Calon No.1 ADAMA : Bagi-Bagi Sembako, Curang atau Sah, Kemana Panwas?

62

GERBANGTIMURNEWS.COM

Makassar – Baru-baru ini, calon urut no.1 Dany Pomanto – Fatmawati Rusdi Masse, gencar melakukan kunjungan ke masyarakat sekaligus diiringi tim-tim andalannya bagi2 sembako.

Diantara wilayah yg dikunjungi adalah masyarakat Kelurahan Karuwisi Utara Kec.Panakkukang Urip Sumoharjo Tamajene Makassar, Tindakan bagi-bagi sembako yg dilakukannya bukanlah yang pertama kalinya dan ini merupakan bagian strategi untuk memenangkan Pilwali Kota Makassar Periode 2020-2025, ungkap seorang anggota tim yg tidak bersedia disebut identitasnya.

Sementara secara terpisah seorang warga yg juga enggan menyebut jati dirinya membenarkan dengan logat makassarnya yang kental mengatakan, ” iye pak, kalau mauki dapat sembako didaftarki KTP ta dulu, sama tim nya ADAMA, dianuki bede’na, nakasi masuki didatana klu tidak dobolji atau tidak adaji namata dicalon lain, nadatangi maki, baru dikasiki sembako ”.

Tindakan bagi-bagi sembako yg dilakukan Calon No.1 dinilai sebagai bentuk kecurangan yg harus ditindak keras karena sudah melanggar aturan tentang pilkada.

Dan yg sangat disayangkan tindakan yang dilakukan calon no.1 terkesan ada pembiaran bagi pengawas pemilu, maupun aparat yg terlibat.

Calon tersebut tidak mencerminkan sebagai tokoh dan ini menandakan pemimpin yang tidak jujur nantinya, dan akan lebih condong berbuat culas dan serakah. Ini berbahaya, Ungkap Sijaya, seorang tokoh pemuda.

Mendapat reaksi berbagai kalangan, tim info gerbangtimurnews.com berupaya mendatangi calon walikota, Dany Pomanto, namun menurut security yg berjaga dikediamannya Jl. Amirullah mengatakan kalau bapak tidak dapat ditemuai karena virus corona, Begitu pula pimpinan Panwas Kota Makassar, tidak berhasil ditemui karena ada rapat yg diikuti.

*Tim Gerbangtimurnews.com