Aksi Ujuk Rasa Mahasiswa Menolak Terkait isu Penundaan Pemilu 2024

44

Gerbangtimurnews.com, Makassar – Menganggap pemerintahan jokowi gagal, Koalisi perjuangan pemuda mahasiswa kembali menggelar aksi unjuk rasa didepan gedung DPRD Sulsel senin/11/04/2022

Dalam bentangan spanduk yang bertuliskan indonesia dibawah kepemimpinan jokowi dodo gagal total puluhan, massa aksi koalisi perjuangan pemuda mahasiswa(kppm) memenuhi ruas jalan DPRD Sulsel untuk menggelar aksi unjuk rasa.

Masa aksi kemudian secara bergiliran menyampaikan orasi ilmiah nya, terkait beberapa janji politik jokowi dodo yg dianggapnya masih menemui banyak polemik.

Beberapa persoalan seperti janji presiden dalam menuntaskan kasus pelanggaran Ham dimasa lalu sampai kepada janji politik untuk memperbaiki tingkat SDM, pemerintah yang bersih dari KKN sampai kepada masalah pendidikan, kesehatan Dan kesejahteraan petani yang masih jauh dari apa yg diharapkan.

Dalam orasinya jendral lapangan Muh wamil menuturkan bahwa Di bawah kepemimpinan jokowi dodo kontrasnya tingkat kesenjangan masih menjadi peringkat teratas, padahal tugas daripada seorang pemimpin justru harus lebih sensitif melihat semua persoalan ataupun kebutuhan daripada masyarakat, namun Hari ini pemerintah justru terkesan memberikan ancaman terhadap kesejahteraan.

Muh. wamil juga menyampaikan kekecewaannya terkait upaya pemerintah untuk penundaan pemilu yg sangat mencederai konstitusi. hal ini dipertegas wamil bahwa deretan kegagalan yg dipertontonkan pemerintah justru melakukan upaya pencekraman posisi kuasa oligarki.

Dalam unjuk rasa tersebut masa aksi juga mempertanyakan terkait peran pemerintah dalam persoalan kelangkaan minyak goreng. Seharusnya masalah seperti ini sudah segera diselesaikan bukan dibiarkan berlarut-larut.

Isu terkait wacana untuk penghapusan bbm premium sampai pada persoalan untuk segera dicabutkan uu omnibuslaw pun tak luput untuk disuarakan. Salah satu masa aksi dalam orasinya mengatakan bahwa dengan melihat tingkat kesenjangan masyarakat yg masih tinggi akhir-akhir ini penghapusan bbm bersubsidi justru membuat masyarakat terpojok, belum lagi uu omnibuslaw yang akan sangat berefek pada kondisi sosial ekomomi ataupun prinsip keadilan bagi buruh yg akan sulit menemukan jalan keluar, tutupnya.

Aksi yang digelar di depan gedung DPRD Sulsel tersebut berujung ricuh. Beberapa Masa aksi dari seluruh organ yg terlibat terlihat beberapa kali melakukan upaya pendudukan gedung DPRD dengan membakar ban bekas dan menutup jalan sebagai bentuk protes terhadap kinerja pemerintahan jokowi dodo. (Faisal)