Dapur Umum Kepada Warga Terdampak Serta Relawan Yang Ada Dilokasi Longsor, Kendala di Posko ini Adalah Tidak Adanya Signal ( Jaringan ) Telepon

10

Gerbangtimurnews, Palopo – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Palopo, hingga saat ini masih mendirikan dapur umum untuk melayani masyarakat yang terdampak longsor, di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Warat Barat, Kota Palopo.

Sementara ini kami berada di lokasi bencana di daerah bambalu kec.wara barat bersama Pak Camat dan menurut Pak Camat   ( Arham S.Stp ) yg menjadi kendala di posko ini adalah tidak adanya signal    ( Jaringan ) Telepon jadi kalau ada yg mau di butukan di dapur umum ini kita harus turun ke kilo 10 mencari signal ( Jaringan ) Telepon untuk menginformasikan kalau kita butuh sesuatu. Katanya.

Menurut Keterangan Lurah Battang Jum’at ( 19/6/2020 sdh ada tanda-tanda kondisi jalan ada yg retak dan setiap hari ada pergerakan turun bila mana hujan tak kunjung berhenti maka pergerakan tanah hampir 20cm turun, dan hari Jum’at 26/6/2020 sekitar pukul 16.00 Wita Team beserta relawan menahan setiap pengendara roda empat maupun roda dua yang ingin melewati jalan tersebut karena pergerakan tanah semakin kuat hingga terjadinya longsor hingga tdk memakan korban.

Terjadinya longsor 2 hari 2 malam kami terkendala dgn adanya gumpalan tanah longsor di km.21 sedangkan km.22 dan km.23 terisolir.

Seperti diketahui, bencana alam tanah longsor menerjang Poros Palopo – Toraja, di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, pada Jumat (26/6/2020) lalu.

Akibatnya, akses jalan utama yang menghubungkan dua wilayah tersebut lumpuh, akibat tertimbun material longsor. Tidak hanya itu, longsor juga menimbun sejumlah rumah warga.

“Kami masih dirikan dapur umum di posko induk untuk menyiapkan makanan kepada warga terdampak serta relawan yang ada di lokasi longsor,” kata Pak Camat Wara Barat ( Arham. S.Stp ), Jum’at (3/7/2020).

Pak Camat Wara Barat mengatakan jika selain makanan dari dapur umum milik Tagana Palopo, pihaknya juga memasak sejumlah bantuan dari para rewalan yang telah mengirimkan bantuannya untuk masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, Bencana longsor yang memutus jalan Trans Sulawesi poros Kota Palopo-Toraja Utara di Km 24 Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulsel, tidak menelan korban jiwa. Namun, longsor ini menyebabkan 9 rumah milik warga setempat amblas terbawa longsoran masuk jurang.

Atas bencana alam ini, tim BPBD Palopo bersama instansi terkait mengevakuasi warga di jalur tersebut karena longsor susulan masih dikhawatirkan terjadi. “Warga di sekitar lokasi sudah dievakuasi, ancaman longsor susulan masih berpotensi terjadi,” katanya. ( Ka.Biro Palopo )