Hamid Nelayan di Paotere Walau Musim Penghujan Tetap Melaut Tangkap Ikan

7

GERBANGTIMURNEWS

MAKASSAR – Musim penghujan tahun 2020 beberapa kebutuhan pokok di Kota Makassar mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Begitu juga halnya dengan harga ikan laut.

Pasalnya meskipun musim hujan dan angin kencang para nelayan di Pelelangan Ikan Paotere, Ujung Tanah, Makassar, tetap melaut mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan pemasokan di pasar

Salah seorang nelayan di pelelangan ikan Paotere, Hamid (49) kepada media, Rabu (16/12/2020) menuturkan meskipun cuaca hujan, dia bersama para nelayan lain tetap melaut melakukan aktivitas penangkapan ikan seperti biasa.

‘’Saya tetap melaut walaupun musim hujan, terpenting saya dapat uang dari pada tidak sama sekali. Selain itu juga saya tetap melaut karena kebutuhan ikan di pasar ini cukup tinggi,” katanya.

Perubahan musim yang memasuki musim hujan membuat para nelayan bersiaga dengan membawa perbekalan diperlukan selama penangkapan ikan di area copong. ‘’Iya lokasi tangkap ikan ini ada di copong jadi sebelum melaut saat musim hujan, biasa bawa jas hujan sebagai pelindung diri supaya tidak kehujanan, biasa juga ada yang bawa jaket saja supaya tidak kedinginan, karena mulai tangkap ikann itu dari jam 05 .00 pagi dan pulang jam 16.00 sore,” tandasnya.

Kalau curah hujan tinggi jadi kendala bagi nelayan karena suhu permukaan
air laut terlalu tinggi jadi ini ikan-ikan tidak nampak malahan ikan ini masuk ke laut lebih dalam jadi biasa jaring yang kita pakai tangkap ikan itu tidak mampu dicapai, padahal kalau di area copong ini bisa dibilang titik banyaknya ikan di situ, dan kalau bukan musim hujan biasa dapat banyak tapi sekarang di musim hujan berdamai dengan cuaca saja, tandas Hamid

Setelah memasang jaring dan hasil tangkapan ikan juga tidak memenuhi target nelayan dikarenakan curah hujan cukup tinggi. membuat para nelayan mengambil beberapa tindakan seperti menjual ikannya ke pedagang dengan harga relatif mahal.

‘’Saat melaut itu box-box yang saya bawa untuk penampungan ikan cuman terisi sekitar 20 box, padahal biasanya saya bisa bawa pulang sekitar 50 box. Karena musim hujan juga jadi hasil tangkap kurang, 1 box ikan biasa saya jual sekitar Rp 1.000.000, kalau musim hujan ini per box itu kena Rp 1.200.000,” katanya.

Hasil tangkapan ikan yang diperoleh Hamid juga dominan jenis ikan lure dan ikan layang.

Jadi hasil tangkapan ikan yang di dapat itu lumayan banyak ikan lure sama ikan layang.

Ikan lure ada sekitar 6 box selebihnya itu di box lain ada ikan layang. Kita juga berharap mudah-mudahan saja hujan cepat mereda agar dapat lebih leluasa menangkap ikan, ungkapnya. (*)

Laporan: Nur Rofifah Marzuki
(Mahasiswa Komunikasi UMI Makassar)

Editor : Fakhruddin / Dhani Naba