Cara Penyembelihan Hewan Secara Syar’i Disosialisasikan MUI Kota Makassar

49

GERBANGTIMURNEWS.COM

Makassar – Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar bersama Komisi Fatwa dan Komisi Penelitian MUI Kota Makassar melaksanakan kegiatan sosiaisasi fatwa MUI tentang cara penyembelihan hewan secara syar’i, pada Senin, 23 November 2020 di Hotel Horison Ultima di Jalan Sudirman, Makassar.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Humaidi Ali, S.Ag. M.Pd, lalu dilanjutkan laporan ketua panitia Prof. Dr. Rusdi Halid bahwa ada beberapa penjual ayam di Makassar, ditemukan melakukan penyembelihan tidak sesuai dengan syar’i atau standar penyembelihan sehingga perlu disosialisasikan cara penyembelihan yang benar sesuai aturan Islam.

Ketua MUI Kota Makassar, Syekh AG Dr. H. Baharuddin HS, MA dalam sambutannya mengatakan bahwa kondisi saat ini di Kota Makassar cukup memprihatinkan di mana sejumlah pemotongan hewan tidak sesuai standar atau syar’i penyembelihan yang diatur dalam Islam.

Dikatakan, peram ulama dan tokoh agama senantiasa memberikan pencerahan, penyadaran dan pemahaman kepada masyarakat agar selalu memperhatikan bahan makanan yang akan dikonsumsinya terutama aspek kehalalannya.

“Diharapkan dengan sosialisasi ini, penyembelihan yang tidak sesuai dengan syar’i atau standar Islam, tidak terjadi lagi,” harapnya.

Sementara itu, Walikota Makassar yang diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Makassar, Dra. Hj. Sumarni, M.Si mengungkapkan bahwa di RPH Kota Makassar, penyembelihan yang dilakukan sangat tidak sesuai dengan standar penyembelihan di dalam agama Islam.

“Dikatakan, masyarakat sebagai konsumen harus di-edukasi untuk selalu memperhatikan dan mengawasi daging yang mereka konsumsi. Dengan RPH yang memenuhi standar, kesadaran masyarakat yang tinggi, penjual daging melakukan usahanya memenuhi kaidah kesehatan dan berdedikasi tinggi serta pemerintah yang senantiasa fokus untuk melakukan tugas pembinaan, pengawasan dan penyadaran kepada seluruh stakeholders, maka tujuan kita untuk menyediakan daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) secara berkelanjutan pasti dapat diwujudkan”

Narasumber dalam diskusi publik itu, yakni Dr. KH. Hamzah Harun Al Rasyid, MA, Dr.cH. Muh. Yusri Arsyad, MA, drh. H. Wahyudi Suhadi, drh. Muh. Ridwan Gaffar MM dan selaku moderator Dr. KH. Afifuddib Harisah,.Ag.

Acara yang berlangsung sehari itu dihadiri sekira 100 orang, namun tetap mengikuti protokol kesehatan seperti, cuci tangan sebelum masuk ruangan, pakai masker dan jaga jarak.

Hadir dalam acara itu Sekretaris Umum MUI Kota Makassar, Drs. H. Maskur Yusuf, M.Ag. tokoh Agama, para pengusaha hewan potong. (Fakhruddin).

Editor : Dhani Naba.