Ganjar Disambut  Hangat Saat Berkunjung Ke Nahdlatul Wathan

19

Gerbangtimurnews.com, LOMBOK – Ribuan santri Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan Anjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) nampak antusias menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Senin (21/3).

Ganjar yang tiba pukul 10.00 WITA, didampingi istrinya Siti Atiqoh Supriyanti, langsung sowan ke kediaman Tuan Guru Sani (TGS) KH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, selaku Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan. Sekaligus cucu pendiri Nahdlatul Wathan, TGS Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Ganjar dan istri langsung disambut TGS Zainuddin Atsani. Kemudian diajak ke pendopo untuk ramah tamah, dibalut suasana yang hangat.

Di pendopo itu, TGS Zainuddin Atsani juga memperlihatkan kepada Ganjar foto kakeknya dan menceritakan tentang perjuangannya.

Usai berbincang, TGS Zainuddin Atsani mengajak Ganjar dan istri makan siang bersama. Menu yang disajikan adalah soto dan aneka menu lain. Uniknya, soto tersebut dimasak oleh juru masak TGS Zainuddin Atsani yang sangat mengagumi sosok orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

“Pak Ganjar ini banyak fansnya. Santri saya banyak yang ngefans sama bapak. Juru masak saya yang masak ini, juga mengidolakan bapak,” kata TGS Zainuddin Atsani disambut senyum Ganjar.

Pertemuan kedua tokoh itu berlangsung cukup lama. Hampir dua jam, Ganjar dan TGS Zainuddin Atsani berbagi pengalaman hingga bertukar pikiran tentang banyak hal, dari kondisi bangsa hingga perhelatan akbar MotoGP Mandalika.

“Iya, ramai sekali itu (MotoGP Mandalika), sampai malam masih ramai orang datang. Ya mudah-mudahan membawa manfaat,” ucap Atsani.

Usai makan dan berbincang bersama, Ganjar kemudian menyapa ribuan santri di pondok pesantren yang tidak jauh dari lokasi pertemuan.

Di sana, Ganjar juga menyempatkan sowan ke ibu dari TGS Zainuddin Atsani, yakni Hj Sitti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid.

Setibanya Ganjar, ribuan santri begitu antusias menyambutnya. Mereka berbaris rapi dan memberikan salam takzim ala santri untuk orang yang dihormati.

“Di sini ada sekitar 12.000 santri dari seluruh Indonesia. Ada juga yang dari luar negeri. Kalau sebaran, Nahdlatul Wathan sudah ada di 34 provinsi dan pondok pesantren kami ada 1600 di seluruh Indonesia,” ujar Atsani.

Ganjar dengan ramah menyapa ribuan santri yang ada di pondok pesantren itu. Selain menanyakan daerah asal, Ganjar juga memberikan sedikit pesan pada santri-santri tersebut.

“Belajar baik-baik ya, hormati guru dan kyai. Jangan lupa selalu minta doa restu dari orang tua,” kata Ganjar.

TGS Zainuddin Atsani mengatakan sudah lama menantikan kedatangan Ganjar. Menurutnya, sudah lama Ganjar ingin berkunjung ke sini, namun baru hari ini keduanya dipertemukan.

“Sudah lama kan beliau mau ke sini, cuma belum jadi. Hari ini beliau datang ya, memang beliau ini sosok pemimpin yang baik dan ramah,” ungkap TGS Zainuddin Atsani.

Ia melanjutkan, Ganjar bukan hanya sekedar pemimpin, namun juga seorang sahabat. Ganjar disebut-sebut sebagai sosok yang bisa berbaur dengan semua kalangan.

“Ya seperti inilah (Ganjar) yang diinginkan masyarakat,” tandasnya. (*)