Dengan Suasana Kesederhanaan , Organisasi Masyarakat” Persatuan Bija Daeng – Arung( PEBIDA) Indobesia Dinyatakan Berdiri

78

Gerbangtimurnews.com, Gowa – Pada hari Sabtu,29/8/2020 bertepatan 10 Muharram 1442 H. Telah berdiri sebuah Organisasi masyarakat yang dimotori Para keturunan Bangsawan Sulselbar.

Rapat para Bija( Keluarga ) para Bangsawan di Thamu Hebo hari Sabtu, 29/08/20 dihadiri sekitar 50 Orang asal dari berbagai kabupaten di sulselbar
Antaranya Ada orang Selayar, Bulukumba,Bugis Wajo, Sidrap, Bone, Makassar, Bantaeng ,Gowa luwu dll.

Andi Idris A.M.A Idjo Krg Buang salah seorang Cucu
dari Sombayya Ri Gowa (Raja Gowa) XXXVI dan keponakan Sombayya (Raja) ke XXXVIII yang ikut menghadiri Rapat di Thamu Hebo Desa Sokkolia, kecamatan Borongloe, Kabupaten Gowa , menyatakan mendukung , mensupport & Mengapresiasi Pembentukan Organisasi Masyarakat ” PEBIDA Indonesia”.

 

 

 

Bpk Drs Syaeruddn,MM. Asal dari kabupaten Bantaeng mewakili Team sebagai Pemimpin Rapat adalah seorang tokoh organisatoris di kabupaten Bantaeng ,Beliau memandu dan mengarahkan Rapat Dalam rangka penyatuan arah tujuan rapat saat itu yakni Pernyataan bersama & Meminta persetujuan Anggota Rapat tentang pernyataan Berdirinya organisasi” Persatuan Bija Daeng Arung ( PEBIDA ) Indonesia.

Organisasi ” PEBIDA Indonesia” Adalah organisasi yang meliputi & mencakup seluruh Wilayah Republik Indonesia , dikarenajan Bija Daeng Arung tersebar diseluruh Wilayah Nusantara dan bahkan ada di beberapa Negara ,bunyi pernyataan dari Bpk Drs Syaeruddin, MM sebagai pimpinan Rapat sebagaimana pantauan Suaratoraja.com.di lokasi Rapat

Seusai Rapat Para keturunan keluarga (Bija/ Wija) Bangsawan, Suaratoraja menyempatkan menemui salah seorang peserta Rapat Bpk Mayor TNI (Pur) Andi Azis asal Wajo Sidrap beliau menyatakan Bahwa Bija Daeng – Arung bersepakat mendirikan Organisasi masyarakat dengan dasar bahwa mereka ingin ikut punya peran dalam melestarikan Budaya leluhur dan Budaya bangsa serta ikut mengambil peran dalam pembangunan dimana mereka berdomisilih di Seluruh Wilayah Indonesia atau di wilayah Sulselbar.

*DRL ( Deddy R. Lira)