melakukan perbaikan dan pembenahan secara baik dan mandiri.

Diharapkan hasil visitasi yang dilakukan oleh Tim Asesor bisa mengahasilkan kesimpulan dan penilaian yang obyektif dan valid.

” Bagaimana kedepannya LKS yang ada di kab. Jeneponto bisa agar LKS di Jeneponto dapat menginspirasi dari kekompakan, sinergi dan semangat, forum, pendamping maupun klien penerima manfaat ”, lanjutnya.

Di dalam proses akreditasi, ada beberapa hal penting yang dinilai, pertama, legalitas lembaga, seperti Surat Tanda Daftar atau SIOP, Akta Notaris, NPWP, Rek Lembaga, SK Pendirian/Kemensos RI, SK Kemenkumham RI.

Kepengasuhan, seperti bagaimana praktik kepengasuhan dan pendampingan Lansia atau anak dalam kehidupan sehari-hari.

sarana prasarana, seperti ruang tamu, kantor, mushola, kamar mandi, ruang kesehatan dan sebagainya.

Program, yaitu kegiatan yang dilakukan anak selama di LKSA, Selain hal tersebut, sejauh mana keterlibatan masyarakat dan kerjasama yang telah dilakukan dengan instansi lain juga menjadi perhatian khusus.

Proses akreditasi yang berjalan selama beberapa jam berjalan dengan lancar dan santai, Selain menanyakan yang berhubungan dengan materi akreditasi, Tim Asesor juga berbagi pengalaman terkait bagaimana mengelola LKS secara baik.

Pengalaman itu ia peroleh ketika berjalan-jalan melakukan kunjungan di sejumlah LKS di Indonesia. Terdapat beragam corak dan karakter yang dimiliki LKSA di belahan Indonesia, dan yang paling umum adalah penerapan nilai-nilai relegiusitas atau pesantren kepada anak di dalam LKSA.

Semoga dengan kegiatan akreditasi ini, LKSA / LKS LU yang ada di kabupaten Jeneponto bisa lebih maju dan memberi pelayanan serta kepengasuhan yang amanah dan profesional, sehingga mampu melahirkan anak-anak penerus yang berilmu, berakhlak mulia dan mandiri yang terkhusus yang di LKSA.

Tim Gertim News