Ketua PAM Sul-Sel Desak Dinas Catatan Sipil (CAPIL) Untuk Di Buka Kembali Pelayanan Di Kab.Jeneponto

92

GERBANGTIMURNEWS.COM-JENEPONTO- Ketua pergerakan aktivis mahasiswa(PAM) salawesi selatan angkat bicara terkait tutupnya capil jeneponto dan terkait penanganan covif 19 di kabupaten jeneponto, Selasa 22/09/2020.

Erwin Prasetio mengatakan ke media ini bahwa, Terkait isu tentang covid 19 yang beberapa kadis ikut terkena virus covid 19 yang paling ganas tentu kadis capil jeneponto yang dimana sistem pelayanan semua di tutup, tentu masarakat yang butuh soal administari itu terhalang kami mendesak pemerintah daerah untuk membuka dinas catatan sipil dan melakukan pelayanan online dan tetap patuhi protol kesehatan.

Kami dari pergerakan aktivis mahasiswa sulawesi selatan mendesak bupati jeneponto untuk segera mencopot kadis capil jeneponto terkait etika pemerintah yang dimana istri dan suami yang menduduki jabatan yang strategis tentu gampang melakukan konspirasi atau KKN.

kami sangat berharap bagaimana pihak Capil jeneponto buka dan melakukan pelayanan online untuk kepentingan para masyarakat yang ada di kabupaten jeneponto

Kami mengangap pemerintah daerah gagal dalam penanganan covid 19 di kabupaten jeneponto karna semakin hari semakin banyak masyarakat dan pemerintah terkena virus covid 19.

Kami dari pergerakan aktivis mahasiswa sul-sel mendesak pemerintah untuk tetap melakukan dan menghimbau masayrakat kabupaten Jeneponto untuk tetap mematuhi protokol kesehatan
Tentu ketika pemerintah daerah perketat terkait protokol kesehatan maka yakin dan percaya virus corona ini semakin berkurang

Erwin prasetyo Juga Menambahkan Bahwa Ketidak Becusan Atas Kedisiplinan Kepegawai yang Mengakibatkan Hal demikian Tentu ini Juga Peran SEKDA kabupaten Jeneponto Yang Kurang Pro Aktif Untuk mengawal Pagawai Untuk tetap Berjalan dalam Korolidor Protokol Kesehatan.

Hal ini kami Akan Kepada Pemerintah Pusat Bahwa Kepala Dinas Kesehatan direktur Rumah Sakit Serta Bupati,Wakil Bupati SEKDA Telah gagal dalam Menertibkan Pagaiwainya.

Tentu ini menjadi Acuan Kami Bahwa Ketidak Becusan dalam Pencegahan di internal Pemerintahan Adalah Sebuah Kegagalan Besar.
Lalu bagaimana Pemerintah Daerah Akan mengurus masyarakat Satu kabupaten Jika Kemudian Pemerintah itu sendiri Gagal Total Mengawal Internalnya Sendiri.

Erwin mengatakan Bahwa Pemerintah Hari ini itu kemudia Gagal Total Melakukan Pencegahan Covid.19 oleh sebab itu Kami akan Sampaikan kepeda Pemerintah Pusat bahwa Pemerintah Kabupaten Jeneponto tidak Becus dalam Menjalankan Protokol Kesehatan

Melihat Kondisi Kantor Catatan Sipil Kabupaten Jeneponto Yang MenonAktifkan Pelayan lalu siapa akan bertanggung Jawab atas apa Yang terjadi Hari ini,tentu ini harus Punya Solusi dan jangan dibiarkan Begitu saja.

Kami (Erwin Prasetyo) dari PAM SUL-SEL meminta Kepada WAKIL BUPATI dan Juga SEKDA untuk Mengambil langkah strategi untuk Mengoperasikan Capil Kembali dan Yang terpenting adalah Tetap Berjalan Dalam Tori-tori protokol Kesehatan.

Jika Kemudian Pemerintah Tidak Mampu Untuk menjalankan Protokol Kesehatan Maka Kami Meminta Agar Bupati dan Wakil Bupati Serta Sekda Mundur teratur dalam Jabatannya Pasalnya Mereka Tidak becus Dalam Mendisiplinkan Pegawainya.

Pegawai Yang POSITF COVID.19 Tentu kami asumsikan Mereka Kurang tertib.
Sama Halnya Kepala Daerah Yang Juga terpapar Covid.19 ini sudah mencerminkan Bahwa Memang Pemerintah telah Gagal dalam menjalankan Protokol Kesehatan.

Semoga Masyarakat Jeneponto rerhindar dari Pandemi covid.19.
Salam Perjuangan

Laporan: yudistira