Komisi D DPRD Sulsel Meninjau Progres Pembangunan Makassar New Port

16
Gertim News
Komisi D DPRD Sulsel Meninjau Progres Pembangunan Makassar New Port

GERBANGTIMURNEWS.COM

MAKASSAR – Komisi D Bidang Pembangunan DPRD) Provinsi Sulsel melakukan kunjungan kerja meninjau progres pembangunan Pelabuhan Makassar New Port (MNP) Jl. Abdullah Raya, Kaluku Bodoa Kota Makassar, Selasa (10/11/2020).

Mega proyek MNP merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian terkhususnya di Kawasan Timur Inonesia (KTI), dibangun dan dikelola oleh PT Pelindo IV (Persero) Makassar.

Senior Manager Fasilitas Pelabuhan PT Pelindo IV, Arwin menjelaskan, Pembangunan Makassar New Port dibagi menjadi empat tahap di antaranya Tahap 1A, tahap 1B,tahap 1C dan tahap 1D.

Pada tahap 1A sudah rampung dan sudah dioperasikan dan untuk tahap 1B,1C, dan satu 1D saat ini masih dalam proses tahapan konstruksi.

Konstruksi proyek sampai dengan saat ini kurang lebih 59,78%, dengan kegiatan pokok reklamasi yang saat ini sudah selesai dan pembangunan dermaga. Dermaga sendiri kegiatannya adalah pengerjaan bore pile, secant pile dan beton precast.

Ke depannya Makassar New Port juga merencanakan pembangunan jalan tol agar akses keluar masuk pelabuhan dapat berjalan dengan lancar.

Tak hanya itu, juga akan dibuat stasiun kereta api, hal ini disampaikan langsung oleh Direktur teknik PT Pelindo IV, Prakosa Hadi Takariyanto.

“Kami juga akan membuat stasiun kereta api nantinya, kami telah menyediakan lahan sekitar 20.000 hektar dan telah mengantongi izin dari pak menteri bulan februari lalu,” tegasnya.

Merespon progres pembangunan dan wacana tersebut Ketua Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Jhon Rende Mangontan berharap agar setiap progres pembangunan yang dilakukan PT Pelindo IV tetap memperhatikan mitigasi lingkungan sebagai analisis dampak yang dapat terjadi pada lingkungan masyarakat sekitar lokasi MNP, dan berharap agar tetap memperlancar komunikasi dengannya selaku perwakilan rakyat.

Menanggapi hal itu General Manager Makassar New Port, Edy DM Nursewan menjelaskan pihaknya secara keseluruhan tetap memperkuat hubungannya dengan masyarakat sekitar lokasi pembangunan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), peningkatan ekonomi rakyat dan kegiatan–kegiatan sosial lainnya. (Fauzi Muflih dan A. Nurwahyuni).

Editor : Fakhruddin / Dhani Naba.