Ketua DPD JOIN MAMASA PERTANYAKAN ANGGARAN COVID-19

172

GERBANGTIMURNEWS.COM

Mamasa – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Journalis Online Indonesia (JOIN) Kab.Mamasa Sulawesi Barat Andi Waris Tala melalui Cuitannya Di Media Sosial (Medsos) mempertanyakan Anggaran Covid-19 hasil Rasionalisasi APBD Mamasa tahun 2020.

Dalam Vidio Siaran Langsungnya di Media Sosial Andi Waris Tala Yang Akrap disapa AWT sangat tegas mempertanyakan Anggaran Sebesar 319 Juta yang Di Kelola Dinas Informasi Komunikasi dan Persandian Pemkab Mamasa.

Anggaran Senilai 319 Juta Tersebut oleh AWT diperuntukkan untuk Pembuatan Program SMS Blast. SMS Blast adalah Program Penyebar Luasan Informasi Corona Virus (Covid-19) di Kabupaten Mamasa. Dimana Pesan SMS Informasi Covid Oleh Dinas Infokom Dan Persandian Pemkab Mamasa diyakini dapat diterima oleh Seluruh Pengguna Ponsel di Kabupaten Mamasa.

Ternyata, Program SMS Blast tersebut diduga tidak Pernah di operasikan.

Buktinya, Andi Waris Tala Dalam Siaran Langsungnya Saptu (05/09/20) mengaku Tidak Pernah Menerima SMS dari Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Mamasa.

Padahal Program SMS Blast sudah Dibiayai dengan Anggaran Yang Fantastik yakni 319 juta ucap AWT.

Andi Waris Tala Mengharapkan Agar DPRD Kabupaten Mamasa yang Memiliki Fungsi Pengawasan agar Segera Memanggil Kepala Dinas Infokom Mamasa untuk Dimintai Keterangan (Hearing).

Selain DPRD Andi Waris Tala juga Memohon agar Pihak Kejaksaan Negeri Mamasa dan Unit Tipikor.

Polres Mamasa melakukan Lidik terhadap Dugaan penyalah Gunaan Anggaran Covid-19 di Kabupaten Mamasa.

Anggaran Pengadaan Sarana SMS Blast ini diharapkan Menjadi Pintu Masuk Untuk “Membongkar” dugaan Penyalah Gunaan Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Mamasa Senilai 28 Milyar.

Ini Adalah Pintu Masuk untuk Mengusut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Covid-19, Tegas Andi Waris Tala.

Editor : Andi Rusli