Karang Taruna Provinsi Sulsel Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

43

GERBANGTIMURNEWS.COM

Makassar – Maulid Nabi Muhammad adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang jatuh setiap tanggal 12 Rabbiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan merupakan wadah pengembangan generasi muda, ikut memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW pada hari Sabtu sore tanggal 21 November 2020, dilaksanakan di aula sekretariat Karang Taruna Provinsi Sulsel Jl. A.P. Pettarani No.50 Blok F VII No, RW.2, Bua Kana, Kec. Rappocini, Kota Makassar, yang dihadiri oleh semua pengurus Karang Taruna dan beberapa Tomas serta undangan lainnya.

Peringatan Maulid Nabi kali ini mengangakat tema “Meneladani Sunnah – Sunnah Rasulullah Dalam Kehidupan Sehari – hari”. Dimana ceramah maulid dibawakan oleh Ustadz Salahuddin Al Ayyubi

Dalam ceramahnya, Ustadz Salahuddin Al Ayyubi menyampaikan sebagai pengikut Nabi Muhammaad SAW hendaknya meneladani sikap dan perbuatan Nabi Muhammad SAW disetiap aktivitasnya misalnya pada saat makan, sebelum dan sesudah makan harus mencuci tangan, dan lain sebagainya.

Ir. Farouk M Beta, MM (ketua Karang Taruna Propinsi Sul Sel) mengungkapkan dalam sambutannya mengatakan maulid Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi yang baik ummat Islam untuk menjaga persaudaraan dan silaturrahmi antara sesama ummat muslim.
Selain itu Ir. Farouk M Beta, MM juga
berpesan kepada hadirin agar selama peringatan mauilid berlangsung diharapkan agar mencegah penyebaran covid 19 dengan menjaga protokol kesehatan yaitu dengan menggunakan masker.

Salah satu pengurus karang taruna, bapak Ir. Ali Imran, SKM, MM yg ditemui awak media GTNews diselah-selah acara peringatan maulid berlangsung mengungkapkan harapan dan tujuan menggelar maulid adalah diharapkan melalui kegiatan memperingati hari maulid Nabi Muhammad tidak hanya meningkatkan keimanan terhadap Nabi Muhammad SAW tetapi juga dapat mempererat tali silaturrahmi antara sesama pengurus dan undangan yang hadir.

Pada akhir acara ditutup dengan menikmati dan membagi-bagikan telur rebus yang di gantung pada pohon pisang sebagai simbol kegiatan maulid masyarakat Sulawesi Selatan.

Laporan : Lutfy ( Rudi ) 
Editor     : Dhani Naba