Dua Pria Asal Desa Ladahai Kab.Kolaka Menjadi Korban Pembunuhan

429
pelaku (daeng tatu)

Gerbangtimurnews, Kolaka – Dua pria asal Desa Ladahai Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama pak Haking dan pak Sidung menjadi korban pembunuhan sangat sadis, pada Rabu (22/7/2020) sekitar pukul 16.00WITA.

Pelaku penganiayaan adalah Daeng Tantu alias Nasir (54th) bersama pak Aso (35th), Motif penganiayaan hanyalah masalah sepele, yakni pelaku yang sakit hati terhadap kedua korban ungkap AKBP Saiful Mustofa.

Baca Juga : https://gerbangtimurnews.com/hari-bhakti-adhyaksa-ke-60-terus-bergerak-dan-berkarya/

“Pelaku merasa resah terhadap prilaku kedua korban karena lokasi tanahnya yang telah dipagar oleh tersangka selalu dibuka pagarnya oleh korban sehingga pelaku merasa jengkel dan kesal” ungkapnya lagi.

Pembunuhan sadis tersebut terjadi saat pelaku hendak menuju ke Masjid dengan membawa badik saat melihat Sidung (korban pertama) muncul rasal kesal dan pelaku langsung menganiaya korban hingga tewas dengan menikam bagian dada sebanyak tiga kali.

Baca Juga : https://gerbangtimurnews.com/polda-sulawesi-selatan-berikan-bantuan-logistik-ke-korban-bantir-luwu-utara/

Saat melihat Sidung dianiaya, saudara korban bernama Haking (korban kedua) pun datang membawa sebilah parang dan langsung memarangi pelaku yaitu Daeng tantu pada bagian pundak kanan akan tetapi Usahanya untuk melakukan perlawanan sia-sia setelah parang korban tidak mampan di badan pelaku (daeng tatu) Parang kemudian jatuh, dan langsung diambil oleh pelaku yaitu daeng tantu dan langsung menghabisi korban dan Haking mengalami luka pada bagian leher dan nyaris putus sehingga hakim menghembuskan nafas terakhir di TKP tutur AKBP Saiful Mustofa.

Tidak lama berselang, pelaku akhirnya berhasil diringkus oleh aparat kepolisian dengan megamankan barang bukti sebilah parang yang digunakan untuk menganiaya kedua pelaku.

*Muh. Faisal