Mengenaskan Kecelakaan Maut Di Kab.Gowa Akibatkan 1 Orang Meninggal Dunia.

499

GERBANGTIMURNEWS.COM-GOWA: Kecelakaan Maut Yang Mengakibatkan 1 Orang Meninggal Dunia di Tanetea Jl. Poros Limbung Desa Bontosunggu Kec. Bajeng Kab.Gowa,Jumat 27/08/2021

Kecelakaan tersebut akibatkan korban meninggal dunia dengan terbakar satu badan

Dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas Seorang kakek tewas karena terkena percikan api dan tumpahan minyak yang baru saja dibeli dari SPBU.

Kecelakaan sepeda motor yang di kendarai oleh Bpk.Usman Dg Lette berjenis motor Honda WIN dengan No.Pol DD 2841 BH.

Dan sepeda motor yang di kendarai oleh Bpk.H.Muh.Rusdi Dg Gassing (70) (korban yang meninggal dunia dalam laka tersebut) adalah sepeda motor Suzuki Shogun Sp dengan No.Pol DD 4443 BP.

Menurut Kapolsek Bajeng , AKP Alhabsi menjelaskan bahwa, telah Terjadi laka lantas antara dua unit sepeda motor yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat terbakar dan satu orang luka ringan,” kata Kapolsek

“Kecelakaan terjadi tepat di depan SPBU Tanetea korban tewas atas nama Haji Muhammad Rusdi Dg Gassing.

Kakek tersebut baru saja membeli BBM jenis Pertalite dengan menggunakan jerigen kapasitas 5 liter. Setelahnya, dia keluar dari SPBU dengan mengendarai sepeda motor,”ujarnya

“Saat keluar, dari arah berlawanan ada pengendara sepeda motor yang langsung menabrak korban. Saat itu motor dari arah berlawanan yang dikendarai korban luka ringan atas nama Usman Dg Lette melaju dengan kecepatan tinggi.

Korban kecelakaan dengan kondisi sudah terbakar

Dengan kecepatan tinggi langsung menabrak korban yang mengakibatkan percikan api yang membakar korban. Sedangkan pengendara motor satunya, Usman Dg Lette langsung diselamatkan oleh warga sekitar TKP,” terangnya.

“Kakek yang tewas terbakar dalam kecelakaan itu merupakan warga Dusun Paranga, Desa Bone, Kecamatan Bajeng. Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit.

Alhabsi mengatakan masih banyak warga setempat membeli BBM di SPBU dengan menampungnya di jerigen. “Tidak menutup kemungkinan kejadian serupa akan terulang kembali mengingat masih banyak masyarakat yang mengisi Pertalite dengan menggunakan jerigen,”tutupnya.

Laporan: IMDT