Mentan RI Pantau Tanam Perdana Di Jeneponto”Syahrul Yasin Limpo: Petani Di Jeneponto Tidak Pernah Kalah Dengan Daerah Lain

    151

    GERBANGTIMURNEWS.COM-JENEPONTO: Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo pantau tanam perdana padi IP 300 (Padi-Padi dan Jagung) dalam rangka percepatan Tanam MT 12 Tahun 2022.

    Penanaman padi itu dilaksanakan di Desa Kayuloe Timur, Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, Sulsel. Minggu (15/5/2022).

    Foto: suasana para petani saat melakukan pertanaman padi di wilayah kayuloe timur kab.jeneponto

    Dari pantauan awak media Gerbangtimurnews.com dilokasi antusias para petani menanam bersama untuk tanam perdana IP 300 padi farietas Inpari 32, Ciherang dan Mekongga mulai ditanam di persawahan.

    Dalam kegiatan tanam perdana Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo didampingi beberapa Dirjen Pertanian yakni, Dirjen TP (Tanaman Pangan), Dirjen PSP dan Sekmen (Sekretaris Mentan) beserta rombongan Dinas Pertanian Sulsel dan Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto beserta jajaran polres jeneponto dan para personel TNI Kodim 1425 Jeneponto serta Kepala desa kayuloe timur dan para perangkat desa Ikut memantau tanam padi sekaligus memberikan bantuan bibit padi (Simbolis).

    Foto: saat Mentan RI serahkan bantuan benih padi kepada petani di kantor desa kayuloe timur

    Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya menyampaikan bahwa, pertanian itu hadirnya dalam kehidupan yang tidak bisa kita tinggalkan karena petunjuk agama Islam mengatakan bahwa bertanam itu adalah kehidupanmu mau kiamat saja besok kita tetap bertanam kira-kira begitu,”kata Syahrul dalam sambutannya

    “Oleh karena itu pertanian itu sudah ada depan mata kita, karena pertanian itu mulai dari anak laki-laki, anak perempuan orang dewasa maupun orang tua sudah bertani

    Masa mauki nakala daerah lain seperti, Jawa, Sidrap, tentu tidak kecuali sama-sama itu baru okelah karena kenapa kita di Jeneponto sudah mempunyai bendungan jadi apalagi yang kurang biasanya itu orang Jeneponto tena nale’ba nibeta betul tidak,”jelasnya

    Sedangkan Kordinator Bidang Tanaman Pangan Dan Hortikultura Dinas Pertanian Provinsi Sulsel, Maradona Ahmad menyampaikan bahwa, kedatangan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, untuk memantau sekaligus tanam perdana padi di desa Kayuloe Timur, Dimana dengan adanya aliran air irigasi dari bendungan karalloe itu ada peningkatan untuk menanam.

    “Jadi dulunya disini penanaman hanya IP 100 sekarang sudah bisa tanaman IP 300 (padi-padi dan jagung), artinya dari penanamnya hanya satu kali sekarang bisa tiga kali, sehingga berkah adanya bendungan karalloe ada peningkatan penanaman. Otomatis disini ada peningkatan penghasilan petani,” ucapnya Maradona

    Alhamdulillah dengan adanya penanaman tiga kali ini, insha allah di Jeneponto bakal ada peningkatan hasil produksi panen petani.

    “Ini juga salah satu dampak positif bagi petani dengan adanya bendungan karalloe, dimana para petani bisa menanam hingga tiga kali dalam setahun,” jelas maradona.

    Ditempat terpisah Sekertaris Dinas Pertanian Jeneponto, Bambang Hariyanto,SP.MM, menambahkan bahwa penanaman perdana padi IP 300 ini bakal ada peningkatan penghasilan produksi hasil panen petani,”kata Bambang Haryanto

    “Biasanya kan selama ini lahan-lahan disini tanamnya itu hanya satu kali, itu hanya dimusim rendengan, sehingga di musim gaduh ini kita manfaatkan dengan menanam hingga tiga kali, dimana tanamnya IP 300 padi-padi dan jagung.

    Bambang Hariyanto juga berharap, dimusin gaduh ini setelah tanam dapat meningkatkan kualitas produksinya petani.

    “Kalau produksi dimusin gaduh kali ini belum kita tau, karna ini baru, semoga saja ada peningkatan, Namun kalau dimusim rendengan itu produksinya rata rata 5,4 Ton per hektar,” ungkapnya.

    Iapun menyampaikan dengan kehadiran bapak Menteri Pertanian RI, dapat memberikan bantuan untuk peningkatan produksi pertanian diKabupaten Jeneponto.

    Laporan: Safri

    Editor: Delom