Lahan Pemakaman Covid-19 di Paccerakkang Terhambat Karena Air”Satgas Covid-19: Seharusnya PUPR Sudah Selesaikan

43

GERBANGTIMURNEWS.COM-MAKASSAR: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan awalnya mengaku akan secepatnya memindahkan tempat pemakaman jenazah Covid-19 baru di Paccellekang lantaran tempat pemakaman sebelumnya di Macanda kabupaten Gowa Penuh telah penuh.

Hanya saja, hingga saat ini lahan Paccerakkang tersebut belum digunakan. Kepala Bidang Ops Trantib Satpol PP Sulsel, Sultan Rakib membeberkan kendala yang dihadapi pihak Satgas Covid-19 Sulsel hingga pemakaman jenazah Covid-19 dipaksakan di Macanda.

Ia mengatakan, penyediaan air di pemakaman baru Paccerakkang belum dapat digunakan karena OPD terkait seperti Dinas PUTR Sulsel belum menyediakan air bersih di tempat tersebut.

“Jadi seharusnya kondisi di Macanda kan sudah sesak, penuh mi. Jadi kita maksimalkan itu di pinggir beton, pinggir pagar itu kita manfaatkan slot-slot yang kosong. Seharusnya TPK di Paccellekang sudah berfungsi 2 minggu lalu tapi karena terkendala suplai air penyediaan air bersih oleh lening sektor PUTR,” ujar Sultan, Selasa (14/9/2021).

Saat ini, ia mengaku pihak Satgas Covid-19 Sulsel selalu berupaya melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR agar suplai air secepatnya tersedia karena tidak bisa dipindahkan pemakaman selama kebutuhan dasar seperti air belum ada.

“Kami sudah laporkan ke Pak Sekda. Karena kami di satgas sudah siap, cuman itu masalahnya, tidak mungkin kita ujung-ujung kesana baru kita yang tertular semua. Kebutuhan dasar itu air, kita tahu di situ pedalaman,” jelasnya.

“Masalahnya kalau nda ada suplai air bagaimana caranya anggotaku sudah bersih-bersih. Begitu ada suplai air, begitu ada listrik langsung dialihkan, sekarang kondisinya nda ada itu,”

tambahnya.Bahkan, Sultan mengatakan tempat pemakaman yang ada di Macanda itu hanya bisa dimanfaatkan lahan kosong yang pada awalnya direncanakan untuk digunakan pelebaran jalan, tapi sudah dipaksakan untuk pemakaman.

“Dimaksimalkan mami yang ada di sana, slot yang kosong karena tadinya itu yang kita nda mau di pinggir pagar, tadinya kita mau kasih lebar akses jalan masuk mobil,” terangnya.

Terpisah, Ketua Koordinator Posko dan Kesekretariatan Satgas COVID-19 dr Arman Bausat mengatakan seharusnya Dinas PUTR sudah bisa menyelesaikan kebutuhan di tempat pemakaman baru. Karena awalnya juga sudah ada kesepakatan untuk menangani semua.

“Adapun penyediaan sarana prasarana di Paccelekang itu memang satgas tapi satgas itu dibantu oleh pihak-pihak terkait. Misalnya di PUTR. Seharusnya itu kan dia selesaikan karena itu hari kan sudah disepakati mereka mau selesaikan semua,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan akan memastikan lagi dengan membangun koordinasi ke Dinas PUTR agar dapat mengetahui kendala penyediaan air di tempat pemakaman baru di Paccerakkang,” jelasnya.

“Nanti saya coba telepon Plh Dinas PUTR Sekarang. Nanti misalkan informasi terbaru, saya coba cek dulu apa yang siap,” tandasnya.

Sementara Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Sulsel, Haeruddin saat dikonfirmasi mengaku penyediaan air di tempat pemakaman di Paccerakkang tersebut bukan kewenangan Dinas PUPR Sulsel.

“Bukan kami yang ditugasi,” singkatnya saat dihubungi.

Laporan: (Fdl)