Memperingati Hari Gizi Nasional Ke-61, HMJ FKM UPRI Makassar Melaksanakan Webinar

90

GERBANGTIMURNEWS

Makassar – Hari Gizi Nasional (HGN) yang diperingati setiap tanggal 25 Januari, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pejuang RI (FKM-UPRI) Makassar memperingati Hari Gizi Nasional ke-61 tersebut dengan melakukan serangkaian kegiatan, salah satu diantaranya adalah Webinar Gizi.

Mengusung tema Webinar yang sesuai dengan tema HGN ke-61 “Remaja Sehat, Bebas Anemia”, Webinar tersebut dilaksanakan pada hari Minggu (24/01/2021) dengan menghadirkan Narasumber Dosen Poltekkes Kemenkes RI Makadsar Adriyani Adam, SKM, M.Kes dan yang menjadi moderator Emirensiana Milla (mahasiswa jurusan gizi). Webinar ini diikuti oleh seluruh civitas akademika FKM UPRI dan dari fakultas lain lingkup UPRI Makassar dengan jumlah peserta kurang lebih 100 peserta.

Baca Juga : mahad-al-birr-unismuh-makassar-kembali-membuka-penerimaan-mahasiswa-baru
Baca Juga : asmadina-unismuh-makassar-kumpulkan-sumbangan-untuk-korban-gempa-sulbar

Webinar diawali dengan sambutan dari Wakil Dekan bidang kemahasiswaan Erni Kadir, SKM, M.Adm.Kes, dalam sambutannya Erni Kadir mengungkapkan apresiasinya dengan rasa bangga terhadap HMJ Gizi telah melakukan Webinar, “Meski masih dalam kondisi pandemi Covid 19 tidaklah menjadi penghalang bagi HMJ Gizi untuk tetap berkarya dan harapan saya semoga menjadi Inspirasi bagi HMJ yang lain untuk melakukan kegiatan Webinar dengan tema yang berbeda tentunya dan kegiatan webinar ini dapat berjalan dengan lancar”. Ungkapnya.

Dalam materinya Adriyani Adam memaparkan bahwa anemia adalah keadaan dimana konsentrasi hemoglobin (Hb), yang berada didalam sel darah merah, lebih rendah dari yang seharusnya, yaitu Hb >13g/dL pada laki-laki dewasa dan Hb >12 g/dL pada perempuan dewasa.

Kurangnya konsumsi makanan sumber zat besi, kebutuhan yang meningkat, menderita penyakit infeksi, dan tidak mengkonsumsi suplemen zat besi merupakan penyebab anemia. Jika dibiarkan maka remaja yang merupakan aset negara berisiko tumbuh menjadi penerus bangsa yang tidak produktif. Dan sekitar 18,4% remaja putri mengalami anemia (Riskesdas 2018).

Baca Juga : pangdam-hasanuddin-salurkan-bantuan-sosial-ke-warga-pengungsian-di-sul-bar

Adapun dampak anemia pada remaja adalah merasa cepat lelah dan lemah sehingga kurang produktif, ketangkasan berfikir menurun sehingga prestasi menurun, menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah terkena penyakit infeksi, dan resiko pendarahan saat hamil, BBLR, Stunting yang berdampak pada 3 generasi.

Bagaimana cara mencegah anemia yaitu dengan mengonsumsi sumber makanan bergizi seimbang dan mengandung zat besi, minum tablet tambah darah, fortifikasi zat besi, keebrsihan lingkungan dan pribadi dan kontrol penyakit infeksi, Tuturnya.

Sementara ketua HMJ Gizi FKM UPRI Helvin menyampaikan pada awak media Gerbang Timur News via telepon bahwa dalam rangka memperingati HGN ke-61 HMJ Gizi tidak hanya melakukan Webinar tetapi masih ada kegiatan lain yaitu Launching Kantin Gizi sehat yang dilaksanakan besok (25/01/2021) dan lomba masak yang dilaksanakan hari Sabtu (30/01/2021). (Rudy)

◊ Penulis : Lutfy (Rudy)

◊ Editor    : Dhani Naba



Baca Juga : jokowi-teken-aturan-baru-masyarakat-harus-siap-diminta-perang-jika-dibutuhkan-oleh-negara