Kisah Pilu Ibu Rosmini , Hidup Sebatang Kara di Gubuk Ber Ukuran 2×3 Meter

407

Gerbangtimurnews.com, Jeneponto – Seorang perempuan lanjut usia di kelurahan pallengu Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto , hidup memperihatinkan digubuk yang ber ukuran 2×3 meter.

Ibu Rosmini , tinggal seorang diri di rumah tak layak huni dilokasi orang lain , hasil pantauan media ini bersama ketua dpc jpkp kec Bangkala , Gubuk itu sudah dalam kondisi doyong ke samping , di dalam rumah ber ukuran 2×3 meter dengan lantai tanah , di dalam terdapat satu rosban alias tempat tidur , dapur , dan perabot lainnya .

Di lihatnya secara keseluruhan , rumah itu jauh dari kesan layak huni , (PILU) kesaksian ibu Rosmini rumah itu diambil dari bekas ruang tempat wudhu dari mesjid Mustaqim kata ibu Rosmini Jum’at 4 Maret 2022.

Selain itu , sehari hari Ibu Rosmini menghabiskan waktu dengan mencari asam , hasil yang dia dapatkan dia mengaku biasa di jual Rp 1000 per bungkus kepada tetangga sekitar ungkap Rosmini.

Meski masih sanggup berjalan , Namun ia sudah tidak mampu bekerja , tubuhnya telah sakit-sakitan , Rosmini mengatakan kepada media ini semenjak suaminya Muh Latif meninggal dunia , ia hidup sebatang kara karena tidak memiliki anak kata Rosmini dengan suara nangis.

“Untuk bertahan hidup, Rosmini mendapatkan bantuan Bansos dari pemerintah dan mengharapkan belas kasihan tetangga dan warga sekitar”, ungkapnya

Hal ini , ibu Rosmini mengaku sering di selimuti rasa takut setiap berada di dalam rumah , selain kwartir kondisi rumah ini yang penuh lobang membuatnya takut dengan gigitan serangga , tuturnya.

Kini , tak ada berlebihan di usia senjanya , ibu Rosmini ini hanya berharap selalu kepada pemerintah daerah kabupaten Jeneponto untuk di buatkan rumah layak pake , meskipun kecil dan selalu di berikan kesehatan dan tetap bisa makan, tutupnya .
Lp : Haji Syekh Husain