Kunjungan Kerja Mentan SYL, Panen Raya Jagung Kuning di Jeneponto

53

Gerbangtimurnews, Jeneponto – Mentri pertanian (mentan) Syahrul Yasin Limpo, SH.M.Si.MH Bersama Bupati Jeneponto Drs. H. Iksan Iskandar, M.Si menghadiri pesta panen raya jagung kuning di kabupaten jeneponto, Kamis 29/07/2020.

Kunjungan Kerja, Mentan SYL Panen Raya Jagung Kuning di Jeneponto, Panen raya jagung kuning dilaksanakan di desa karelayu dusun layu kecamatan tamalatea kabupaten Jeneponto di hadiri oleh Menteri pertanian beserta rombongan, Anggota Komisi IV DPR-RI beserta rombongan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi selatan Bersama Rombongan dan Jajaran Forkopinda Kabupaten Jeneponto.

Kedatangan mentan di sambut langsung oleh bupati dan wakil bupati jeneponto serta di dampingi seluruh unsur muspida dan OPD sekabupaten jeneponto.

Kunjungan Kerja, Mentan SYL Panen Raya Jagung Kuning di Jeneponto untuk mendorong kepala daerah untuk menjaga lahan pangan yang ada di masyarakat agar bisa menjadi ketersediaan pangan di masa mendatang.

“Ketahanan pangan nasional bisa terwujud jika ada kekuatan dari ketahanan pangan daerah, Komoditas pertanian Kabupaten Jeneponto adalah salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang menopang ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

“Letak kekuatan ketahanan pangan nasional jelas di daerah, untuk itu kita mengharapkan agar hasil pertanian, khususnya jagung kuning dapat di tingkatkan, selesai panen ini harus ditanami lagi, tidak boleh kosong,” terang mentan.

Pada kesempatan itu, bupati jeneponto Drs. H. Iksan Iskandar, M.Si menyampaikan keluhan para petani di Kabupaten Jeneponto terkait bibit jagung kuning yang tidak sesuai kebutuhan mereka.

Pada kesempatan ini, saya sampaikan bahwa petani sangat mengeluhkan kualitas bibit jagung kuning yang tidak sesuai dengan yang dibutuhkan petani, para petani menginginkan bisi 18, karena bibit itu yang sesuai dengan kondisi tanah pertanian di Jeneponto,” ungkapnya.

Iksan Iskandar juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan menteri pertanian di kabupaten jeneponto.

“Terima kasih Pak Menteri atas kunjungannya, semoga kehadiran Pak Syahrul di Butta Turatea yang merupakan kampung halamannya Pak Syahrul membawa berkah bagi masyarakat,” tutup Iksan Iskandar.

Terpisah, Bambang Hariyanto, Sp.MM, selaku kepala bidang tanaman pangan dinas pertanian kabupaten jeneponto mengatakan bahwa, dengan kehadiran bapak mentan di kabupaten jeneponto tentunya kami sangat berharap kepada bapak menteri agar dapat memberikan solusi terbaik dalam waktu yang singkat, sebab petani di jeneponto saat ini sangat membutuhkan pupuk UREA sehingga target produksi yang kami tetapkan dapat tercapai.

Pada kesempatan ini kami juga sampaikan permohonan kepada Bapak Menteri agar kiranya dapat mendatangkan program bantuan pengembangan komoditi jagung dapat lebih tepat waktu, terutama ketersediaan sarana produksi pertanian baik bantuan benih, alat mesin pertanian (pra tanam dan pasca panen) serta pupuk bersubsidi untuk mendorong pelaksanaan percepatan waktu tanam dan waktu panen, mengingat iklim di Kabupaten Jeneponto berbeda dengan kabupaten yang lain di Sulawesi Selatan.

Rusdy.S selaku PLT kepala seksi dinas pertanian tanaman pangan kabupaten Jeneponto juga menghimbau bahwa Selain masalah tersebut diatas, masalah lain yang dihadapi petani dan membutuhkan perhatian khusus adalah harga jual produksi jagung oleh petani sangat rendah dimana saat ini harga jagung kering panen Rp.2,100/Kg dan kering pipil Rp.2,500/Kg.

BapakMenteri Pertanian yang kami muliakan dan kami banggakan.

Demikianlah Laporan kondisi pertanian di Kabupaten Jeneponto khususnya komoditi jagung yang merupakan komoditi unggulan daerah kami,”tutupnya Rusdy.s

*Usmank ( Ka. Biro Jeneponto )